
Bab 155
"Siapa dia, Tuan Muda?"
Salah satu pengawalnya juga ikut menatap Fane. Dia tidak tahu siapa Fane.
"Itu adalah si brengsek yang sebelumnya memukuliku. Sialan, aku tidak bisa membiarkannya pergi kali ini!"
Neil sangat marah saat menjawab pertanyaan pria di sebelahnya.
"Ini adalah rumah lelang, Tuan Muda. Tidak pantas berkelahi di sini!"
Pria itu segera menasihatinya. Dia kemudian berkata, " Meskipun aku kuat, namun itu bisa berarti aku tidak menghormati bos rumah lelang ini jika membuat keributan di sini!"
"Kau?"
Neil menatap pria berjas itu. Ayahnya telah menyewa beberapa pengawal untuknya baru-baru ini.
Dia pun tidak bisa menahan tawa dinginnya dan berkata, " Lupakan saja. Kau bukan tandingannya. Aku menyewa sekitar dua puluh preman saat itu dan mereka semua masih bukan tandingannya!"
Setelah mengatakan itu, Neil kemudian melanjutkan," Begini saja, pergi dan carikan aku lima puluh atau enam puluh orang. Cari orang- orangnya Si Tua Roger. Meskipun harganya lebih mahal untuk menyewa mereka, tapi mereka cukup kuat. Beberapa dari mereka juga lumayan kejam. Uang bukan masalah asalkan aku bisa menghabisi bajingan itu!"
"Tapi Tuan Muda, kita tidak bisa berkelahi di sini!"
__ADS_1
Pria paruh baya itu menampakkan ekspresi tak berdaya di wajahnya.
Neil terdiam sesaat sebelum dengan marah memelototi pria itu. Dia berkata, "Salah apa ayahku sampai dia menyewa seorang idiot menjadi pengawalku? Aku tidak menyuruhmu memukuli orang itu di sini, bukan? Aku cuma bilang padamu untuk mencari beberapa orang untuk menunggu bajingan itu keluar dari rumah lelang ini dan menghabisinya di tempat lain!"
Ekspresi yang sangat pahit tergambar di wajah pria paruh baya itu. Namun, yang bisa dia lakukan hanyalah mengangguk saat berkata, "Baik, baiklah. Aku akan mencari mereka sekarang. Mengenai uangnya..."
"Aku akan mentransfer uangnya sekarang tapi biaya preman-preman itu seharusnya tidak banyak. Beri mereka beberapa puluh ribu sampai satu juta dan itu seharusnya sudah cukup. Aku akan mentrasfer empat juta dulu ke rekeningmu,"
Neil dengan cepat mengeluarkan ponselnya dan mentransfer uang ke rekening pengawalnya.
Pria itu melirik Fane dan diam-diam berpikir betapa malangnya orang itu telah membuat marah Neil Hugo yang pendendam. Dia lebih suka Fane membuat marah orang lain kecuali dia.
Setelah pengaturan yang diperlukan telah dibuat, Neil pun mencari tempat duduk di samping.
Namun, bos rumah lelang bahkan tidak mau repot-repot memberi tahu keluarga aristokrat kelas tiga seperti keluarga Taylor tentang acara ini karena keluarga aristokrat kelas tiga tidak akan mau mengeluarkan banyak uang untuk harta karun seperti ini bahkan jika mereka datang.
Selain itu, mutiara yang bercahaya itu adalah mutiara yang istimewa. Mutiara itu memiliki efek memperpanjang hidup seseorang dan membantu tidur. Itu sebabnya mutiara tersebut bisa dianggap sebagai harta karun yang sangat langka.
Tentu saja, selain keluarga aristokrat kelas dua, bahkan beberapa pedagang kaya pun bergegas datang saat mereka menerima kabar tentang mutiara tersebut.
Mereka tertarik untuk menyaksikan harta karun seperti itu. Mutiara alami seukuran bola pingpong adalah sesuatu yang belum pernah mereka dengar sebelumnya. Mereka ada di sini untuk melihatnya sendiri.
"Anggota keluarga White ada di sini!"
__ADS_1
Beberapa saat kemudian, gelombang sorak-sorai menggema karena keluarga White, keluarga aristokrat kelas satu pun telah datang.
Untuk membuat perbandingan kekuatan di tingkat permukaan, keluarga terkuat di seluruh Provinsi Tengah tetap saja adalah keluarga Drake.
Namun, selain keluarga Drake, ada empat keluarga lain yang memiliki kekuatan yang hampir sama dengan keluarga Drake. Masyarakat menyebut mereka Empat Keluarga Utama. Keluarga-keluarga ini semuanya dianggap sebagai keluarga aristokrat kelas satu.
Keluarga White adalah salah satu dari Empat Keluarga Utama.
Setelah Fane dan Lana mendengar pengumuman itu, mereka berbalik untuk melihat-lihat.
Saat itu juga, kedua mata mereka berbinar-binar.
Seorang wanita muda dengan rambut bergelombang yang mengenakan gaun putih panjang dan memegang tas yang menggemaskan pun muncul. Dia berjalan masuk dengan senyum tipis di ujung bibirnya.
Selain itu, wanita muda itu diikuti oleh beberapa pengawal. Dengan sekali pandang, siapa pun akan merasa sangat segar hanya dengan melihatnya.
"Itu nona muda dari keluarga White, Rue White!"
Seorang pedagang kaya melihatnya, matanya berbinar binar saat dia berkata, "Di antara para generasi muda wanita cantik saat ini, si nona muda ini dapat dengan mudah bersaing dengan Selena!"
Bersambung......
Terima kasih
__ADS_1