Ranjang Balas Dendam

Ranjang Balas Dendam
BAB 70. Liona mencari masalah


__ADS_3

Liona menggenggam erat ponselnya dan menatap pantulan dirinya di cermin.


"Leora! Beraninya kau membantahku!" Ucapnya penuh kegeraman.


"Kak Leora?!" Suara Vin dari balik pintu membuatnya semakin kesal.


Tapi Liona tidak punya pilihan lain selain menenangkan amarahnya lalu membuka pintu.


"Kak Leora, kita harus kembali." Ucap Vin.


"Ayo pergi." Kata Liona dengan kesal lalu mereka meninggalkan toilet.


Begitu masuk ke dalam lift, Liona terkejut saat mereka turun 1 lantai lalu seorang model dari agensi Bintang Gemilang bergabung dengan mereka.


Adelia, Model kelas A yang terkenal suka berbuat sesuka hati karena dukungan ayahnya yang merupakan seorang ketua Genk Hitam.


Tapi Liona sama sekali tidak mengetahui fakta itu karena ia baru saja bergabung dengan industri hiburan.


Tapi Vin yang berdiri di samping Leora langsung menahan nafas saat perempuan itu memasuki ruangan.


Vin sudah mengetahui banyak kasus dimana model menyinggung Adelia dan mereka semua berakhir tragis karena ulah Ayah Adelia.


"Hm, aku dengar seorang model internasional gagal dalam audisi kali ini. Bagaimana menurutmu?" Tiba-tiba Adelia bertanya pada asistennya.


"Uh,, Kak Adelia, aku rasa kalau model kelas A gagal dalam audisi ini itu adalah hal yang wajar.

__ADS_1


Tap, jika seorang model kelas A yang sudah go internasional gagal, kualitasnya sebagai model sangat patut dipertanyakan." Jawab Asisten Adelia.


Vin yang mendengar percakapan kedua orang itu hanya bisa berdoa dalam hatinya supaya Liona tidak menanggapi mereka.


Tapi dia belum menyebutkan kata 'Amin' saat Liona sudah menajamkan tatapannya pada dua orang yang bersama mereka di dalam lift.


Doa Vin belum selesai, tapi dia harus mengakhirinya segera.


'Amin Amin Amin!' Gumam Vin sembari mengulurkan tangannya dan memegang lengan Liona memberi kode pada perempuan itu.


Tapi Liona yang sudah terbiasa dengan kesombongan dan sikap tidak mau direndahkan akhirnya mengabaikan kode dari Vin.


"Kau siapa? Hanya model kelas A dari agensi dibawa level Angkasa Raya, tapi mulutmu melebihi tingginya langit!


"Nona Adelia, Tolong jangan dengarkan. Kak Leora hanya becanda, tolong jangan dimasukkan ke hati." Langsung ucap Vin sembari menunduk 90° dengan tangan gemetaran berada di perutnya.


"Apa yang kau lakukan?! Dia hanya model kelas A yang belum pernah pergi ke luar negeri! Mengapa kita harus menghormatinya?!


Cepat tegakkan kepalamu!" Sentak Liona pada Vin.


Namun, perempuan di sampingnya tidak mendengarkannya. Vin malah berlutut di depan Adelia.


"Nona, hari ini Kak Leora sedang tertekan. Tolong menutup telinga." Lagi kata Vin membuat Liona semakin kesal.


"Kau-"

__ADS_1


"Haha,,," tiba-tiba saja Adelia tertawa melihat kelakuan dua orang di depannya.


"Sayang sekali kita harus berpisah. Kali ini aku akan melepaskan kalian berdua, tapi lain kali, tidak akan ada kesempatan!" Ucap Adelia diikuti bunyi Ting!


Lift telah sampai di lobi.


Adelia keluar dengan wajah angkuhnya. Ia meninggalkan Liona yang sedang menggertakkan giginya.


Tapi baru beberapa langkah ia meninggalkan lift, Adelia menghentikan langkahnya.


"Heh! Model kelas rendahan! Apa aku pikir aku takut padamu?!" Leora setengah berteriak hingga suaranya menarik perhatian dari beberapa orang di sekita mereka.


Adelia yang sudah hilang sabar langsung berbalik menatap Liona "Kelas rendahan?! Karena Kau berasal dari Angkasa Raya, bukan berarti kau bebas menghina model dari agensi lain.


Kali ini Aku ada urusan mendesak, jadi kita bisa berbicara lain kali." Ucap Adelia kembali melanjutkan perjalanannya meninggalkan Liona di belakangnya.


Semua orang yang sempat menonton kejadian itu langsung bercerai-berai setelah Adelia meninggalkan Liona.


Hal itu karena mereka terlalu takut memasuki pertengkaran dua orang yang sama-sama memiliki kekuatan di belakang mereka.


"Kak, Kak Leora " ucap Vin dengan suara lemahnya.


"Apa yang kau lakukan?! Mengapa Kau bersujud pada orang itu?! Sangat mempermalukanku!" Ucap Liona sambil menggertakan giginya lalu meninggalkan Vin.


"Astaga, Kak Leora jadi berubah. Apa dia lupa bagaimana kejadian 3 tahun lalu?" Gumam Vin mengingat kembali masa dimana teman baik Leora terpaksa mundur dari permodelan karena berurusan dengan Adelia.

__ADS_1


__ADS_2