
Begitu keluar dari kamar mandi dan menutup pintu di belakangnya, Angkasa terlihat menyedihkan seolah tak puas dengan apa yang baru saja ia lakukan.
"Sayangku," Leora memeluk pria itu dengan erat.
"Apa kau baik-baik saja?" Tanya Leora merasa cemas pada Angkasa.
"Kau benar, kekerasan tidak menyelesaikan masalah." Ucap Angkasa yang kini tidak mengerti dengan dirinya sendiri.
Mengapa begitu ia membalas dendam pada orang yang salah, tidak ada sedikitpun keraguan dalam hatinya untuk menyiksa.
Tapi sekarang, saat ia benar-benar akan menyiksa orang yang telah menyiksanya, ia malah ragu dan merasa kalau perbuatan itu sangat tidak pantas.
"Menyelesaikan masalah dengan kekerasan memang tidak membuat kita puas.
Biarkan mereka hancur dengan sendirinya.
Suatu saat nanti, mereka sendiri yang akan membuka kedok mereka." Ucap Leora yang sudah menerapkan cara itu untuk membalas dendam pada Liona dan Radit.
"Hmm? Yang kau maksud adalah apa yang sudah kau lakukan di lokasi syuting dan yang terjadi barusan di penyambutan Kakek?" Tanya Angkasa yang matanya kini menjadi jernih sembari menatap istrinya dengan kekaguman.
Liona mengangguk, "Hmm, yang kulakukan di lokasi syuting hanya memberi tekanan pada Liona, meyakinkannya kalau aku akan membalas dendam padanya, jadi dia tertekan hingga lupa baris percakapannya.
"Lalu di acara kakek tadi, itu bukan sepenuhnya salah kita, salahkan orang-orang yang terlalu sensitif menilai hadiah yang dibawakan oleh Liona.
Juga Liona, siapa suruh dia sendiri yang berjalan masuk ke lubang kuburan.
"Kau ingat bukan, kita sudah berencana memberikan hadiah kita secara diam-diam, tapi dia lah yang memaksa kita untuk memperlihatkannya pada semua orang.
__ADS_1
Pada akhirnya dia sendirilah yang dipermalukan!
"Suatu saat, semua rahasia akan terbongkar, dan tidak perlu kita yang membongkarnya, tapi biarkan mereka sendiri yang membongkar nya." Ucap Leora.
"Istriku sangat pandai!" Puji Angkasa memberi ciuman di puncak kepala Leora lalu kembali memeluk perempuan itu dengan erat.
"Sudahi manjamu! Kamu masih harus mengeluarkan kecoak di dalam kamar mandi kita!" Ucap Leora mendorong Angkasa lalu perempuan itu segera keluar dari kamar dan membiarkan Angkasa mengurus sisanya.
Leora memilih turun ke dapur untuk mencari makanan untuknya dan suaminya.
'Gara-gara kejadian tadi, aku jadi lupa makan. Tapi di dapur ini, mengapa tidak ada satupun makanan?' Leora mulai membongkar kulkas untuk memasak.
Dia membuat makanan sederhana, dan setelah 30 menit, makanannya sudah siap disajikan.
Dia menaruhnya diri baki dan berjalan ke kamarnya.
"Aku melihat Nona Leora keluar dari kamar Nona Liona dengan celana basah.
Kalian tahu, aku mencium bau air seni!" Cibir salah seorang pelayan menceritakan kejadian yang dilihatnya.
"Benarkah?! Tapi,, apa yang sebenarnya terjadi? Apakah Nona Liona dan suaminya membuatnya kecing celana?!" Tanya pelayan lain.
"Tidak,, aku rasa setelah kejadian di pesta tadi, Nona Leora mungkin berpikir untuk mengambil hati Tuan Angkasa.
Karena tadi, aku melihat Nona Liona sedang memasak di dapur.
Jadi aku bisa menembak dengan sangat yakin kalau Nona Leora pergi ke kamar untuk menemui Tuan Angkasa dan menggodanya.
__ADS_1
Tapi sepertinya dia malah dipermalukan!"
"Kau benar, apa yang terjadi di pesta benar-benar mempermalukan Nona Leora, tapi aku tetap kaget, ternyata Nona Leora memiliki wajah setebal tembok China!
Tidak ada malunya, sampai kini malah,,,"
"Apa yang sedang kalian bicarakan?!" Tanya Leora menghampiri kedua pelayan itu.
Beraninya mereka manggosipkan suaminya sedang digoda oleh seekor kecoak?!
Tidak bisa dimaafkan!
"Nona," 2 pelayan yang bergosip itu segera menyesal.
"Cerita kalian bagus, kalian boleh bercerita sebanyak-banyaknya pada siapapun! Tapi jangan membawa-bawa nama suamiku!" Ucap Leora mengagetkan 2 pelayan itu.
"Maksud Nona?" tanya sala satu pelayan.
"Maksudku, apa yang terjadi di pesta barusan, tolong ceritakan itu pada teman-teman kalian! Mengerti?!"
"Baik Nona." Jawab kedua pelayan itu.
@Interaksi.
Alurnya semakin lambat? Otor sengaja, biar bisa lama-lama hibur kalian 😂😂ðŸ¤
Novel ini rencana tamat bulan depan, tapi baru rencana, tergantung mood Angkasa sama Leora ajah, kalo udah bosan main-main ðŸ¤ðŸ¤
__ADS_1