Ranjang Balas Dendam

Ranjang Balas Dendam
BAB 118. Kepulangan Tetua


__ADS_3

^^^Janjinya pagi malah jadi sore gini. maaf ya,, saking enaknya mimpi, otor ketiduran.^^^


Setelah berbicara dengan istrinya, Angkasa meninggalkan Leora dan pergi bekerja.


Anggara juga sudah kembali bekerja, pria itu langsung menemui Angkasa di ruangan CEO.


"Bagaimana kabarmu?" Tanya Angkasa membuat Anggara begitu terkejut.


Petir dari mana yang sudah menyadarkan pria itu?!


"Ya,, terima kasih atas perhatian Tuan." Jawab Anggara.


"Hmm,, katakan apa yang mau kau laporkan!"


"Masalah Radit, keluarganya sudah melakukan tindakan. Mereka me-"


"Selesaikan." Jawab Angkasa.


"Baik Tuan." Jawab Anggara merasa Angkasa terlalu kejam.


Pria itu menunggu keluarga Radit bergerak, melakukan transaksi curang untuk membebaskan Radit.


Memanfaatkan kecurangan keluarga Radit, Angkasa akan menghancurkan pria itu dan juga seluruh keluarga Radit!


Anggara baru akan keluar dari ruang kerja Angkasa saat pria itu kemudian berkata "Tunggu!"

__ADS_1


Anggara langsung berbalik dan kembali ke sisi Angkasa. Terlihat Angkasa sedang berpikir keras sebelum mengangkat wajahnya dan melihat Anggara.


"Biarkan Radit bebas." Ucap Angkasa membuat Anggara merasa kalau pendengarannya sudah rusak akibat masuk rumah sakit selama 1 hari 1 malam.


"Tuan, apa maksud Tuan?" Tanya Anggara lagi.


"Bebaskan dia. Tunggu sampai pernikahannya dengan Liona baru hancurkan dia." Jawab Angkasa membuat Anggara merasa lega kalau ternyata pendengarannya masih baik-baik saja.


Tuannya masih sama, terlalu licik untuk sebuah kekejaman!


"Baik Tuan." Jawab Anggara lalu meninggalkan ruangan Angkasa.


Sementara di sisi lain, Liona menunggu dengan cemas setelah menelpon dengan calon ibu mertuanya.


Dia baru saja mendengar Kalau Radit akan dibebaskan dengan sejumlah uang tebusan.


"Sudah Bu, katanya Radit akan segera bebas. Tapi aku masih cemas, karena sebenarnya dia tidak menggunakan narkoba.


Tapi bagaimana bisa dia ditangkap polisi?


Aku curiga, ada orang dibalik peristiwa ini.


Dan orang itu tidak mungkin membiarkan Radit bebas begitu saja, apalagi jika orang itu berasal dari industri hiburan yang pernah bersinggungan dengan Radit." Cemas Liona.


"Kau ini,, tenang saja, keluarga Radit bahkan sejajar dengan keluarga kita, tidak mudah untuk ditindas." Jawab Anasta menghilangkan kecemasan Liona.

__ADS_1


"Ibu benar, sepertinya aku hanya terlalu cemas. Tapi Bu, bagaimana perceraian Ibu dengan Ayah?" Tanya Liona.


"Ibu sudah berbicara dengan kakekmu dan kakekmu sudah menyetujuinya karena memang surat perjanjian pra nikah yang sudah ditandatangani oleh kakekmu." Jawab Anasta dengan bibir melengkung ke atas.


"Bagus Bu! Tapi,, aku penasaran bagaimana dulu Ayah bisa setuju menandatangani surat itu. Lalu akhirnya berpikir membaut kesalahan besar." Ucap Liona.


Anasta menghela nafas, "Seperti yang kau tahu, ibu hanya berasal dari keluarga kecil. Bisa masuk ke dalam keluarga Casiora adalah keberuntungan terbesar ibu.


"Dulu Ibu tidak sengaja melihat kakek yang sedang di rampok lalu ibu membantunya dan akhirnya kakek mu malah menjodohkan ibu dengan ayamu.


Tapi saat itu, Ayah memiliki seorang kekasih, jadi dia tidak mau menikah dengan ibu.


"Karena paksaan dari kakekmu akhirnya kami menikah tapi kakekmu ingin berjaga-jaga supaya Ayahmu tidak pernah selingkuh.


Jadi kakekmu yang berinisiatif membuat perjanjian pranikah untuk melindungi Ibu dari kekasih ayahmu.


"Terbukti, surat perjanjian itu efektif menjauhkan ayahmu dan kekasihnya.


Tapi Ibu tidak pernah menyangka kalau suatu saat ayahmu kembali dibutakan oleh perempuan."


Liona merasa sedih pada ibunya. "Ibu, tapi semuanya sudah berakhir. Bahkan sekarang, orang yang menyakiti Ibu sudah pergi." Jawab Liona.


"Benar, tapi Ibu membuatmu kehilangan sosok ayah."


"Tidak Bu, aku lebih sedih lagi kalau aku kehilang Ibu." Jawab Liona lalu perempuan itu berpelukan.

__ADS_1


"Ahhh, ibu lupa, kakekmu akan kembali dalam waktu dekat. Sebaiknya kamu pergi mencari hadiah untuknya." Ucap Anasta memberi semangat pada Liona.


Berbelanja adalah hal terbaik untuk menghilangkan kecemasan.


__ADS_2