Pejuang Terhebat No. 1

Pejuang Terhebat No. 1
Pejuang Terhebat No. 1


__ADS_3

Bab 88


Pengawal pengawal itu hampir pingsan ketika mendengar apa yang dikatakan Fane.


Laki-laki ini pasti berbohong kalau dia bilang gaji bulanannya 20 juta.


"Haha, berani sekali kau menyombongkan diri! Bahkan komandan kami saja gajinya tidak sebanyak itu!"


Pria jangkung itu melambaikan tangan dan berkata dengan agresif setelah dia tertawa, "Anak muda, pergilah dari sini. Aku tidak punya banyak waktu untuk mendengarkan bualanmu!"


"Haha betul. Pemuda ini sangat lucu. 20 juta sebulan, tidak mungkin, 'kan? Gaji komandan kita hanya sekitar dua juta dan dia baru saja mengatakan kalau gajinya 20 juta!"


Pengawal- pengawal yang lain mulai tertawa terbahak-bahak.


"Aku ke sini untuk bertemu Nona Tanya. Ini hari pertamaku dan aku tidak ingin membuat masalah!"


Fane terlalu malas untuk melayani mereka. Dia berjalan melewati mereka dan bermaksud melanjutkan perjalanannya ke dalam.


"Kau benar-benar ingin mati, ya?"


Salah satu pengawal kehilangan kesabaran. Dia mengepalkan tinju sebesar karung pasir dan langsung mengarahkannya ke wajah Fane. Gerakannya sangat cepat, datang bersamaan dengan suara hembusan angin.

__ADS_1


Buk!


Karena lawan sudah membuat gerakan, Fane tidak lagi menahan diri dan berhasil menghempaskan lawan beberapa langkah ke belakang dengan satu pukulan.


"Mengapa mereka berkelahi?"


Di dalam kafe di seberang jalan, Fiona menarik napas dalam-dalam saat dia melihat ke arah pintu masuk rumah keluarga Drake.


"Ya Tuhan, mereka benar-benar mulai berkelahi. Sepertinya para pengawal tidak membiarkan Fane masuk tapi dia tidak terima dan tetap memaksa masuk!"


Ben juga terkejut dan menarik napas berat.


"Tamat sudah, tamat sudah. Sepertinya benar Nona Tanya telah mempermainkan Fane dan apa yang dia katakan tempo hari hanya sebuah olok-olok buat Fane!"


Xena juga mulai takut dan wajahnya menjadi pucat. Fiona semakin ketakutan saat mendengar kata-kata Xena.


Masih mendingan saat Fane menyinggung Ken Clark.


Bagaimanapun, dia tidak takut meskipun keluarga Clark adalah keluarga aristokrat kelas dua karena mereka masih memandang kehormatan keluarga Taylor. Selain


itu, Ken Clark bukan orang kasar yang tidak bisa diajak bicara baik-baik, dan dia mencintai putrinya,

__ADS_1


Akan tetapi semuanya akan berakhir kalau Fane sampal menyinggung keluarga Drake. Bagaimanapun, James Drake adalah orang terkaya di Provinsi Tengah. Seluruh keluarga Drake lebih kuat dibanding keluarga aristokrat kelas satu mana pun dan sampai sekarang keluarga itu masih melakukan ekspansi.


Tidak ada yang bisa menyelamatkan Fane jika dia menyinggung keluarga Drake dan bisa-bisa nanti keluarga


Drake akan balik melukai mereka dan keluarga Taylor.


"Sampah itu benar-benar membuatku marah. Dia suka melakukan sesuatu dengan sembrono!"


Fiona menggertakkan gigi karena marah, "Sebelumnya dia menampar Ivan, lalu dia menampar Ken Clark beberapa kali. Sekarang dia bahkan berani memprovokasi pengawal keluarga Drake. Dia baru kembali selama dua atau tiga hari, tetapi dia sudah berkelahi berkali-kali. Benar-benar laki-laki sembrono!"


"Ya ya ya Fane berpikir kalau dia masih ada di medan perang dan dia belum bisa mengontrol emosinya. Orang orang itu bukan dari negara musuh!"


Xena juga menganggukkan kepalanya berkali-kali. Dia ikut berpikir dan menatap Fiona dengan panik, "Ma, apa akan berdampak pada kita kalau Fane membuat masalah lagi? Bagaimanapun, dia adalah kakak ipar Ben..."


"Siapa bilang dia kakak ipar Ben? Aku tidak mengakuinya. Huh, lebih baik kalau orang seperti itu segera meninggalkan keluarga Taylor.


Wajah Fiona membiru karena marah. Ketika mereka berbicara, Fane telah membuat dua pengawal roboh ke


tanah dan situasinya sudah di luar kendali.


Bersambung.....

__ADS_1


Terima kasih


__ADS_2