Ranjang Balas Dendam

Ranjang Balas Dendam
BAB 163. Sesuatu yang spesial


__ADS_3

Petinggi perusahaan yang sudah mendapat tekanan dari keluarga Calista hanya bisa mengambil satu keputusan untuk memasukkan Leora ke dalam daftar hitam.


Dengan begitu, Glen mengaturnya untuk memberitahu Calista lewat panggilan telpon.


"Halo, Nona Calista, ini saya, Glenn dari Dunia Hiburan."


"Ahh, Tuan Glen, jadi, bagaimana soal permintaan saya?" Tanya Calista dari seberang telpon.


"Perusahaan akan mengumumkan pemboikotan Liona dari Dunia Hiburan." Jawab Glen.


"Lalu, apakah rekaman yang ku maksud sudah ditemukan?" Lagi tanya Calista.


"Kami sudah menghapus rekaman yang ada di ponselnya, juga menghapus yang ada di komputernya." Jawab Glen karena perusahaannya memang memiliki akses pada ponsel dan komputer Leora lewat aplikasi yang sudah ditanam dalam kedua benda itu.


Tapi mereka tidak pernah tahu bahwa Leora memiliki dua ponsel, di mana ponsel yang lain digunakan untuk menghubungi Angkasa si CEO dan ponsel satunya lagi digunakan untuk menghubungi Angkasa si editor konten.


....


-H3 Peresmian kantor utama Raya Grup.


Karena kantor utama Raya Group adalah kantor terbesar yang akan diresmikan, maka dengan cepat semua gosip-gosip artis langsung hilang digantikan dengan semua berita mengenai persiapan acara peresmian.


Dan yang kembali mencuat ialah pertunjukan yang akan disutradarai oleh Salios.


Karena adanya desas-desus yang mencuat bahwa Liona juga akan ikut serta dalam pertunjukan itu.

__ADS_1


Saat ini, Calista baru saja keluar dari agensi Angkasa Raya.


Semua wartawan yang menunggu langsung mengelilingi Calista untuk mendapat informasi.


"Nona Calista, tolong beri kami waktu 10 menit saja untuk wawancara.


Mengenai acara peresmian Raya Group kami mendengar desas-desus bahwa Liona juga akan hadir di acara itu untuk membawakan pertunjukan yang akan disutradarai oleh sutradara Salios, apakah itu benar?"


"Calista, apakah di acara peresmian kantor utama Raya Group Tuan angkasa akan mengungkapkan hubungannya denganmu?


Apakah kalian akan segera menikah?"


Hanya dua hal itu yang ditanyakan oleh para wartawan pada Calista.


Pada akhirnya, para wartawan berhasil menahan manajernya dan tidak mengijinkan orang itu melarikan diri.


"Menejer, Tolong berikan kami sedikit informasi untuk kami tulis.


Sekecil apapun itu kami akan sangat berterima kasih." Salah satu wartawan yang terkenal sangat agresif langsung menghalangi jalan Manager.


"Kalian sudah tahu apa yang akan kalian tulis." Jawab Menejer itu.


"Jadi, manajer mengakui kalau Angkasa akan mengembangkan hubungannya dengan Calista di acara peresmian kantor utama Raya Group?"


"Kemungkinan begitu." Jawab manajer yang juga sangat percaya diri kalau Angkasa menunggu saat-saat itu untuk membongkar hubungannya dengan Calista.

__ADS_1


"Ini berita besar!" Sorak para wartawan sebelum melangkah ke pertanyaan selanjutnya.


"Tolong satu lagi, Apakah Liona akan tetap ikut untuk sebuah pertunjukan di acara Angkasa Raya?"


Manajer itu menghela nafas lalu menatap wartawan yang baru saja bertanya "Apakah kalian bodoh?!


Bagaimana bisa seorang penjahat diijinkan masuk ke dalam rumah?" Jawab manajer itu lalu masuk ke dalam mobil.


Akhirnya para wartawan menulis berita sesuai dengan jawaban sang manajer.


Sementara itu, di sebuah gedung teater, beberapa orang sedang berlatih untuk sebuah pertunjukan yang akan disuguhkan di acara gedung utama Raya grup.


"Bagus!!!" Teriak Salios sat adegan terakhir selesai.


"Terima kasih kerja samanya," Leora berterima kasih pada semua orang lalu secara khusus menghampiri Salios.


"Terima kasih Sutradara," katanya.


"Hahaha,, aku tidak sabar mengejutkan dunia!" Jawab Salios yang sangat bersemangat.


"Haha, saya juga. Sekali lagi, terima kasih sutradara." Lagi kata Leora.


Setelah berpisah dengan Leora, Salios menatap kepergian gadis itu dengan tatapan dalam.


'Dia terlihat familiar, tapi,, ada sesuatu yang spesial dengannya hingga Anggara secara pribadi menghubungiku untuk melanjutkan pertunjukannya tanpa mengganti pemeran utamanya.' Gumam Salios yang tidak sabar mengetahui kebenarannya.

__ADS_1


__ADS_2