
Pelelangan itu berjalan dengan cepat dan satu persatu lukisan telah dijual hingga akhirnya pelelangan sampai pada acara puncak, dimana lukisan yang paling dinantikan semua orang, kini dipajang di atas panggung.
"Saya tidak akan berlama-lama untuk menjelaskan bagaimana makna dan sejarah pada lukisan ini.
Saya yakin semua orang sudah mengetahuinya, dan saya yakin setengah dari orang yang datang di pelelangan ini hanya untuk memburu lukisan yang menjadi lukisan utama di pelelangan hari ini.
Lukisan ini akan dibuka dari harga 200 juta. Dimulai dari sekarang!" Ucapan pembawa acara membuat semua orang yang sudah mengincar lukisan itu langsung bersemangat menekan tombol di amsing-masing meja mereka.
"250 juta!"
"300 juta!"
"500 juta!"
"550 juta!"
"600 juta!"
"620 kita!"
Orang-orang terus menaikkan harga hingga mencengangkan smeua orang yang ikut pameran hanya mengincar lukisan-lukisan yang berharga murah.
Tapi mereka semua masih tinggal untuk menyaksikan bagaimana kehebatan lukisan utama menarik perhatian para pelelang.
Sedari tadi, Radit belum berbicara dan membiarkan semua orang terus menawar hingga angka tertinggi.
Liona yang berada di sisi pria itu hanya bisa tersenyum lalu teringat akan satu sosok yang membuatnya penasaran.
Ia melihat ke belakang mencari Leora dan Yosi. Tapi lama dia mencari, ia tidak menemukannya.
__ADS_1
"Ada apa? Tanya Radit kemudian.
"Aah, sayang, Aku hanya mencari adik Liona, tapi sepertinya dia sudah pergi." Jawab Liona.
Radit tidak menanggapi lagi ia langsung fokus mendengarkan penawaran yang sudah mencapai angka 800 juta.
'Cih! Dia pasti disini untuk membeli lukisan buat kakek.' gumam Liona merasa senang karena Leora akan membawa lukisan yang murah pada kakek sementara dia akan membawa lukisan termahal!
Lalu nanti, semua orang akan membandingkan lukisan mereka berdua, dan akhirnya yang akan mendapat pujian adalah lukisan termahal!
"Sayang, harga lukisan yang sudah sangat mahal. Apa sebaiknya kita mencari hadiah yang lain saja buat kakek?" Kata Liona saat mendengar angka pelelangan nya kini mencapai harga 900 juta.
Tapi Sebenarnya, dia hanya berkata untuk merendah diri dihadapan Radit, tentu saja dia harus membuat Radit membeli lukisan itu berapapun harganya!
"Tenang saja, orang-orang sudah tidak berani menawar terlalu tinggi." Ucap Radit saat kenaikan penawaran hanya berkisar di angka 5 juta saja.
Sepertinya orang-orang yang datang tidak membawa cukup uang atau mereka tidak mampu untuk membeli lukisan melegenda itu.
"950 Juta!"
"955 Juta!"
"1 Milar!" Seseorang yang duduk di dekat Radit tiba-tiba berkata membungkam semua orang yang sedari tadi menaikkan harganya dalam kisaran 5 juta.
"Baiklah, seseorang sudah menawar senilai 1 miliar! Apakah masih ada yang berani menaikkan harga untuk lukisan melegenda dengan gambar pemandangan yang hanya bisa dilihat 1 tahun sekali?!" Pembawa acara mulai memanasi orang dengan kata-kata manis yang keluar dari mulutnya.
Dia mulai mengatakan kelebihan lukisan itu dan bagaimana sejarah pelukisnya.
Tapi beberapa lama dia terus bercerita, tidak ada satu pun orang yang menaikkan harga melampaui 1 miliar.
__ADS_1
"Baiklah, karena sudah lama tidak ada yang menawar lagi, maka saya akan menghitung mundur mulai dari 3. 3! 2!"
Mendengar ucapan pembawa acara itu, Liona langsung menatap pada Radit.
Sedari tadi pria itu masih diam memperhatikan pelelangan dan tidak pernah berbicara untuk menawar lukisan itu.
Ia menjadi gugup kalau saja pria itu benar-benar tidak berniat membelinya. Jika mereka tidak mendapatkan lukisan itu, tidak ada lagi lukisannya lain yang lebih pantas untuk diberikan pada tetua!
"1,5 Millar!" Tiba-tiba ucap Radit memotong hitung mundur yang dilakukan oleh pembawa acara.
'Ahhh, membuatku hampir mati saja!' gerutu Liona dalam hati sebelum menunjukkan wajah penuh percaya dirinya Karena kekasihnya sedang menawar dengan harga yang sangat fantastis!
"Dari sudut kiri! Naik menjadi 1,5 milliar! Bagus sekali! Orang dengan mata yang jeli bisa melihat kalau lukisan ini bernilai sangat tinggi!
Sejarah dan teknik pelukisnya patut diberi nilai tinggi!" Pembawa acara kembali menarik minat orang-orang untuk menawar lebih tinggi.
@info
tolong ibu-ibu baperan,,. jangan tergoda sama dunia fantasi.
2 burung di semak-semak tidak lebih berharga daripada 1 burung di tangan.
Burung!
Burung!
Burung!
(search artinya di google kalo otaknya jadi mesum ya😂)
__ADS_1