
Yosi terus mengikuti motor Leora dan Angkasa.
Ia begitu terkejut saat motor itu malah memasuki perumahan elit dan langsung belok ke blok A dimana rumah Angkasa berada.
Lebih terkejutnya lagi saat motor butut itu langsung belok ke dalam rumah.
"Astaga! Nyonya begitu berani! Selingkuh secara terang-terangan!" Ucapnya keringat dingin.
Begitu motor di depannya berhenti, Leora dengan mesra membantu Angkasa melepas helm-nya lalu keduanya masuk ke rumah.
"Astaga,, rumah ini bisa rata dengan tanah saat tuan tiba-tiba kembali!" Lagi kata Yosi ingin menggali kuburannya lebih awal!
Begitu tiba di kamar, Leora membantu Angkasa melepas jaketnya lalu membersihkan make up di wajah suaminya.
"Suamiku yang tampan akhirnya kembali!" Seru Leora hendak melompat ke pangkuan Angkasa.
Tapi ia langsung mencegah dirinya sendiri. 'Dan jangan pernah menyalahkan orang lain, tapi salahkan dirimu yang terlalu cemburu dan selalu ingin bersikap manja denganku!
Menjijikkan untuk meladenimu!'
'Selalu ingin bersikap manja! Menjijikkan untuk meladenimu!
'Selalu ingin bersikap manja! Menjijikkan untuk meladenimu!'
Ucapan Radit padanya membuat Leora merasa takut kalau suaminya yang didepannya ini juga menjadi jijik padanya kalau ia bersikap terlalu manja!
Angkasa yang melihat Leora menahan diri merasa tidak tahan dengan perempuan itu.
Ia langsung mengulurkan tangannya yang panjang dan menarik perempuan itu ke pangkuannya.
"Ada apa?" Tanyanya memeluk erat Leora dan menikmati aroma tubuh istrinya.
__ADS_1
"Sayang,," Leora balas memeluk Angkasa dan berusaha menahan air mata ketakutannya.
"Ada apa?" Lagi tanya Angkasa saat mendengar suara serak Leora.
Hatinya terasa sakit memikirkan semua kepahitan yang dialami istrinya.
"Apa kau akan meninggalkan nanti? Saat kau lelah meladeni sikapku?
Apa kau tidak suka dengan permepuan yang selalu bersikap manja?" Tanya Leora tak berani menatap suaminya.
Ia begitu takut kalau pria kesayangannya itu akan menjawabnya dengan pernyataan yang menyakitkannya.
Angkasa yang mendengar pertanyaan Leora langsung melepas pelukan mereka dan menatap perempuan itu.
Terlihat air mata Leora sudah berkumpul di permukaan biji matanya. Siap tumpah ruah membasahi pipi mulusnya.
'Aku pikir istriku sedih karena ketidakadilan yang dialaminya, ternyata malah takut kehilanganku!'
Satu ciuman besar menjadi jawaban Angkasa untuk Leora.
Karena setengah saja ia menutup matanya, air matanya akan jatuh!
"Kalau suatu saat orang paling manja di hidupku hilang, aku akan membolak-balik dunia ini untuk mencarinya!
Setiap kali aku jauh dari istriku yang manja, aku selalu berharap cepat bertemu lagi dan meladeni sikap manja istriku.
Aku Inging menghentikan waktu dan-"
"Huwaaa!!" Leora sudah tidak bisa menahan diri. Ia menangis memeluk suaminya.
"Aku tidak akan kemana-mana. Aku akan selalu di sisi suamiku!" Ucap Leora terisak.
__ADS_1
"Makasih, makasih sayang." Jawab Angkasa semakin erat memeluk Leora.
Keduanya masih bermesra-mesraan di rumah, sementara di kantornya, Anggara sedang lembur karena semua tugas yang dibebankan padanya.
Rapat bulanan yang diadakan tanpa Angkasa benar-benar membuatnya kewalahan karena bersamaan dengan pelaporan proyek kerjasama dengan beberapa partner perusahaan.
Tiba-tiba saja ponselnya berdering, menunjukkan nama pemanggil YOSI.
"Ada apa?" Langsung jawab Anggara.
"Tu,, tu,, tuan! Nyonya selingkuh!" Ucap pria itu membuat kaki Anggara langsung melemas hingga pria itu jatuh ke kursinya.
"A,, apa katamu?!" Lagi tanya Anggara memastikan.
Yosi tidak mungkin salah memberi informasi, karena para pengawal Angkasa di latih untuk selalu menyelidiki segalanya sebelum mengambil tindakan.
Tapi Anggara berharap ia telah salah dengar.
"Ya, Nyonya selingkuh dengan sala satu pria yang ada di lokasi syuting!" Ucap Yosi kembali membuat Anggara merasa telah mati.
"A,, Angkasa yang malang,," ucapnya tak berdaya.
...Beri semangat otor biar rajin crazy up!!!...
...Like...
...Vote...
...Hadiah...
...Komen...
__ADS_1
Masih banyak yang nanya kenapa gak up?
hmm,, novel ini up setiap hari jam 1 subuh kalo otor gak ada sibuk berat ya...