Salah Ranjang Balas Dendam Sang Mafia

Salah Ranjang Balas Dendam Sang Mafia
Masa Lalu Delisa


__ADS_3

"Awalnya Mommy setuju kamu menikah dengan Delisa tapi ketika Mommy mengetahui kalau Delisa sering meracuni pikiran Edward untuk menyiksa Alona membuat Mommy sangat kecewa dengan Delisa karena Delisa masih menyimpan dendam dengan Ibunya Alena," ucap Mommy Maya.


"Maksud Mommy apa?" tanya Delon tidak mengerti.


"Delisa dulu menyukai ponakan Ibunya Alena tapi Ibunya Alena tidak menyetujui ponakannya menikah dengan Delisa hal itulah membuat Delisa dendam dan melampiaskan dendamnya terhadap Alona padahal jelas-jelas Alona tidak bersalah. Apakah kamu menikah dengan Delon karena pelarian?" tanya Mommy Maya yang terpaksa membongkar rahasia masa lalu Delisa karena Delisa yang membuat ke empat anaknya dan menantunya tidak rukun terhadap Delon dan Delisa.


"Aku ..." ucap Delisa menggantungkan kalimatnya.


"Apa benar yang dikatakan Mommy?" tanya Delon sambil menahan amarahnya.


Hening


Hening


Delisa hanya menundukkan kepalanya tanpa mengeluarkan suara sedikitpun dan wajahnya terlihat pucat karena selama ini dirinya menyembunyikan rahasianya.


Dirinya tidak menyangka kalau Mommy Maya bisa tahu akan masa lalu Delisa kecuali hanya satu orang yaitu Soraya membuat Delisa menatap Mommy Maya.


"Apakah Soraya yang memberitahukan masa laluku Mom? Mommy dan Kak Delon percayalah kalau apa yang dikatakan Soraya tidaklah benar. Aku sangat mencintai kak Delon dan aku menikah dengan kak Delon bukan karena pelarian," ucap Delisa.


"Justru Soraya lah yang sebenarnya tidak mencintai Lemos dan Soraya ada niat untuk membalaskan dendam karena telah menyakiti Soraya terlalu dalam. Tadi Soraya pura-pura membela Lemos agar rencana jahat nya tidak diketahui oleh Mommy, Daddy dan semua anggota Alexander," sambung Delisa.


("Maaf Delisa, kamu sudah membuatku malu dan tidak ada muka di hadapan keluarga Alexander dan kini aku akan memfitnah dirimu agar kamu dibenci oleh keluarga Alexander," sambung Delisa dalam hati).


"Sudah selesai memfitnah Soraya?" tanya Daddy Nathan yang sejak tadi diam mendengarkan percakapan istrinya dengan menantunya sambil menatap tajam ke arah Delisa.


Delon sangat terkejut melihat perubahan wajah ke dua orang tuanya karena ke dua orang tuanya sangat membenci dan sangat kecewa dengan Delisa secara bersamaan karena selama ini Mommy Maya dan Daddy Nathan selalu berlaku adil dan sangat sayang terhadap ke lima anak kembarnya dan juga ke lima menantunya di tambah para cucunya.


"Maksud Daddy apa?" tanya Delisa.


"Kami tahu masa lalu ke lima menantu kami termasuk dirimu. Soraya tidak pernah menjelekkan dirimu atau pun menceritakan masa lalu mu yang sangat kecewa karena penolakan dari Ibunya Alena." jawab Daddy Nathan.


"Kami tahu masa lalumu dari Tante Laras karena kami meminta pertolongan Tante Laras. Kami melakukan itu karena mendengar ucapan Alona yang mengatakan seperti pesan perpisahan," sambung Mommy Maya sambil mengingat masa lalu.


xxxxxxx Flash Back On xxxxxxx


"Oma, Opa," panggil Alona berjalan ke ruang keluarga.

__ADS_1


"Hallo Alona sayang, kok tumben ke mansion kami?" tanya Mommy Maya.


"Tidak boleh ya Oma?" tanya Alona sambil mengecup punggung tangan mommy Maya dan Daddy Nathan secara bergantian.


"Boleh saja, Oma dan Opa sangat senang," jawab Mommy Maya.


"Sering-seringlah ke sini karena kami sangat kesepian sejak ke lima anak kami menikah dan sibuk dengan keluarganya masing-masing," sambung Daddy Nathan.


"Alona tidak tahu Opa, mungkin ini terakhir Alona datang ke mansion ini," ucap Alona sambil tersenyum tapi terlihat wajahnya sangat sedih.


"Kok Alona bicara seperti itu?" tanya Daddy Nathan dengan wajah bingung.


"Kok Alona seperti ingin pergi meninggalkan kami terlebih cucu Oma dan Opa yang bernama Edward?" tanya Mommy Maya secara bersamaan namun berbeda perkataan nya.


"Mungkin hanya perasaan Alona saja Oma, Opa," jawab Alona sambil masih tersenyum.


"Oh ya Oma, ini Alona bawakan makanan kesukaan Oma dan Opa semoga suka masakan Alona," ucap Alona mengalihkan pembicaraan.


Alona memberikan rantang ke mommy Maya membuat Mommy Maya tersenyum.


"Jarang - jarang para cucu Oma dan Opa datang apalagi membawakan makanan kesukaan kami," ucap Daddy Nathan sangat terharu karena Alona sangat baik pada mereka.


"Edward pasti sangat bahagia bisa menikah dengan wanita sebaik dirimu," ucap Mommy Maya sambil membuka rantang untuk melihat isi makanannya dengan di bantu oleh suaminya.


"Iya Oma," jawab Alona dengan mata berkaca-kaca membuat Alona memalingkan wajahnya.


Tanpa sepengetahuan Alona kalau Daddy Nathan dan Mommy Maya melihat semua gerak gerik Alona yang terlihat menyimpan banyak luka namun tidak berdarah.


"Wah ini masakan kesukaan Oma dan Opa," ucap Mommy Maya mengalihkan pembicaraan.


"Semoga Oma dan Opa suka," ucap Alona sambil tersenyum.


"Pasti suka," jawab Mommy Maya sambil meletakkan kotak makanan di meja kemudian turun dari sofa dan berjalan ke arah dapur.


"Kok Alona tahu kesukaan makanan Oma dan Opa?" tanya Daddy Nathan.


"Waktu itu Daddy Delon cerita kesukaan makanan Oma, Opa dan kesukaan ke empat adik Daddy Delon bersama istrinya termasuk kesukaan Daddy Delon dan Mommy Delisa," jawab Alona berbohong.

__ADS_1


"Alona sudah memasak makanan kesukaan Buyut Laras, Buyut Alvonso, Buyut Gloria, Buyut Thomas, Oma Cantika, Opa Aleandro, Opa Maximus, Opa Claudia, Oma Quenby, Opa Fico, Oma Maya, Opa Nathan, Daddy Delon, Mommy Delisa dan besok buatkan makanan kesukaan Opa Yohanes, Oma Aurora, Opa Aska, Oma Kasandra, Opa Robert dan Oma Cantika," sambung Alona.


"Paman Jimmy, Tante Jessica, Paman Lemos dan Tante Soraya,Tante Sela, Paman Axel, Tante Seli dan Paman Albert tidak dibuatkan?" tanya Mommy Maya tiba-tiba datang sambil membawa tiga sendok dan tiga piring.


"Dibuatkan Oma, lusa Alona akan datang ke mansion Paman Jimmy, Tante Jessica, Paman Lemos dan Tante Soraya,Tante Sela, Paman Axel, Tante Seli dan Paman Albert sambil membawa masakan kesukaannya setelah itu Alona tinggal beberapa hari di mansion," jawab Alona.


"Kok beberapa hari, memang kalian ada rencana kemana?" tanya Mommy Maya penasaran begitu pula dengan Daddy Nathan.


"Maksud Alona, bukankah sebentar lagi kak Edward ulang tahun? Jadi Alona beberapa hari sibuk menyiapkan memesan makanan, dekorasi dan lain - lain untuk acara pesta ulang tahun kak Edward nanti. Alona akan mengundang semua keluarga besar Alexander, keluarga besar Opa Alvonso, keluarga besar Opa Paulinus, keluarga besar Opa David dan para sahabat," jawab Alona.


"Kamu kenal keluarga besar Opa Alvonso, keluarga besar Opa Paulinus, keluarga besar Opa David dan para sahabat, dari mana?" tanya Daddy Nathan.


"Dari Buyut Alvonso dan Buyut Thomas," jawab Alona.


"Kalau Opa boleh tahu, kenapa kamu memasak untuk keluarga besar kami?" tanya Daddy Nathan.


"Karena Alona ingin memberikan kenangan terakhir buat semuanya," jawab Alona keceplosan.


"Kenangan terakhir?" tanya ulang Daddy Nathan dan Mommy Maya bersamaan.


"Maaf Alona salah bicara, silahkan di coba masakan Alona," ucap Alona mengalihkan pembicaraan.


("Aku tahu pasti Alona menyembunyikan sesuatu aku akan meminta bantuan Tante Laras," ucap Mommy Maya dalam hati).


("Aku merasa kalau semua ucapan Alona dan apa yang dilakukan Alona seperti isyarat kalau Alona akan pergi dari kehidupan keluarga besar Alexander. Aku akan meminta bantuan salah satu anggota keluarga Alvonso untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dengan kehidupan keluarga cucuku," ucap Daddy Nathan dalam hati).


Tanpa banyak bicara Mommy Maya memasukkan makanannya ke dalam piring kemudian diberikan ke suaminya baru diberikan ke Alona.


"Alona sudah makan Oma," jawab Alona.


"Makanlah walau hanya sedikit," pinta mommy Maya.


Alona menganggukkan kepalanya kemudian mereka bertiga makan dalam diam tanpa ada yang bicara sedikitpun.


xxxxxxx Flash Back Off xxxxxxxx


"Delon, Mommy ingin bertanya apakah benar kalau kamu menceritakan ke Alona kesukaan makanan Alexander?" tanya Mommy Maya.

__ADS_1


"Tidak, Alona bertanya padaku," jawab Mommy Gloria yang sejak tadi diam.


"Mommy sudah menebaknya karena anak-anak Mommy dan daddy hanya tahu masakan saudara nya tapi makanan kesukaan pasangan masing-masing tidak. Alona sangat baik padamu Delon, Alona tidak pernah menjelekkan kalian berdua walau kalian tanpa sadar atau tidak sering melukai perasaan Alona," ucap Mommy Maya dengan wajah penuh kecewa.


__ADS_2