
Liona yang duduk di panggung langsung menjadi gelisah saat mereka sudah dapat menebak kalau video itu kemungkinan akan membongkar tentang bertukarnya identitas Leora dan Liona.
Liona dengan wajah ketakutannya menatap pada Radit. "Sayang,,"
"Ayo kebelakang." Ucap Radit menuntun Liona lalu keduanya meninggalkan gedung.
Ia tidak mau dipermalukan di tengah-tengah!
Sementara di kedua layar yang masih menyala, terlihat sebuah video menampilkan Tetua yang duduk di sebuah kursi taman.
Wajah pria tua itu tampak tidak nyaman. Tapi akhirnya Tetua berbicara "Liona dan Leora, cucu kembarku.
Aku paling mengenal mereka seperti mengenal telapak tanganku sendiri.
Tapi hari itu, aku mendapati Leora lumpuh total. Lalu mereka bertukar identitas.
Liona,, memaksa kakaknya melepaskan posisinya, lalu diambil alih oleh Liona." Video singkat pengakuan Tetua disertai gambar saat mana foto Leora dan Liona di tampilkan di layar.
Lalu kedua tangan mereka di perbesar.
"Kedua Cucuku memiliki perbedaan di kukunya. Liona dengan kuku jagung dan Leora dengan kuku padi." Suara Tetua masih terdengar sembari gambar kuku Leora dan Liona dibandingkan di layar.
__ADS_1
Yang satu memiliki diameter kuku besar, tapi yang lain diameter kuku lebih kecil meski secara keseluruhan sama-sama memiliki bentuk kuku padi.
Lalu sebuah video memperlihatkan saat Leora berada di salon dimana kukunya sedang di perbaiki.
Jelas, kuku jagung di ubah menjadi kuku padi dengan bantuan fake nails.
Lalu ditambah bukti lain dimana Leora menghadiri banyak acara tapi melupakan beberapa orang penting yang dulunya sangat akrab dengannya.
Sentuhan terakhir pada video itu ialah sebuah foto wajah Leora yang lama dengan wajah Leora yang baru.
"Aku harap, bagaimana pun aku, wajahku, aku tetaplah Leora yang selalu berada di hati kalian."
Saat membaca tulisan terakhir di layar, banyak orang meneteskan air mata dengan kisah menyedihkan Leora.
"Perkenalkan mana saya Leora Atara Casiora.
Pertama-tema saya mohon maaf karena sudah menipu publik dengan identitas saya selama ini.
Kedua, saya tahu semua orang terkejut dengan berita ini, tapi saya bahkan lebih terkejut saat mendapati wajah saya telah berubah." Ucap Leora lalu layar di belakangnya Kemabli memperlihatkan sebuah kecelakaan besar yang menimpanya lalu momen saat perban wajahnya di buka.
Seorang perempuan yang sedang menggila menatap cermin.
__ADS_1
Leora berbalik melihat layar besar itu, "Saya tidak akan menyalahkan siapa pun, tapi saya hanya ingin mengembalikan semuanya ke tempatnya.
Terlebih, saat ini, saya sudah tidak sendiri, saya tidak akan pernah mengecewakan seseorang yang selalu ada di hidup saya." Suara serak Leora mengiri langkah seseorang.
Angkasa dengan jas biru safir nya berjalan ke tengah panggung.
Leora melihat suaminya, dan tidak tahan untuk berlari pada Angkasa dan memeluk pria itu sambil menangis.
Sudah cukup lama ia menantikan hari ini. Hari dimana identitas aslinya kembali padanya.
Tapi entah mengapa, ia tidak kuat,, rasanya ia harus menangis dan membiarkan suaminya menyelesaikan semuanya.
Angkasa memeluk Leora dengan erat, menahan Leora supaya tidak jatuh.
"Sayang, aku di sini." Suara Angkasa terpantul lewat mic yang di pegang Leora.
Semua orang terpaku melihat kejadian itu, mereka baru saja terkejut mengetahui Leora yang asli ternyata adalah orang yang selama ini mereka hina.
Lalu,, lalu mengapa sekarang Leora berada di pelukan Angkasa?!
Semua orang bertanya-tanya dalam rasa haru mereka.
__ADS_1