Pejuang Terhebat No. 1

Pejuang Terhebat No. 1
Pejuang Terhebat No. 1


__ADS_3

Bab 186


Bibir Roy bergerak-gerak. Kata sifat itu.....


"Bajingan kau, omong kosong apa yang kau bicarakan? Biar kuberitahu ya. Ayahku takut padamu karena dia kurang percaya diri, tapi aku tidak takut padamu!"


Neil melangkah maju dengan amarah membara ketika mendengar Fane menyebut ayahnya pria yang licik.


Plaaaak!


Roy menampar wajah Neil dengan sangat keras, "Siapa yang kau teriaki? Apa kau tidak melihat Fane sedang bercanda?"


"Ayah, dia..."


Neil sangat marah.


Dia ingin sekali mencabik-cabik Fane menjadi serpihan serpihan yang sangat kecil.


Roy memelototi anaknya tajam-tajam. Kemudian dia berbalik lalu menangkupkan kedua tangannya sambil berkata, "Saudara Fane, kau sungguh pria yang punya selera humor yang tinggi. Aku akan pergi terlebih dahulu, dan maaf telah mengganggumu!"

__ADS_1


"Sampai jumpa lagi!"


Fane menjawab dengan tenang.


Setelah itu, semua orang dari keluarga Hugo pun pergi.


Sepanjang perjalanan pulang, Neil merasa sedih dan terhina.


Ketika mereka akhirnya tiba di halaman kediaman keluarga Hugo, Neil tidak bisa lagi menahan diri, "Ayah, kenapa kau hanya diam saja diperlakukan seperti itu? Kita keluarga bangsawan kelas dua, bagaimana bisa engkau membiarkan seorang tentara merundung kita seperti itu? Aku tidak terima!"


Saat itulah Roy berbalik lalu menatap putranya. Dia menghela nafas dengan sentimental,


Dia berhenti sejenak sebelum melanjutkan kata-katanya, " Selain itu, belum lama ini, aku mendengar seseorang dari keluarga bangsawan kelas satu di kota, namanya dihapus dari daftar keluarga setelah menyinggung pensiunan Raja Perang. Tetua dan beberapa anggota keluarganya yang kuat, semuanya mati. Hanya tinggal beberapa pelayan saja yang berhasil melarikan diri!"


Neil tersentak, "Tidak mungkin! Orang itu luar biasa. Bagaimana dia bisa menghancurkan sebuah keluarga bangsawan kelas satu begitu saja?!"


Tidak lama kemudian, Neil mulai berbicara lagi, "Tapi ayah, Fane hanyalah seorang veteran perang biasa. Dia hanya seorang tentara. Kau menganggap dirinya terlalu tinggi!"


"Ingatlah. Jangan pernah meremehkan siapa pun. Meskipun Fane tidak terkenal atau berkuasa, tapi mengapa dia berani memukulmu? Mengapa dia begitu masa bodoh dan tak kenal rasa takut? Setidaknya itu menunjukkan kalau wanita yang memakai masker itu adalah seseorang yang seharusnya tidak kita ganggu!"

__ADS_1


Roy mengangguk setelah dia selesai berbicara, "Jangan khawatir, setelah bertahun-tahun, aku akhirnya bisa membedakan jenis-jenis orang. Jangan pernah mencari masalah lagi dengan Fane!"


"Baik..."


Neil tidak senang tetapi dia hanya bisa menganggukkan kepalanya. Dia tidak beruntung kali ini.


***


"Ma, biar kulihat. Benarkah tiga juta dolar itu uang asli?" "Sudah lama sekali sejak aku melihat uang begitu banyak!"


Ben segera bergegas ke sisi Fiona lalu berkata dengan penuh semangat begitu orang-orang dari keluarga Hugo pergi.


"Jangan bicara sembarangan! Ini uang dari keluarga Hugo, mana mungkin palsu?"


Fiona memutar matanya ke arah Ben. Kemudian dia menatap menantunya, "Fane, meskipun keluarga Hugo melepaskanmu, kau terus mengganggu kami, menyebabkan kami hidup dalam ketakutan setiap hari. Jadi..."


Bersambung....


Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2