
Bab 165
Michael sedang berbincang dengan Ken dan tidak butuh waktu lama bagi mereka untuk memperhatikan sekelompok orang itu.
"Ya, mereka langsung dibuntuti setelah keluar. Dilihat dari penampilannya, sepertinya seseorang telah menyewa mereka secara diam-diam. Ya ampun, Fane dan wanita itu sebaiknya segera bersiap- siap untuk dunia yang penuh dengan masalah!"
Michael mengangguk saat membuat spekulasi.
"Hehehe, mereka mungkin mengejar mutiara yang bercahaya itu!"
Ken terkekeh dan menatap Robert di dekatnya saat berkata, "Mungkinkah Robert yang melakukannya? Sebelumnya dia cukup agresif selama pelelangan."
"Selain dia, mungkin juga itu perbuatan Timothy. Aku merasa Timothy bukanlah orang yang suka dikalahkan."
Michael menatap Timothy dari samping.
Pada saat itu, tidak masalah siapa orangnya karena semua orang tertarik untuk melihat apa yang akan terjadi setelah memperhatikan situasi yang terjadi di dekat mereka. Sekarang mereka semua tidak akan pergi.
"Hei cewek, kau lumayan juga dan tubuhmu itu benar benar sesuatu!"
Wajah pria botak itu berseri-seri saat menghadang Lana dari depan dan membuat pernyataan itu.
__ADS_1
Dia kemudian berkata, "Untuk apa kau memakai masker? Ayo bukalah sekarang, biarkan kakak ini melihat bagaimana wajahmu. Hehehe....."
Pria botak itu terlihat memiliki ekspresi menggoda di wajahnya. Mereka berpikir bahwa jika mereka menganiaya seorang perempuan, pria di sampingnya mungkin akan turun tangan karena dia dikenal cukup cakap.
Ketika itu terjadi, mereka bisa memukuli pria itu sampai babak belur dan merampok mereka pada saat yang bersamaan.
Tentu saja, dia tidak keberatan melecehkan perempuan itu saat mereka merampas barang berharga darinya. Dia ingin merasakan menyentuh perempuan itu sepuasnya dan menikmati tubuhnya sepenuhnya.
Namun, mereka tidak menyangka Fane yang berdiri di samping perempuan itu sama sekali tidak bergerak.
"Aneh, kenapa pria itu tidak turun tangan? Apakah dia tidak takut dengan apa yang akan kita lakukan pada perempuan ini?"
"Luar biasa! Sekarang kita bisa melihat siapa wanita itu sebenarnya!"
Michael sudah lama tertarik untuk melihat siapa sebenarnya wanita itu. Namun sebelumnya Lana tidak terpancing saat mereka dengan sengaja memprovokasinya di pelelangan. Mereka tidak bisa berbuat apa-apa jika dia tidak ingin melepas maskernya.
Dia tidak menyangka kesempatan akan datang secepat itu.
Grayson melihat pengawal- pengawalnya yang berdiri di sampingnya. Mereka juga mengangguk setuju karena sepertinya mereka ingin mengetahui identitas wanita itu, bagaimana penampilannya, serta bagaimana dia bisa membuat penawaran sebesar 500 juta dolar untuk memenangkan mutiara bercahaya itu.
Neil memutar bola matanya ke arah pengawalnya saat mereka menunggu untuk melihat bagaimana adegan selanjutnya akan terbuka.
__ADS_1
Terutama Fane karena dia punya keberanian untuk menamparnya tiga kali sebelumnya. Hari ini, dia ingin Fane mengetahui apa arti kejam yang sebenarnya.
Tepat saat tangan lelaki botak itu hendak menyentuh maskernya, dalam sekejap mata Lana langsung meraih pergelangan tangannya.
"Arghh!"
Pria botak itu segera berteriak kesakitan karena kekuatan yang datang dari Lana sangat dahsyat. Sedikit hentakan saja sudah cukup untuk membuatnya hampir berlutut dan berteriak kesakitan.
Apakah dia benar-benar seorang wanita? Bagaimana mungkin wanita yang mengenakan pakaian feminin ini memiliki kekuatan yang tidak manusiawi?
"Jadi, menurutmu sampah sepertimu punya hak untuk menyentuhku?"
Ketika Lana berada di acara lelang sebelumnya, dia terpaksa menahan diri agar identitasnya tidak terungkap. Dia tidak menyangka begitu keluar, dia akan dihadapkan dengan situasi seperti ini. Kejadian ini langsung memicu kemarahan di dadanya.
"Perempuan terkutuk, aku masih seorang master taekwondo sabuk hitam dan 6!"
Pria botak itu mengertakkan giginya lalu menendang Lana.
Bersambung....
Terima kasih
__ADS_1