
Keributan masih terjadi saat Leora tiba-tiba memanggil Yosi.
"Kemarilah." Ucapnya langsung membuat Yosi melangkahkan kakinya mendekati Leora.
"Bantu aku membawa ini." Kata Leora menyerahkan sebuah tas make up yang ia bawa.
"Semuanya,, terima kasih atas kerja kerasnya. Saya permisi lebih dulu." Ucap Leora membungkuk pada semua orang.
Keributan yang terjadi langsung berhenti saat melihat Leora telah berjalan ke arah pintu dengan pria tampan yang mereka ributkan berjalan dibelakang Leora layaknya seorang suruhan.
"Apa yang tejadi?! Mengapa pria tampan itu melayani Liona?!" Keributan kembali terjadi, bahkan beberapa perempuan langsung berlari ke pintu dan memandangi kepergian Leora dan Yosi sampai kedua orang itu menghilang.
"Bagaimana penyelidikanmu?" Tanya Leora yang sudah dari tadi menunggu Yosi kembali menemuinya untuk melaporkan penyelidikan tentang semua aset yang dipindahnamakan oleh ayahnya.
"Sudah selesai. Hanya proses hukum saja. Tapi Nyonya, dengan adanya tuntutan ini maka ayahnya kemungkinan akan dipenjara selama beberapa belas tahun.
Kemungkinan ini juga menjadi beban yang berat untuk Tetua.
Bagaimana pun, Bambang adalah anak kandung tetua." Ucap Yosi yang merasa cemas bila hal tersebut kembali mempengaruhi keluarga Leora.
Jika keluarga Leora bermasalah maka akan mempengaruhi Leora.
Dan jika Mood Leora buruk, maka akan mempengaruhi Angkasa.
Dan jika mood Angkasa memburuk, maka yang menerima konsekuensi sebagai akhir dari masalah itu adalah para bawahan Angkasa!
__ADS_1
Termasuk! Yosi! Sendiri!
"Tidak masalah, kakekku adalah orang yang bijak dia tidak akan membiarkan orang yang bersalah menginjak-injak hukum.
Kecuali bila Kakekku memiliki hal lain yang dipertimbangkan." Jawab Leora sedikit melegakan kekhwatiran Yosi.
"Dan soal kepulangan Tetua, besok siang akan tiba di bandara dan menurut informasi, Tetua akan singgah di rumah sakit sebelum kembali ke kediaman Casiora.
Pesta penyambutan Tetua akan dilakukan dua hari lagi." Lagi kata Yosi.
"Baiklah. Aku juga sudah tidak punya jadwal.
Atur waktu untuk kakek, tapi bicarakan dulu dengan Anggara." Lagi kata Leora yang tidak mau jika jadwal Angkasa terganggu, apalagi jika yang terganggu adalah hal yang sangat penting.
"Baik Nyonya." Jawab Yosi.
Sebuah pesan dari Liona.
KAKEK AKAN KEMBALI BESOK SIANG DAN PESTA PENYAMBUTAN UNTUK KAKEK DILAKSANAKAN DALAM DUA HARI LAGI.
JANGAN LUPA MEMBAWA HADIAH UNTUK KAKEK.
Leora mengerutkan keningnya saat membaca pesan dari Liona.
'Dasar Liona! Dia sengaja mengingatkanku karena berpikir dia akan mempermalukanku didepan semua orang.
__ADS_1
Sebab hadiah yang kubeli untuk kakek jauh lebih murah daripada yang dibelinya.
Tunggu saja nanti!
Kita lihat bagaimana wajah malumu di depan semua orang!' gumam Leora lalu mengetik pesan untuk membalas Liona.
OKK, TERIMA KASIH SUDAH MEMBERITAHUKU.
Liora menunggu sebentar sampai ponselnya kembali bergetar menandakan pesan balasan dari Liona.
JANGAN LUPA DATANG BERSAMA KAKAM IPAR, KARENA KAKEK PASTI AKAN TAHU HUBUNGAN BURUKMU DENGAN KAKAK IPAR JIKA KALIAN TIDAK DATANG BERSAMA.
AKU TIDAK MAU KALAU SAMPAI KALIAN MEMBUAT KESEHATAN KAKEK KEMBALI MEMBURUK.
Leora membaca pesan itu sambil tersenyum mengejek pada pengirim pesannya.
Sudah cukup kebaikan yang ia perbuat untuk adik perempuannya itu, jadi dia sudah memutuskan untuk tidak pernah berbelas kasihan pada Liona.
TENANG SAJA. AKU PASTI DATANG BERSAMA SUAMIKU! Leora membalas pesan itu sebelum mematikan ponselnya.
@Interaksi
Gak Baper kok, cuma kebawa perasaan ajah.
Semoga pembaca gak ngalamin hal yang sama ya,, apa lagi berharap pada dunia novel๐๐๐คญ lalu lupa tidur,, ehh lupa dunia nyata maksudnya.๐
__ADS_1