Ranjang Balas Dendam

Ranjang Balas Dendam
BAB 181. Momen berdua setelah kemenangan.


__ADS_3

Dengan cepat, acara peresmian kantor utama Raya Group telah berakhir.


Saat ini, Leora dan Angkasa berada di sebuah hotel.


Leora menyalakan tv, memperlihatkan berita Liona yang masuk rumah sakit karena pingsan di tengah-tengah keroyokan fans Leora.


Leora masih tertawa cekikikan saat Angkasa tiba-tiba datang memeluknya dan menciumi lehernya. "Untuk apa menenonton itu? Sebaiknya kita-"


"Tunggu dulu, aku akan berganti baju!" Kata Leora mendorong Angkasa lalu perempuan itu mengambil ponselnya dan berlari meninggalkan Angkasa.


Angkasa melihat punggung istrinya "Momen berduanya, apakah ada lagi yang menghalangi?" ucapnya tak suka.


Setelah mengganti pakaiannya, Leora mengambil ponselnya dan membuat sebuah postingan.


"Perilaku penggemar mencerminkan idola mereka. Aku berharap fansku tetap rendah hati."


Dengan begitu, Leora memperingatkan fansnya supaya menjaga tingkah laku mereka dan tidak bertindak melewati batas.


Saat itu sudah tengah malam lewat, tapi postingannya masih mendapat banyak komentar dari para fansnya yang masih tetap aktif meninjau perkembangan kasus Leora.


Setelah membaca beberapa komentar permintaan maaf para fansnya, Leora mematikan ponselnya dan mengecek penampilannya sebelum berjalan ke ruang tidur.


Begitu tiba di ruang tidur, Angkasa yang sudah duduk bersandar di atas tempat tidur terpaku melihat istrinya.


Leora tersenyum dan berjalan dengan lambat ke arah angkasa.

__ADS_1


"Kau mau tidur?" Tanyanya seolah tidak terjadi apapun.


Tapi Angkasa, pria itu tersenyum nakal segera berdiri menarik Leora ke pelukannya dan membanting perempuan itu ke tempat tidur.


Dipandanginya Leora yang berada dalam negeri seksi transparan, bahkan perempuan itu,,.


"Kau sengaja? Dimana pakaian dalammu?" Tanya Angkasa sembari menelan air liurnya menikmati mahakarya yang ada di depannya.


Leora mengigit bibirnya "Ada apa? Apakah aku perlu memakainya?" Tanya Leora sambil menggoda suaminya dengan gerakan kakinya yang terlihat menantang.


Angkasa hanya bisa tersenyum sebelum naik ke tempat tidur dan langsung mengecup bibir istrinya.


"Istriku sangat nakal! Untuk apa pakaian dalamnya? Toh nanti bakal lepas juga!" Ucap Angkasa lalu kembali menciumi pria itu sambil meliarkan tangannya di sekujur tubuh istrinya.


Leora menikmati ciuman suaminya dan melingkarkan tangannya di di leher pria itu sembari memainkan titik sensitif Angkasa yaitu daun telinganya.


Satu tangan pria itu digunakan untuk bertumpu supaya tidak menindih tubuh Leora, sedangkan tangan yang lainnya menarik ligeri Leora hingga ke atas dada perempuan itu.


Tersingkapnya ligeri itu, Angkasa meraih buah kenyal Leora dan memainkannya dengan lembut.


"Hmm, sayang," tiba-tiba ucap Leora dengan ******* nafas yang berat.


Angkasa menghentikan ciumannya dan mengangkat wajahnya untuk menatap wajah istrinya.


Tapi tangan pria itu tidak berhenti memainkan buah kenyal Leora, seolah tangannya akan kesakitan saat melepaskan benda itu.

__ADS_1


"Aku mau permainan yang liar. Bukan yang lembut!" Ucap Leora menatap suaminya penuh gairah.


Mendengar tutur istrinya, Angkasa tersenyum lalu kembali mencium Leora dengan tidak sabaran serta kedua tangannya kini bermain kasar pada buah kenyal Leora.


"Ahhh!!! Hmmm!!" Leora menikmati saat Angkasa menekan keras dadanya lalu lelaki itu menurunkan kepalanya.


Cup! Cup! Cup!


Ciuman kasar Angkasa meninggalkan jejak di sekujur leher sampai pada buah kenyal perempuan itu.


Isapan dan decakan tidak terelakkan saat Angkasa meninggalkan memar di dua benda lembut Leora.


Bermain cepat, Angkasa semakin turun ke bawah hingga pria itu dengan tidak sabaran melepas pakaiannya dan melakukan penyatuan.


"Ahh!! Hmmm,," jerit Leora menerima Angkasa di dalam tubuhnya.


Ia terombang-ambing dalam kenikmatan sampai akhirnya lahar panas yang melegakan menyembur di dalam dirinya.


@Interaksi


Banyak yang minta S2,


tapi banyak juga yang minta novel baru.


Oleh karena itu, otor hanya bisa memutuskan untuk mengabulkan permintaan di bawah ini... semoga kalian tidak kecewa....

__ADS_1


jangan ada lagi yang terluka,, eaaa hmm 🤭🔥



__ADS_2