Ranjang Balas Dendam

Ranjang Balas Dendam
BAB 164. Pecemburu


__ADS_3

Acara peresmian kantor utama Raya Group akan dimulai dalam 2 jam lagi.


Leora mempersiapkan segala sesuatu termasuk kebutuhan Angkasa.


Setelah mandi berdua, keduanya memakai piyama seragam yang satu berwarna biru tua dan yang lain berwarna biru muda.


Setelah masuk ke dalam ruang ganti, Leora langsung mengambil jas yang sudah disiapkan Leora.


"Sayangku!!" Ucap Leora menampakan jas pilihannya.


Ia sangat percaya diri suaminya akan menjadi semakin, sangat dan paling tampan dengan jas yang ia pilih.


Jas berwarna biru safir dengan garis putih di pinggir kerahnya.


"Selama ini kau terus memakai jas warna hitam, hitam, hitam, hitam dan hitam. Semuanya adalah jas pemakaman!


Jadi khusus di hari besar ini, aku memilih jas berwarna biru safir supaya kau tampak lebih segar, dan tentunya menjadi lebih tampan hingga membanggakan istrimu!" Ucap Leora membuat pria di depannya menampakan wajah murungnya.


"Sayangku, apa kau tidak menyukai pilihanku?" Tanya Leora meletakkan jas itu di gantungannya dan mendekati pria yang terlihat murung.


"Sayang, apa kau tidak menyukai jas yang selama ini ku pakai?" Tanya angkasa.

__ADS_1


"Ehh, ahh, kenapa ku tidak suka? Itu sangat cocok denganmu, apalagi jas itu adalah buatan tangan langsung.


Tapi,, aku hanya pikir, seharusnya suamiku menggunakan jas dengan warna yang lebih terang supaya-"


"Lalu mengapa baru sekarang mengatakannya?


Secara pribadi kau memilih setelan yang cocok untuk Yosi, tapi kau melupakan suamimu?" Ucap Angkasa dengan sifat cemburunya yang mulai kambuh.


"Sayangku,," Leora menghela nafas.


"Aku tidak melakukannya karena aku tidak mau ada banyak wanita yang semakin menyukaimu!


Aku akan sangat kesal saat kau berjalan ke kantormu, lalu setiap orang akan semakin tertarik padamu karena menggunakan pakaian yang-" Leora menghentikan kata-katanya saat Angkasa tiba-tiba mengecupnya.


"Apa?" Leora terlihat marah "Lalu bagaimana denganmu? Suami pecemburu akut tingkat dewa!" Ucap Leora penuh penekanan.


Angkasa tersenyum "Jadi katakan padaku, mengapa sekarang kau menginginkanku memakai pakaian berwarna biru safir?


Apakah istriku tidak takut kalau di acara itu nanti ada banyak perempuan yang melirikku?" Tanya Angkasa.


"Dasar gak peka!! Karena kita akan memakai pakaian pasangan, maka aku harus memilih pakaian yang paling cocok untuk suamiku.

__ADS_1


Semua orang harus tahu kalau pria tampan yang terlihat menawan sudah memiliki pasangan!


Tidak peduli kalau mereka akan semakin tertarik dengan suamiku, yang penting mereka tahu kalau orang itu sudah menjadi milikku!" Ucap Leora penuh bahagia dan tidak sabar ingin memamerkan hubungan mereka.


"Haha,, Angkasa tertawa cekikikan melihat kelakuan istrinya.


"Kenapa istriku begitu menggemaskan?!" Saat itulah Angkasa sadar kalau semua pakaian yang disiapkan Leora untuknya adalah pakaian-pakaian yang memiliki warna cerah.


Tapi pakaian itu hanyalah pakaian rumah yang berpasangan dengan pakaian Leora, tapi setiap pakaian yang digunakan Angkasa untuk bekerja ataupun keluar rumah, semuanya warna gelap yang terlihat jelek dimata Leora.


Istrinya ingin mencegahnya supaya tidak terlihat lebih tampan!


"Sudah!! Cepat pakai pakaianmu lalu berangkat bersama Anggara." Ucap Leora kembali meraih pakaian dalam lemari dan membantu suaminya memakainya.


"Dimana pakaianmu?" Tanya Angkasa.


"Kau akan melihatnya nanti." Jawab Leora yang masih ingin menyembunyikan kejutannya.


Setelah Angkasa meninggalkan rumah, Leora baru mulai merias dirinya sendiri dan menggunakan seluruh atribut yang akan dia pakai.


Ia tidak akan datang terlalu cepat, ia memilih terlambat dan menyelinap ke dalam pesta saat semua orang sedang fokus ke acara pembukaan yang telah dimulai.

__ADS_1


Dengan begitu, ia tidak akan menarik terlalu banyak perhatian sampai pertunjukannya akan dimulai.



__ADS_2