
"Kak Lion-" Riani menghentikan kata-katanya saat ia terkejut melihat seorang pria dengan tubuh kekar dan penampilan seperti aktor gagah sedang membawakan tas milik Leora.
"Ah, kenalkan ini Yosi, aku menyewanya untuk menjadi asisten sekaligus pengawalku." Ucap Leora dengan cuek.
"Ahh, pengawal bayaran. Baiklah, baik,, kalau begitu Kak Liona silahkan duduk di sini." Ucap Riani mempersilahkan Leora duduk disalah satu kursi.
"Dan ini, untuk Kak Yosi." Ucap Riani memberikan tempat duduk miliknya pada Yosi.
"Kak Yosi, kita harus mengenal satu sama lain karena kita adalah orang-orang yang akan melayani Kak Liona. Kenalkan namaku Riani," ucap Riani berusaha mendapatkan perhatian Yosi.
"Yosi." Jawab Yosi dengan singkat sebelum pria itu memandang lurus mengamati ruangan di mana peralatan untuk pemotretan telah disiapkan.
Karena Leora sebagai aktris pendatang baru, maka tidak ada satupun orang yang tertarik untuk menyapanya atau pun melirik kearahnya.
Semua orang sibuk dengan kegiatan mereka masing-masing, tapi dari beberapa gadis yang bercerita, Leora sangat tertarik dengan 2 gadis yang bercerita tak jauh darinya.
"Aku rasa pemotretannya sudah batal. Dari jadwal yang ditentukan tinggal 10 menit lagi sebelum pemotretannya dimulai, tapi fotografer belum datang juga."
__ADS_1
"Kau benar, kebangkrutan Kin Group yang terjadi dalam satu malam membuat industri hiburan terkena dampak besar.
Aku dengar film yang dibintangi oleh Calista juga dibatalkan syutingnya karena kebangkutan Kin Group.
Itu semua karena Kin Group adalah salah satu sponsor terbesar mereka.
Jadi filmnya tidak bisa dilanjutkan, karena Kin Group sudah menarik semua dana yang sudah disuntikkan."
"Kalau begitu, pemotretan hari ini juga akan batal atau mungkin di tunda.
Riani memperhatikan Leora begitu tertarik dengan pembicaraan kedua gadis itu. Jadi dia langsung berkata "Kak Liona pasti belum mendengar berita apapun pagi ini bukan?" Tanyanya.
"Memangnya ada apa?" Tanya Leora.
"Hampir semua pekerjaan yang berhubungan dengan Kin Group sudah dibatalkan.
Hanya dalam 1 malam, perusahaan besar itu runtuh karena kasus penggelapan dana dan obat terlarang." Ucap Riani.
__ADS_1
"Bangkrut? Bukankah Kin Group baru saja mengumumkan kerja samanya dengan Raya Group?" Lagi tanya Leora.
"Benar! Kak Liona benar, apakah menurut Kak Liona kalau Kim Group sudah menyinggung Raya Group?" Ucap Riani yang sangat antusias membahas keluarga pewaris.
"Hmm,, tapi apa yang sudah mereka lakukan hingga bisa menyinggung Raya Group?" Ucap Leora yang merasa bingung.
Memangnya siapa yang mau bersinggungan dengan Angkasa? Pria kejam di seluruh dunia perbisnisan.
"Benar juga, mereka tidak akan bertindak bodoh dengan menyinggung Raya Group. Kalau begitu, siapa yang memiliki kuasa yang lebih besar untuk membangkrutkan sebuah perusahaan besar hanya dalam satu malam?" Ucap Riani sambil mengambil kesempatan untuk menatap lekat Yosi.
Sementara Yosi, ia hanya bisa berwajah datar mendengar percakapan kedua orang itu.
Tapi dalam hatinya ia ingin menangis 'Astaga Nyonya,, penyebab kebangkrutan Kin Group berhubungan dengan penculikan Nyonya yang dijadikan hadiah untuk Tuan Angkasa!
Untung saja Nyonya dihadiahkan pada suaminya sendiri, kalau tidak, akan ada 2 atau lebih perusahaan yang bangkrut dalam satu malam!
Tapi Nyonya belum tahu tentang gosip Tuan dengan Calista, semoga saja Nyonya tidak mempercayai gosip itu.' gumamnya.
__ADS_1