
Leora tinggal di tempatnya memandangi punggung pria yang sudah menjauh darinya.
Dia pernah berada di posisi yang sangat mencintai pria itu, tapi berakhir dikecewakan sampai tulang pun bergetar merasakan kekecewaannya.
Leora meneteskan air matanya lalu merogoh ponsel di sakunya.
Dia menekan angka 1 dengan lama sampai di layarnya menampilkan panggilan untuk SUAMI TERSAYANG.
Saat itu, Angkasa meninggalkan ponselnya jadi dia tidak tahu kalau Leora sedang menelponnya.
Ia hanya diam di tempatnya melihat perempuan yang dengan gelisah menelpon berkali-kali sebelum perempuan itu itu terduduk dan terlihat menangis.
Angkasa takut kalau ada orang yang melihat Leora dalam keadaan sedihnya.
Jadi dia langsung keluar dari tempat persembunyiannya untuk memperingatkan Leora.
Tapi Leora yang selalu mengingat bau tubuh Angkasa dan aroma parfum yang digunakan oleh Angkasa, Leora langsung berdiri dan menatap dengan panik ke belakangnya.
"Say,,,"
Ia tertegun selama beberapa detik saat melihat pria didepannya sangat berbeda dengan lelaki yang ia harapkan muncul.
"Maaf, sutradara menyuruh semua orang berkumpul." Kata Angkasa sembari menahan tubuhnya supaya tidak mendekati Leora.
"Ahh, baiklah. Aku segera ke sana." Ucap Leora menyeka air matanya lalu meninggalkan Angkasa.
Setelah tiba di lokasi syuting, semua orang sedang histeris karena kedatangan aktris utama mereka yaitu Ratu film Calista.
__ADS_1
Semua orang berlomba-lomba untuk menyambut Calista, bahkan sampai membuat kerumunan yang membuat sutradara marah-marah.
Leora mengabaikannya dan memilih duduk di kursi tunggu miliknya.
"Sudah,, sudah! Semua orang bubar dan kembali ke tempatnya masing-masing!
Calista perlu waktu untuk beristirahat karena lelah dalam perjalanan!" Teriak sutradara membuat semua orang yang berkumpul mengerumuni Calista langsung bubar dengan wajah kecewa.
Liona tahu bahwa sedari dulu Leora begitu akrab dengan Calista karena keduanya merupakan artis dari Angkasa Raya dan sama-sama memiliki posisi yang tinggi di agency.
"Sayang, aku akan menyapa Calista." Ucap Liona berpamit pada Radit.
"Baiklah. Aku akan menunggumu di sini." Jawab Radit membaurkan Liona meninggalkannya.
Tapi meski pria itu hanya diam saja dia sesekali menatap kearah Leora yang sedang sibuk dengan naskahnya.
Aku harus melakukan sesuatu.' Gumam Radit meraih ponselnya lalu mengetik pesan untuk seseorang.
Syuting hari itu terus berlanjut, semuanya berjalan baik-baik saja.
Bahkan Leora memberi jeda bagi Liona hingga perempuan itu bisa membaca naskahnya dengan baik.
Tapi sebelum syuting terakhirnya, Leora terkejut saat membuka akun media sosialnya dan mendapati dirinya sedang digosipkan dengan hangat.
Barulah saat itu ia menyadari bahwa semua orang sedang menatapnya dengan tatapan mencibir.
"ADIK KANDUNG LEORA ATARA, LIONA ATARA MELAKUKAN OPERASI PLASTIK HABIS-HABISAN!"
__ADS_1
"WAJAH HASIL OPERASI PLASTIK TIDAK COCOK MENJADI BAGIAN DARI WO!"
2 topik terhangat di bagian atas panel membuat Leora langsung terkenal secara instan.
'Aah,, mereka bertindak terlalu cepat. Ini bahkan baru setengah hari!' Gumam Leora mengacungkan jempolnya pada orang di balik berita itu.
Sutradara Salios juga langsung membaca berita itu setelah di beritahu oleh asistennya.
Ia langsung menghampiri Liona untuk menanyakan tentang akting terakhirnya.
"Tuan Salios." Kata Leora yang terkejut karena Salios tiba-tiba menghampirinya.
"Akting terakhir kita, apa kau masih bisa lanjut?" Tanya Salios.
"Tentu saja. Aku tidak mungkin membebani kalian dengan masalah pribadi ku." Ucap Leora membuat Salios merasa puas.
"Kalau begitu, kita akan mulai." Ucap Salios lalu meninggalkan Leora.
'Adegan terakhir untuk pelampiasan!' Gumam Leora bersemangat.
Ia perlu sesuatu untuk melampiaskan amarahnya setelah membaca banyak berita yang menjelekan namanya!
Dan adegan terakhir pada hari itu ialah adegan dimana Gita yang di perankan Leora kembali dari luar negeri dan bertemu dengan para sahabatnya, Silvia yang diperankan Liona dan Sri yang diperankan Calista.
Adegan itu mengandung kecantikan, kesegaran, jiwa yang muda, keeleganan, kekayaan dan semua hal mewah dan segar sesuai konsep WO.
Adegan ini akan menjadi adegan penutup dalam iklan WO, jadi harus dibawakan dengan sempurna untuk menampilkan WO yang memukau.
__ADS_1