
Bab 124
"A-Aaaah!"
Teriakan histeris pun terdengar menembus langit. Itu adalah jenis teriakan yang membuat darah semua orang menjadi dingin.
Banyak orang begitu ketakutan sehingga mereka langsung menutup mata.
"Sayang, ayo kita pergi!"
Fane meraih tasnya dan mengayunkan benda itu ke bahunya. Dia lalu menatap si wanita pekerja paruh waktu itu dan berkata, "Apakah kau masih ingin tinggal di sini? Sekarang pergilah!"
Wanita itu masih tertegun melihat pemandangan di depannya. Hanya setelah Fane memanggilnya, dia pun kembali ke dunia nyata.
Dia segera mengikuti Fane dan yang lainnya saat mereka meninggalkan KTV.
"Jangan pernah bekerja di tempat seperti ini lagi!" Selena menegur wanita itu.
"Bisa-bisanya kau berpikir untuk bekerja di tempat seperti ini? Apa pekerjaan utamamu?" tanya Selena.
Dahinya berkerut saat menanyai wanita tersebut.
Wanita itu menatap Fane dan Selena, lalu berlutut di depan mereka.
"Terima kasih banyak karena telah menyelamatkanku! Namaku Jessica Fair dan aku bekerja di Biro Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial. Tapi karena ayahku sedang sakit parah, aku harus bekerja sampingan untuk mendapatkan uang tambahan dan membayar biaya operasi. Kami telah menjual rumah namun masih kekurangan uang. Aku tidak punya pilihan lain selain bekerja di sini demi uang tambahan,"
__ADS_1
Air mata menggenang di matanya ketika ingat kondisi ayahnya.
"Pengumuman perekrutan mereka dengan jelas menyatakan bahwa pekerjaan ini hanya mengharuskan untuk minum-minum dengan tamu, bukan tidur dengan mereka. Aku- aku benar-benar tidak menyangka akan bertemu dengan kelompok bajingan ini pada hari ketiga aku bekerja. Aku.."
Air mata kini berjatuhan di wajah Jessica saat dia menceritakan pengalamannya. Dia semakin tampak menyedihkan.
Para karyawan saling berpandangan dan menghela nafas panjang tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Mereka percaya Jessica tidak akan mengambil jalan ini jika bukan karena kondisi ayahnya.
Selena selalu baik hati. Dia menoleh ke arah Fane dan tanpa ragu-ragu langsung berkata,
"Fane, kenapa kita tidak membantunya? Ini sangat menyedihkan. Aku tidak akan bisa tidur malam ini jika kita pergi begitu saja tanpa berbuat sesuatu,"
Senyum kecil dan lembut langsung muncul di bibir Fane.
"Sayang, hatimu yang indah ini adalah obat untuk pembuluh darahku. Aku juga memikirkan hal yang sama, tapi aku tidak pernah menyangka kau akan mengatakannya terlebih dahulu,"
"Ambil tas ini. Jangan bekerja di tempat seperti ini lagi. Uang di tas ini pasti cukup untuk biaya operasi ayahmu,"
Mata orang-orang yang melihat hal itu langsung terbelalak saking terkejutnya. Mereka terpana oleh perilaku Fane.
Awalnya mereka mengira Fane akan memberikan sepuluh hingga dua puluh ribu dolar kepada wanita itu. Namun dia malah menyerahkan seluruh isi tasnya kepada Jessica.
Ada 1,4 juta dolar di dalamnya!
Dengan uang sebanyak itu, Jessica tidak hanya mampu membiayai operasi ayahnya, tapi juga bisa menebus rumahnya dari bank.
__ADS_1
T- Terima kasih, Tuan! Aku sangat berterima kasih. Terima kasih!"
Jessica bangkit dan membungkuk pada Fane. Dia mengucapkan rasa terima kasih berulang-ulang.
"Sayang, ayo kita pergi..." Fane tersenyum lembut.
Dia kemudian menggandeng tangan Selena dan berjalan ke arah skuter listrik mereka.
Selena agak bingung. Dia ingin membantu wanita itu, mungkin dengan uang sepuluh sampai dua puluh ribu dolar dari tas bergambar bunga itu.
Dia tidak pernah mengantisipasi tindakan Fane yang memberikan seluruh isi tasnya kepada wanita itu!
Ketika mereka sampai di skuter listriknya, Selena akhirnya tersentak kembali ke dunia nyata.
"Fane, bukankah kau terlalu murah hati?" Selena bertanya dengan tercengang.
"Ada begitu banyak uang di dalam tas itu dan kau menyerahkan semuanya pada Jessica?"
Selena berhenti sejenak, lalu melanjutkan, "Jangan bilang kalau penampilan Jessica yang memukau itu telah memikat hatimu. Itu sebabnya kau melakukan hal itu"
"Ha ha! Bagaimana mungkin dia bisa menang melawan istriku yang tersayang dalam hal kecantikan? Lagi pula, bukankah kau yang memintaku untuk membantunya?"
Fane tertawa kecil dan suasana hatinya menjadi cerah.
"Y-Yaah, aku memang memintamu untuk membantunya, Tapi aku tidak menyuruhmu untuk memberikan semua uangnya!"
__ADS_1
Bersambung.....
Terima kasih