Ranjang Balas Dendam

Ranjang Balas Dendam
BAB 139. Pergi bertemu Sutradara Salios


__ADS_3

Setelah keluar dari penjara, Radit tidak bisa lagi melanjutkan karirnya di dunia industri hiburan karena fansnya yang kebanyakan remaja fanatik sudah memaksa agensinya untuk memboikot Radit dari industri hiburan.


Remaja yang kebanyakan gadis tidak mau menerima seorang idola yang terlibat skandal obat-obat terlarang.


Apalagi kini, pria itu sudah memiliki seorang tunangan hingga semakin membuatnya rendah dimata para remaja.


Dan sesuai perkiraan, Radit akhirnya mengambil alih posisi CEO dan menjadi salah satu CEO yang paling dikagumi karena berwajah tampan dan memiliki perusahaan besar.


Iklan WO terus dilanjutkan dengan mengganti aktornya, seorang aktor yang tak kalah tenar dari Radit, aktor itu bernama Kenan.


Syuting WO dilanjutkan selama 1 hari untuk menggantikan semua adegan yang Radit perankan.


Setelah syuting itu selesai, sore hari Salios menghubungi Leora untuk bertemu.


"Sayang, kau mau kemana?" Tanya Angkasa yang baru saja pulang lalu bertemu Leora di depan rumah, perempuan itu hendak keluar.


"Ahh sayangku!!" Seperti biasa, Leora mengeluarkan sikap manjanya dan berlari memeluk Angkasa tanpa menghiraukan Anggara yang ada di belakang Angkasa.


"Sayangku, aku harus keluar sebentar dan bertemu dengan Sutradara Salios, aku sudah berjanji padanya." Kata Leora.


"Baiklah, aku akan ikut." Kata Angkasa mengagetkan Leora.


"Ehh? Kau akan ikut?" Tanya Leora tak yakin.


"Ya,, aku akan menemanimu."


"Tapi,," Leora tidak yakin lalu dia menoleh pada Anggara yang masih berdiri di belakang Angkasa sambil memegangi beberapa dokumen.


"Sayang, aku pikir kau masih memiliki pekerjaan untuk dilakukan bersama Anggara.

__ADS_1


Aku tidak masalah jika harus pergi sendiri." Jawab Leora yang bisa memastikan kalau kedua pria itu akan bekerja lembur karena banyaknya tumpukan dokumen yang dipegang oleh Anggara.


'Ya Nyonya! Itu sangat benar! Ada banyak sekali pekerjaan yang harus kulakukan bersama Angkasa!


Tolong jangan biarkan dia pergi bersama nyonya, atau tidak semua pekerjaan ini akan membunuhku!' gumam Anggara penuh harap karena tidak mau mengerjakan sendiri semua berkas-berkas di tangannya.


"Tidak, tidak ada lagi pekerjaan." Jawab Angkasa hampir membuat Anggara memukul pria itu dengan keras.


"Benarkah itu?" Tanya Leora sembari melihat pada Anggara.


Sambil menangis darah di dalam hati, Anggara terpaksa menjawab "Benar Nyonya."


"Baiklah, kalau begitu, kita bisa pergi bersama. Tapi,, hmm, dapatkah kau menyamar?" Tanya Leora menatap Angkasa penuh harap.


"Baiklah, tunggu di sini sebentar." Kata pria itu lalu berjalan meninggalkan Anggara dan Leora.


"Ada apa?" Tanya Leora yang merasa Kalau pria itu sedang menyalakan nya untuk sesuatu yang tidak jelas.


"Dokumen ini,," Anggara menggertakkan giginya.


Meskipun ia bertengkar dengan dua orang itu, dia tidak akan pernah menang.


Jadi Anggara hanya bisa menghela nafas lalu pergi meninggalkan Leora.


"Nyonya, mobil sudah siap." tiba-tiba Yosi datang saat Anggara belum jauh dari Leora.


"Baiklah. Tunggu sebentar." Kata Leora.


"Baik Nyonya." Jawab Yosi lalu ia berdiri menunggu.

__ADS_1


Anggara tidak jadi pergi, ia menunggu sebuah kesempatan untuk membawa seseorang jatuh bersamanya, jadi dia tetap berdiri di tempatnya menunggu angkasa kembali dari kamar.


Setelah Angkasa kembali, pria itu terlihat aneh dalam setelan jas hitam polos.


Merek pakaian yang dikenakan Angkasa berbeda jauh dengan buatan tangan yang biasa digunakan pria itu.


Wajahnya bahkan,,,


"Aku akan jadi pengawalmu." Ucap Angkasa mengagetkan Leora.


"Pengawal? Bukankah itu terlalu-"


"Kalau begitu, biarkan Yosi tinggal bersamaku." Langsung kata Anggara memotong ucapan Leora.


Tidak mungkin dia membiarkan Yosi pergi bersenang-senang bersama Angkasa dan Leora, sementara dia sendiri yang tinggal mengerjakan begitu banyak berkas!


Angkasa melemparkan tatapan tidak sukanya pada anggar karena pria itu berani memotong ucapan istrinya.


Tapi detik berikutnya ia menjawab "Ide bagus."


Angkasa lalu merangkul Leora meninggalkan Anggara dan Yosi.


Setelah 2 orang itu pergi, Anggara langsung menatap Yosi dengan tajam "Ikuti aku!" Katanya.


@Interaksi


Kalau kalian penasaran trus, kapan tamatnya ni cerita 🤭🤭🤭 tapi nantilah di liat hehe...


__ADS_1


__ADS_2