
Bab 160
"Kenapa kau tidak menawarnya untukku? Sebut saja sembarang angka sesukamu. Orang akan melihatmu sebagai pesuruhku. Dengan begitu, identitasmu tidak akan terungkap!" Lana mengatakan itu pada Fane setelah berpikir.
Fane mengangguk lalu berkata, "Tentu, toh aku juga ingin mengacaukan kedua bocah itu!"
Setelah dia mengatakan itu, Fane langsung mengangkat tangannya dan berkata, "51 juta!"
Pada saat itu, semua orang menoleh untuk melihatnya karena mendengar seorang pria hanya menaikan tawarannnya sebesar satu juta.
Lana saja merasa malu atas ulah Fane. Karena semua orang menaikkan tawaran dengan kelipatan sepuluh juta dan pria ini telah mengacaukannya dengan hanya menaikkan satu juta.
"Wow, Fane, aku tidak menyangka nyonya kayamu itu ternyata sangat kaya. Dia benar-benar ikut lelang!"
Michael tercengang. Dia kemudian berbicara sambil tersenyum, "Kami anggota keluarga kaya sudah mulai bersaing di antara kami sendiri. Karena itu, para pedagang sebaiknya diam saja. Simpan uangmu dan tetap gunakan untuk berinvestasi saja, oke!"
"Menaikkan tawaran dengan hanya satu juta? Sepertinya mereka tidak punya niat untuk mengeluarkan uang mereka?"
Neil terkekeh. Dia kemudian mengangkat tangannya lalu berkata, "Aku akan menaikkan tawaranku hingga enam puluh juta! Kau bisa mengabaikan tawaran Fane sekarang!"
Setelah mendengar perkataan Neil, ekspresi semua pedagang kaya menjadi pahit. Sudah jelas bagi mereka bahwa mereka tidak akan bisa menggaet benda itu. Meskipun mereka masih bisa bersaing sekarang, mereka tidak akan mampu menahan tekanan dari keluarga keluarga utama.
__ADS_1
Selain itu, meskipun mereka berjuang mati-matian untuk menggaet benda itu, bukankah sama saja dengan menyinggung perasaan keluarga- keluarga bangsawan itu? Itu berarti mereka harus mempertimbangkan tindakan mereka dengan serius.
"Hehehe, Tuan Muda Neil, apakah kau yakin bisa mengalahkan harga penawaranku? Kau benar-benar meremehkan temanku!"
Fane terkekeh dan dengan lantang berseru, "Seratus juta!"
"Se-se-seratus juta?"
Tepi mulut Neil bergerak-gerak dengan keras. Bukankah sebelumnya si berandalan itu tidak rela berpisah dengan uangnya? Bagaimana bisa dengan santainya dia menaikkan tawaran sebesar itu sekarang?
"Bocah itu mengangkat tangannya tanpa ragu!"
Ken membungkuk lebih dekat ke sisi Michael lalu berkata,
"Tuan Muda Michael, entah bagaimana ada sesuatu yang terasa sangat aneh menurutku. Bagaimana wanita kaya itu bisa begitu kaya? Hanya ada sedikit pedagang kaya yang bisa dengan mudah memberi penawaran dengan harga ratusan juta, apa lagi seorang wanita. Kalau wanita itu menggunakan uang suaminya, mustahil baginya untuk menawar ratusan juta dolar. Paling tidak, dia membutuhkan izin suaminya untuk melakukannya, 'kan?
Mungkinkah itu uangnya sendiri? Apa dia seorang pedagang wanita? Kalau iya, itu satu-satunya alasan yang masuk akal dia bisa membelanjakan uang sebanyak itu dengan percaya diri."
Michael pun terlihat bingung saat dia berkata, "Tapi, bukankah kita mengenal hampir semua wanita kaya di Provinsi Tengah? Bagaimana mungkin aku sama sekali tidak ingat siapa pun yang bisa dengan begitu saja membayar ratusan juta dolar, apa lagi di usia yang begitu muda? Aku percaya dia adalah simpanan rahasia seorang pria kaya raya atau yang lain, mustahil bagiku tidak mengenalnya."
"Hehehe, ini pasti akan menghentikan penawaran dari pedagang-pedagang biasa sekarang!"
__ADS_1
Seorang pedagang kaya yang awalnya bermaksud mengajukan tawaran tujuh puluh juta tertawa pahit. Dia pada akhirnya menyerah.
Namun, aksi Fane membuat banyak orang skeptis dengan identitas Lana. Siapa sebenarnya wanita yang telah membuat tawaran yang begitu kejam itu!
"Ya ampun, kau kaya ya, pria tampan!"
Sharon tidak terlalu memperhatikan Fane sebelumnya. Tapi, ketika dia berbalik untuk melihatnya, dia menelan ludah sambil berpikir tentang betapa tampannya Fane. Dia memancarkan kejantanan dan memiliki semacam efek yang membuat orang jatuh cinta padanya pada pandangan pertama.
Saat dia melihat seorang wanita gemuk yang menelan ludah sambil menatapnya, hati Fane menggigil, dia langsung berkata, "Bukan aku yang kaya, aku hanya membantu teman di sebelahku ini untuk menawar!
"Tampan sekali!"
Sharon mengedipkan mata padanya, berkata, "Hei tampan, apakah kau ingin aku menawar benda itu untukmu dan memberikannya kepadamu sebagai ungkapan perasaanku?"
Fane hampir pingsan mendengar ucapan itu, dia langsung menjawab, "Maaf, aku tidak tertarik!"
"Pfft! Kau tidak menyenangkan!"
Bersambung.....
Terima kasih
__ADS_1