Ranjang Balas Dendam

Ranjang Balas Dendam
BAB 168. Diusir dengan tidak terhormat


__ADS_3

Calista duduk di pojok ruangan bersama manajernya, perempuan itu sedang memegang ponselnya dan membaca komentar pedas pada dirinya sendiri.


Tangannya gemetaran memegang ponselnya, wajahnya membiru saat melihat sebuah video yang diunggah akun anonim.


Itu adalah video dirinya saat berada di iklan WO di mana Calista, Liona dan Leora sedang melakukan syuting terakhir.


NG LEBIH DARI 10 KALI, BAKAT ASLI CALISTA SI PENIPU ULUNG!


Video itu langsung menempati posisi ke-3 sebagai video yang paling banyak dilihat dan paling banyak dikomentari.


"Aku tidak sangkah, ternyata selain penipu Dia juga memiliki bakat yang buruk dalam shooting.


Ya ampun!! Lihat Bagaimana Liona terlihat sangat baik memerankan perannya sedangkan 2 orang lain di sebelahnya,,, Ckkk,, Ckk,,,,"


"Sutradara yang malang! Sampai berteriak berkali-kali saking kesalnya mengambil gambar yang NG!"


(NG: Not Good, harus diulang syutingnya.)


Selain komentar itu, semua kru yang ikut bergabung dalam iklan WO juga memberi pendapat mereka tentang kualitas Calista yang sebenarnya.

__ADS_1


Mereka semua mengatakan hal buruk yang mereka lihat, bahkan beberapa dari mereka mengunggah video saat Calista berteriak dan menampar Liona hingga jatuh dan meludahkan darah.


Dari situ, semua orang kembali menghina Calista lalu berbalik menyesal atas apa yang mereka perbuat pada Liona.


Para remaja yang awalnya sangat mengidolakan Liona kini berbalik menyalahkan diri mereka sendiri karena tidak mempercayai Liona.


Dari video kekerasan Calista terhadap Liona, mereka semua tahu kalau Calista memang memiliki dendam sebagai alasan kuat untuk menfitnah Liona.


Mereka menyesal dan mengunggah permintaan maaf mereka pada Liona.


Sudah jelas, Calista tidak bisa di percaya!


Calista menggertakan giginya lalu memandang pada menejernya.


"Apa kau pikir, setelah apa yang terjadi hari ini, aku masih bisa menjadi artis?! Semuanya berakhir!! Karirku hancur!" Ucap Calista penuh kemarahan.


"Tenanglah, kamu masih ada pertunjukan yang akan disiarkan secara langsung, mari perlihatkan kemampuanmu yang sebenarnya.


Dengan beg-" belum selesai menejer itu berbicara saat salah satu panitia yang mengatur jalannya acara malam itu tiba-tiba menghampiri mereka.

__ADS_1


"Silahkan ikut saya. Ada hal yang perlu dibicarakan." Kata pria berjas hitam.


"Ahh, Apakah kalian ingin membicarakan pertunjukan Calista?" Tanya manajer bersemangat.


"Ya," jawab pria itu membuat Calista dan manajer merasa lebih baik lalu mereka mengikuti pria itu.


Tapi sayangnya, saat mereka tiba di belakang, keduanya malah didorong keluar dan diusir dari gedung.


"Beraninya kalian, apa kalian lupa bagaimana status Calis-"


"Ini perintah Tuan Anggara. Katanya kami akan dipecat kalau kami tidak berhasil mengusir lalat pengganggu." Ucap pria itu sebelum menutup pintu dengan keras membuat Calista dan manajernya terkejut.


Para wartawan yang berada diluar, beberapa dari mereka melihat kejadian di samping bangunan itu dan langsung mendekati kedua orang itu.


"Calista,, Calista ada di sini!! Cepat berkumpul!" Teriak salah seorang memanggil rekannya lalu semua wartawan langsung mengerumuni mereka berdua tanpa ada celah untuk melarikan diri.


Dalam sekejap, dunia maya langsung dipenuhi gambar Calista dan manajernya yang diusir dari gading utama Raya grup!


CALISTA DAN MANAJERNYA DIUSIR DARI ACARA PERESMIAN RAYA GRUP, KEDUANYA TERLIHAT KACAU DAN KETAKUTAN.

__ADS_1


AKHIR DARI SEORANG PENIPU! DIUSIR SECARA TIDAK TERHORMAT!


__ADS_2