Pejuang Terhebat No. 1

Pejuang Terhebat No. 1
Pejuang Terhebat No. 1


__ADS_3

Bab 504


"Fane, itu, apakah itu benar? Tahukah kau berapa harga satu meja? Persiapan kami kali ini sangat boros dan mahal. Menu makanannya lumayan berkelas dan harganya 60 ribu per meja. 20 meja saja akan berharga $ 1,2 juta! Mengapa kau menyuruh menyiapkan 200 meja tambahan? Tahukah kau berapa biaya meja tambahan itu? Itu akan membuatmu harus membayar $10 juta!"


Wajah Andrew meredup. Jika itu benar maka Fane terlalu berani karena sangat tidak perlu melakukan hal itu.


"Tidak mungkin 'kan, Fane? Kau mampir ke sini kemarin?"


Ben juga mengerutkan keningnya karena Fane tampaknya menjadi magnet untuk banyak masalah. Mereka akhirnya mengalami hari-hari yang damai dan dia tidak menyangka dia akan melakukan aksi seperti itu pada ulang tahun Kakek Taylor.


"Apa yang sebenarnya terjadi di belakang sana? Aku telah bertanya kepada koki mengapa ada begitu banyak meja yang ditata dan mereka mengatakan salah satu dari kami telah memerintahkan mereka untuk menyusun 220 meja!"


Pada saat ini, Zeus Taylor juga bergegas keluar dengan marah. Dia tampak sangat marah.


"Kakek, Fane-lah yang membuat mereka melakukan pengaturan seperti itu. Aku telah bertanya kepada mereka dan mereka mengatakan seseorang yang bernama belakang Woods, anggota Keluarga Taylor kita yang menyuruh mereka melakukannya."


"Jadi, katakan padaku, siapa di antara kita di Keluarga Taylor yang memiliki nama belakang, Woods?"


Ivan segera maju untuk berbicara. Di dalam hatinya dia merasa senang. Tampaknya Fane benar-benar bodoh karena sudah membuat marah Kakek saat mereka muncul. Dia sudah berniat agar Fane bisa diasingkan dari Keluarga Taylor hari ini.


Dia tidak menyangka berandalan itu justru akan memberinya kesempatan seperti ini. Sekarang dia hanya bisa menyalahkan dirinya sendiri.

__ADS_1


"Tidak mungkin!"


Begitu Selena mendengar pembicaraan itu, dia langsung berkata, "Kalian hanya tahu nama belakang orang itu. Aku pikir sekarang kalian pasti salah menuduh Fane! Aku pikir seseorang mempermainkan kita dengan berpura-pura menjadi salah satu anggota Keluarga Taylor dan mengklaim nama belakang orang itu yang kebetulan adalah Woods, hanya untuk menyalahkan Fane!"


"Ya, poin yang bagus! Itu bisa disebabkan oleh salah satu dari kita di sini!"


Fiona memelototi Ivan ketika membuat pernyataan itu. Fiona percaya bahwa betapapun beraninya Fane, dia tidak akan cukup berani untuk melakukan hal seperti ini.


Di sisi lain, Ivan kemungkinan besar akan melakukan hal seperti itu karena dia sangat suka melakukan aksi yang licik.


"Untuk apa kau menatapku seperti itu, Fiona? Apakah kau benar-benar mengira itu aku? Apa alasanku melakukan sesuatu seperti itu?"


Ivan tidak menyangka Fiona akan memelototinya. Pada saat ini, dia sangat marah. Meskipun dia memang bermaksud menjebak Fane, dia tidak akan pernah berpikir untuk melakukan aksi seperti itu.


Xena ingin berbicara untuk Ivan karena dia saat ini adalah pacar Ivan. Namun, dia takut mengekspos dirinya sendiri.


Untuk merahasiakan identitasnya dan mendapatkan kepercayaan Fane, dia juga maju untuk berbicara atas nama Fane.


"Hehehe, kami tidak pernah menuduhmu atas apa pun, jadi mengapa kau sendiri yang maju seperti itu? Sepertinya kau bersalah atas sesuatu!"


"Kau..."

__ADS_1


Ivan sangat marah karena tidak menyangka Xena benar benar akan berpihak pada Fane.


Namun, dia tidak bodoh. Tidak butuh waktu lama baginya untuk mengerti apa yang dipikirkan Xena.


Jadi, dia pun berbicara dengan tatapan dingin, "Lagi pula kau tidak punya bukti jadi kau tidak bisa menuduh siapa pun secara membabi buta. Aku telah bertanya kepada mereka dan mereka memberitahuku bahwa itu adalah pria dengan nama belakang 'Woods'. Orang itu telah memerintahkan hotel untuk menyiapkan 200 meja tambahan!"


"Anakku tidak akan pernah melakukan hal seperti itu dan aku percaya padanya! Dia tidak akan memesan begitu banyak meja tambahan tanpa sebab!"


Joan juga berbicara untuk Fane dengan ekspresi panik.


"Ya, ayahku tidak akan melakukan hal seperti itu!"


Kylie selalu memihak Fane saat menatap Ivan dengan penuh kebencian sebelum menambahkan, "Kau sangat jahat, hanya kau yang akan bisa melakukannya! Kau menjebak ayahku!"


"Aku...."


Ivan mengomel karena bocah kecil itu benar-benar memanggilnya orang jahat. Ini membuatnya marah hingga ke ubun-ubun.


Bersambung.....


Jangan lupa like dan komen

__ADS_1


Sekian Terima Kasih


__ADS_2