Salah Ranjang Balas Dendam Sang Mafia

Salah Ranjang Balas Dendam Sang Mafia
Katarina dan Alona


__ADS_3

Grep


"Jangan pernah mencoba untuk menampar ku," ucap Edward sambil menahan tangan Delisa


"Lebih baik kalian Pergilah!!" usir Edward kemudian melepaskan tangannya yang tadi yang hendak menampar Edward.


Sambil menahan amarahnya Delisa dan Eden pergi meninggalkan ruang perawatan kelas dua sedangkan Edward kembali berbaring di ranjang sambil menahan amarahnya.


" Maafkan Edward mommy dan Eden itu Edward lakukan agar mommy dan Eden menyadari akan kesalahannya," ucap Edward.


Karena lelah Edward memejamkan matanya dan tidak lama kemudian Edward tidur dengan pulasnya namun sekali - kali menyebut nama Alona.


xxxxx


Di negara yang berbeda seorang wanita cantik berdiri di balkon sambil melihat kendaraan lalu lalang siapa lagi kalau bukan Alona.


Ceklek


Seorang wanita cantik membuka kamar Alona kemudian berjalan ke arah Alona yang berada di depan balkon.


"Kok belum tidur?" tanya wanita cantik itu.


"Tante Katarina," panggil Alona.


xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx


Katarina adalah istri dari Mikael anak dari pasangan Dennis orang tua dari Daddy Alvonso dan Mommy Laras dengan Elisabeth.


Silahkan baca di novelku dengan judul :




Cinta Satu Malam Bersama Mafia




Cinta Satu Malam Bersama Mafia 2



__ADS_1


Cinta Pertama Mafia




4.Perjalanan Cinta Sang Psychopath




Tentara Dingin vs Dokter Dingin




Mafia VS Psychopath




Cinta Pertama Mafia Dengan Cantika






Wanita Kesayangan Ceo




Wanita Kesayangan Presdir



__ADS_1


xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx xxxxxxxxxx


"Kenapa belum tidur?" tanya Katarina mengulangi perkataannya.


"Aku tidak bisa tidur Tante," ucap Alona sambil mengelus perutnya yang sudah mulai menonjol.


"Memikirkan Edward?" tanya Katarina.


"Iya Tante," jawab Alona.


"Sepertinya anak - anak sangat merindukan Daddynya,'' ucap Katarina.


"Sepertinya begitu Tante," jawab Alona.


"Apakah kamu ingin mendengarkan suara Edward atau melihat Edward sedang apa?" tanya Katarina.


"Aku ingin melihat Edward sedang apa," jawab Alona.


"Ok, bentar aku ambilkan laptop dulu," ucap Katarina.


Katarina keluar dari kamar Alona sedangkan Alona membalikkan badannya dan berjalan ke arah ranjang. Alona menutup pintu balkon bersamaan pintu kamarnya di buka dan dirinya tahu siapa yang datang.


Alona membalikkan badannya dan melihat Katarina sedang duduk di sisi ranjang sambil mengutak atik laptopnya.


"Tante hebat ya," ucap Alona sambil duduk di sisi ranjang.


"Hebat kenapa?" tanya Katarina.


"Bisa mengobati segala penyakit, bisa bela diri dan bisa meretas data," jawab Alona.


"Kamu juga hebat, bisa bela diri, pintar masak dan mempunyai hati yang sangat baik tidak mempunyai dendam padahal orang itu telah menyakiti hatimu," ucap Katarina


"Mengenai bisa meretas data karena aku belajar dari keluarga besar suamiku," sambung Katarina.


"Aku juga mau belajar," ucap Alona.


"Edward lagi tidur dan sepertinya Edward di rumah sakit," ucap Katarina setelah berhasil meretas cctv.


"Siapa yang sakit Tante?" tanya Alona sambil melihat laptop milik Katarina.


"Kak Edward," ucap Alona dengan wajah terkejut.


"Kak Edward, kenapa Tante?" tanya Alona dengan wajah kuatir.


"Tadi Oma cerita katanya Edward tidak sadarkan diri ketika mengetahui bahwa kalian berdua adalah saudara kembar dan kamu terbukti tidak bersalah karena pelakunya adalah adik kembarmu," jawab Katarina.

__ADS_1


('Maaf Alona terpaksa aku tidak mengatakan sejujurnya karena aku tidak ingin terjadi sesuatu dengan janin mu kalau ke dua orang tua mu sebenarnya telah meninggal dan mereka sebenarnya adalah paman dan tante mu yang sangat jahat," ucap Katarina dalam hati).


__ADS_2