Salah Ranjang Balas Dendam Sang Mafia

Salah Ranjang Balas Dendam Sang Mafia
Nasehat Mommy Maya dan Daddy Nathan


__ADS_3

"Lemos, putraku bertemu dengan mu membicarakan apa?" tanya Delon penasaran.


"Kita bicara di taman belakang saja," ucap Lemos sambil turun dari sofa.


"Daddy boleh ikut?" tanya daddy Nathan.


"Boleh dad," jawab Lemos.


"Ok, yang lainnya di sini saja, ucap Daddy Nathan.


"Baik dad," jawab mereka serempak.


"Mommy juga ikut," ucap mommy Maya.


"Baik mom," jawab Delon dan Lemos serempak.


Daddy Nathan, mommy Maya, Delon dan Lemos berjalan ke arah taman belakang. Sampai di taman belakang mereka masing-masing duduk di kursi.


"Oh ya apa yang ditanyakan oleh Edward?" tanya Delon mengulangi perkataannya.


"Bercerita tentang Alona kalau dekat dengannya selalu ingin melakukan hubungan suami istri tapi Edward sangat dendam karena telah membuat neneknya koma dan di tambah ketika mereka pergi ke mall ada dua pria yang mengajaknya tidur bersama lagi," jawab Lemos.


"Maksudnya tidur bersama lagi? Alona sering melakukan hubungan suami istri tanpa ikatan pernikahan ?" tanya daddy Nathan sangat terkejut begitu pula dengan yang lainnya.


"Benar dad," jawab Lemos.


"Kalau begitu aku tidak setuju kalau putraku menikah dengan Alona wanita yang tidak punya malu sekaligus wanita mu rah han," ucap Delon dengan wajah kecewa.


"Tunggu sebentar waktu Alona bertemu dengan mereka apakah Alona terkejut dan mengenal mereka atau gugup?" tanya mommy Maya yang melihat suaminya ingin bicara.


"Wajah Alona sangat terkejut dan ingin memukul ke dua pria tersebut namun Edward keburu memukuli nya," jawab Lemos.


"Kok mommy merasa kalau Alona mempunyai saudara kembar," ucap mommy Maya.


"Kok mommy bicara seperti itu?" tanya Delon.

__ADS_1


"Karena jika Alona mengenalnya seharusnya Alona sangat terkejut dan wajahnya pucat terlebih ketika mereka mengatakan itu Alona ingin memberikan pelajaran ke mereka berdua," jawab mommy Maya menjelaskan.


"Ucapan mommy betul sekali karena biasanya orang itu akan pucat karena ketahuan kebusukannya," ucap Daddy Nathan.


"Oh ya selama mereka berdua apakah Alona menggoda putraku dengan mengajaknya berciuman dengan Edward dan apakah Edward membalasnya dan berakhir melakukan hubungan suami istri ?" tanya Delon penasaran.


"Justru putra kakak yang mencium Alona membuat Alona menangis dan akhirnya Edward tersadar dan pergi dari kamar Alona," jawab Lemos.


"Dugaan mommy pasti tepat kalau Alona mempunyai saudara kembar," ucap mommy Maya.


"Betul Mom, soalnya kalau dia memang bukan wanita baik - baik pasti membalasnya dan bisa dipastikan mereka melakukan hubungan suami istri," ucap Daddy Nathan.


"Untuk mengetahui lebih pasti ketika melakukan hubungan suami istri akan ketahuan masih orisinil atau tidak," jawab Lemos.


"Betul sekali," jawab daddy Nathan, Delon dan Lemos serempak.


"Terus kalau tidak orisinil, Edward akan bercerai?" tanya mommy Maya dengan wajah kecewa.


"Kemungkinan seperti itu mom," jawab Delon.


"Ingat mom," jawab daddy Nathan.


"Dulu mommy menikah dengan daddy dalam kondisi mommy sudah bercerai. Daddy mau menerima keadaan mommy walau mommy masih sudah tidak orisinil dan jujur mommy sangat bahagia mendengarnya. Daddy tidak pernah memperdulikan masa lalu mommy yang sangat menyakitkan untuk di ingat membuat mommy semakin mencintai daddy, ucap mommy Maya mengenang masa lalu.


Tes


Tes


Tes


Grep


Daddy Nathan yang melihat istrinya menangis langsung memeluk istrinya dari samping untuk mengurangi rasa sakit di hatinya.


"Daddy sangat terkejut ketika ternyata mommy kalian masih orisinil dan daddy mendapatkan kebahagiaan yang bertubi-tubi," sambung daddy Nathan.

__ADS_1


"Lemos, dulu kamu membenci Soraya dan menghancurkan kehidupan Soraya. Hingga pada akhirnya kebenaran terungkap kamu sangat menyesal karena telah menyakiti Soraya dan mau menikah Soraya apa adanya," ucap mommy Maya.


"Delon, mommy minta sama kamu dan Delisa harus bisa menerima baik buruknya Alona. Kalian sebagai orang tua membimbing Edward untuk tidak menyakiti Alona dan jika Alona melakukan kesalahan kalian menasehatinya dengan baik. Semua orang mempunyai kisah buruk jadi terimalah Alona apa adanya jangan mengingat masa lalunya," sambung mommy Maya.


"Putramu sudah memutuskan menikah dengan Alona perlakukan Alona sebagai menantu jangan menyiksanya seperti di novel - novelnya dan akhirnya yang ada muncul penyesalan dan Daddy tidak mau itu," Sambung Daddy Nathan.


"Iya dad," jawab Delon patuh.


"Oh ya, apa selanjutnya yang dikatakan sama Edward?" tanya daddy Nathan.


"Edward bingung jika tetap menikah Edward takut tidak bisa menahan untuk tidak melakukan hubungan suami istri tapi jika tidak menikah Edward tidak bisa membalaskan dendam," ucap Lemos.


"Lalu apa yang kamu katakan?" tanya daddy Nathan.


"Lemos menceritakan tentang masa lalu Lemos dengan Soraya dan Lemos menasehati agar tidak menyakiti perasaan Alona karena bisa saja apa yang kita lihat dan dengar belum tentu itu benar," jawab Lemos.


"Terima kasih Lemos kamu sudah menasehati putraku, aku juga akan menasehati Delisa dan Edward jika mereka menyiksa Alona," ucap Delon.


"Lebih baik setelah menikah Edward dan Alona tinggal di mansion milik Edward," usul mommy Maya.


"Betul juga usul mommy dengan begitu membuat Edward lebih dewasa karena sudah menikah," ucap Daddy Nathan.


"Kalian sewaktu - waktu bisa datang melihatnya dan kalau Alona memang bukan wanita baik - baik dan susah untuk dinasehati maka mommy tidak akan ikut campur jika Delon dan Delisa menyuruhnya untuk berpisah." ucap mommy Maya.


"Baik mom, Delon akan melakukan apa yang dikatakan Daddy dan Mommy," jawab Delon.


"Sekarang kita ke ruang keluarga," ucap daddy Nathan.


"Baik dad," jawab mereka serempak.


Daddy Nathan, mommy Maya, Delon dan Lemos turun dari kursi kemudian berjalan ke ruang keluarga untuk membicarakan acara pernikahan besok di mana diadakan secara sederhana atas permintaan Delisa mengingat ibunya masih koma.


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


Sambil menunggu up silahkan mampir ke karya temanku dengan judul :

__ADS_1



__ADS_2