
" Habibah..! " seru Agus sambil menghampiri Habibah yang sedang berjalan menuju kantin sekolah.
Yang dipanggil pun sontak berhenti dan menoleh ke arah suara itu berasal.
" Ya, ada apa Gus?" sahut Habibah.
" Bisa bantu aku siapin undangan gak, selain untuk undangan untuk orang tua wali murid kan ada juga untuk para tamu undangan. Kamu kan kalau ngerjain sesuatu selalu teliti, jadi bisa gak aku minta bantuan kamu untuk mengurus soal undangan ini. Soalnya kalau gak di urus dengan teliti nanti takutnya ada yang kelewat gak ke undang, kan bisa repot nanti." ucap Agus dengan penuh harapan.
" Boleh. Nanti kamu serahin aja nama-nama tamu yang akan diundang. Nanti aku yang tlis dan bagikan undangan nya." sahut Habibah menyanggupi permintaan Agus.
" Terimakasih banyak ya udah mau bantu" balas Agus dengan tersenyum senang.
" Sama-sama" jawab Habibah dengan senyum yang hampir tak terlihat.
__ADS_1
Begitulah, setelah bel sekolah berbunyi Habibah tak langsung pulang ke rumahnya seperti hari biasanya. Dia mulai sibuk mencatat nama-nama orang tua wali murid dan tamu undangan pada surat-surat undangan yang sudah dipersiapkan sebelumnya oleh Agus. Dia tak sendiri, ada Riya dan Faizah yang membantunya. Riya adalah teman sebangku Habibah dan Faizah adalah sahabat Riya.
Sambil mencatat, Riya dan Faizah mendiskusikan tentang rencana mereka yang akan melanjutkan sekolah ke Sekolah Kejuruan Swasta yang jadi favorit di sekitar tempat tinggal mereka. Mereka berencana untuk memilih jurusan sekretaris perkantoran. Habibah hanya jadi pendengar saja.
Dia hanya fokus dengan pekerjaan nya. Menyadari Habibah hanya diam saja kedua temannya itu pun akhirnya bertanya tentang rencana Habibah setelah lulus.
" Bibah, kamu rencana nya mau lanjutin dimana?" tanya Riya .
" Aku mau ke kota, aku nanti sekolah disana sambil kerja. Aku sudah dapat tawaran dari Bos perusahaan yang ada di gunung gajah itu. Aku boleh kerja sambil tetap melanjutkan sekolah disana. Tapi belum tau mau masuk sekolah negeri atau swasta." jawab Habibah tanpa menoleh kearah kedua temannya yang terkejut karena mendengar Habibah akan sekolah sambil bekerja. Sedangkan mereka tau umur Habibah baru 16 tahun.
Faizah hanya mengangguk- anggukkan kepalanya sebagai tanda bahwa dia pun setuju dengan semua yang ditanyakan oleh Riya.
" Aku akan kerja jadi ART, aku cukup kenal dengan orang yang menawarkan pekerjaan ini. Jadi gak usah terlalu khawatir, insya Allah aku akan baik-baik aja kok disana" jawab Habibah meyakinkan kedua temannya itu.
__ADS_1
" Kita cuma takut aja, kamu itu kan cantik takut aja..." ucap Riya sambil menundukkan wajahnya dan tak melanjutkan kalimatnya karena kekhawatiran hatinya pada Habibah yang menurutnya tak seharusnya dijalani oleh gadis seperti Habibah.
Riya dan Faizah tak sanggup membayangkan jika mereka yang menjalani kehidupan seperti Habibah itu, betapa beratnya waktu yang akan dia lewati dengan usia yang tak seharusnya bersusah-susah. Sementara Habibah dengan santainya menceritakan rencananya itu tanpa ada beban sama sekali.
Seolah sudah terbiasa dengan semua rutinitas yang melelahkan seperti itu. Riya dan Faizah memang mengenal Habibah hanya di sekolah saja, mereka tak pernah tau kalau Habibah sudah terbiasa dengan pekerjaan yang berat dirumahnya.
Tapi mereka bangga bisa jadi teman Habibah, karena untuk bisa jadi teman Habibah itu agak sulit baginya, banyak yang dia takuti pada awalnya karena sikap dingin dan pendiam nya gadis itu.
Tapi setelah mengenal lebih banyak dan lebih dekat gadis itu tak seperti ekspektasi mereka. Walaupun Habibah itu pendiam dan dingin, tapi dia memiliki rasa kepedulian yang cukup tinggi pada orang-orang sekitar.
Apalagi jika dia bertemu dengan orang yang sedang kesusahan, dia adalah type orang yang gak tegaan. Karena itulah Riya dan Faizah bangga bisa jadi temannya Habibah.
Walaupun dikatai dan disebut bodoh oleh yang lain karena mau menjadi teman dari Habibah yang di anggap aneh bagi kebanyakan orang. Tapi sekarang mereka tak pernah perduli lagi dengan kata-kata miring mereka, karena pada kenyataannya memang Habibah tak seperti yang dikatakan banyak orang.
__ADS_1
***
kebanyakan orang itu paling suka ngejudge orang karena yang nampak Dimata mereka, tapi itu tak selalu benar khan🥰🥰