
Siaran langsung yang ditayangkan di TV nasional dan lewat web resmi grup Angkasa raya berbeda 2 menit dengan waktu yang sebenarnya.
Dan orang-orang yang dari balik layar kini memenuhi laman Raya Group dengan cacian pada Calista.
"Aku tidak percaya ini, ternyata Calista yang merupakan orang paling cantik se nasional juga tidak bisa meluluhkan hati Angkasa!
Pantas saja kemarin agensi angkasa raya membantah gosip tentang hubungan Calista dengan Angkasa.
Ternyata semua itu memang hanyalah hubungan palsu!"
"Baru kali ini aku melihat seseorang bisa merubah warna wajahnya begitu cepat!
Dari merah merona jadi pucat, lalu berubah jadi merah padam karena malu dan berganti jadi biru kelam!
Apakah wajah Calista terbuat dari agar-agar hingga punya banyak lapisan warna?!"
"Dasar bodoh! Beraninya dia membawa mati di depna Angkasa, sekarang bukan hanya Liona yang akan mendapat amukan dari angkasa tapi Calista juga akan mendapat serangan mematikan dari pria itu!"
"Aku rasa tidak, justru Liona tidak akan di sentuh Calista.
Tunggu, apakah Liona memang tidak bersalah, tapi sebenarnya dia malah di jebak oleh Calista, seperti cara perempuan itu menipu semua orang?!"
"Apa pun itu! Aku sekarang aku lebih memihak Liona dibanding Calista. Keburukan Calista sudah nyata di depan mataku!!"
__ADS_1
"Tapi aku sangat senang!! Ini adalah keberuntungan bagiku!
Aku masih memiliki kesempatan untuk membayangkan diriku menjadi nyonya Raya Group!!!
Angkasa masih singgle!!"
Semua orang berkomentar di laman resmi Raya Group memberikan emoji hati yang besar, ditunjukkan bagi Angkasa.
Kembali ke tempat acara peresmian digelar.
Setelah panggung menjadi bersih, Angkasa merasa lebih tenang sebelum melayangkan pandangannya ke seluruh orang yang sedang menatapnya dari bawah.
Di kursi paling belakang di sudut, Angkasa tersenyum saat melihat istrinya tersenyum padanya.
Senyum Angkasa yang terlihat penuh cinta dan merupakan senyum pertama yang dilihat orang-orang dari pria dingin itu.
Mereka mendapat banyak sekali screenshot gambar dan menyebarkannya di media sosial.
"Oh Tuhan, senyum pertama dari Angkasa, dan aku paling senang karena yang membuatnya tersenyum bukan lah si Calista penipu itu!"
"Tapi kira-kira, Apa yang membuat Angkasa tersenyum?
Aku penasaran sampai ingin mati, jangan-jangan dia tersenyum karena mengetahui Aku sedang menatapnya dari dari balik layar?!"
__ADS_1
"Aku tidak percaya! Akhirnya Setelah sekian lama, aku bisa melihat senyum dari wajah tampan itu!
Wajah dingin seketika berubah menjadi wajah hangat, matahari dari manakah yang membuat wajah es batu Angkasa bisa meleleh?!
Apa pun itu, aku harus berterima kasih padanya!!!
Senyum mematikan dari Angkasa!!! Oh aku meleleh!" Kehebohan orang-orang di ruangan tempat pesta digelar dan di laman resmi Raya Group membuat suasana semakin panas!
Tapi Angkasa, dia langsung mengerutkan keningnya saat melihat pakaian yang digunakan Leora.
'Pakaian pasangan? Dimananya yang berpasangan?!' Gumamnya mengerutkan kening melihat gaun sederhana warna kuning di tubuh istrinya.
Tapi Angkasa segera menguasai dirinya lalu memulai pidato sambutannya.
Sementara Leora yang melihat suaminya hanya bisa tersenyum karena bisa membaca pikiran pria itu.
"Nyonya, mengapa saya merasakan sesuatu yang aneh?" Tanya Yosi yang merasa kalau sebentar lagi ia akan menjadi korban pelampiasan amarah Angkasa.
Leora tersenyum lalu melihat sinis pada pria disampingnya, "Suamiku tidak sekejam itu!" Katanya.
Yosi bergidik mendengar ucapan Leora 'Tidak kejam bagaimana?
Jelas-jelas Sudah berapa banyak orang yang masuk rumah sakit karena kekejaman Tuan?!
__ADS_1
Bahkan Anggara juga menjadi korban!
Dia lebih kejam daripada penyakit menular dan binatang buas!' gumam Yosi.