
Mommy Maya dan Joana berjalan ke arah balkon kemudian Joana membuka pintu balkon dengan lebar agar Mommy Maya bisa berjalan ke arah balkon dan diikuti oleh Joana.
Mommy Maya dan Joana berjalan ke arah kursi kemudian duduk sambil menikmati udara sore hari yang terasa sejuk dan memandangi pohon - pohon yang menjulang tinggi.
"Joana," panggil Mommy Maya dengan nada lembut.
"Iya Mom," jawab Joana sambil menatap Mommy Maya dengan wajah merasa bersalah.
"Sebelum Mommy bertanya, Mommy ingin cerita sedikit tentang ke lima anak kembar Mommy dengan Daddy." ucap Mommy Maya sambil menatap ke arah Joana.
Mommy Maya tahu kalau Joana sangat gugup dan takut jika dirinya diusir karena itulah Mommy Maya bicara dengan santai dan Joana bisa mengenal ke lima anak kembarnya.
Hal itu dilakukan agar Joana tahu sedikit tentang keluarganya dan juga keluarga besarnya. Selain itu dirinya ingin tahu perasaan Joana terhadap Delon karena Mommy Maya tidak ingin putranya terluka untuk ke dua kalinya.
"Lima anak kembar?" Tanya Joana mengulangi perkataan Mommy Maya.
"Benar sekali. Mommy dan Daddy mempunyai lima anak kembar yang bernama Delon Alexander, Jimmy Alexander, Lemos Alexander, Sela Alexander dan Seli Alexander." Ucap Mommy Maya menyebutan satu persatu nama ke lima anak kembarnya.
"Ke lima anak kembar kami semuanya sudah menikah dan masing-masing sudah mempunyai anak kembar." sambung Mommy Maya.
Entah kenapa ketika mendengar kalau Delon sudah menikah membuat dada Joana terasa sangat sesak dan sulit bernafas membuat Joana menundukkan kepalanya.
"Maafkan Joana Mom." ucap Joana merasa bersalah.
"Maaf kenapa?" tanya Mommy Maya dengan wajah bingung.
"Karena Joana tidak tahu kalau Kak Delon sudah menikah. Seharusnya tadi Joana tidak meminta Kak Delon untuk tidur bersama." Jawab Joana yang merasa dirinya sangat bersalah karena menyukai pria beristri.
"Kenapa Joana meminta putraku tidur bersama?" tanya Mommy Maya penasaran tanpa menjawab ucapan Joana yang lainnya.
Di mana Mommy Maya belum mengatakan kalau Delon sudah bercerai sebelum mengenal Joana.
__ADS_1
"Joana sangat sedih ketika ke dua orang tua Joana tidak mempercayai Joana bahkan ketika Joana ingin pergi untuk menenangkan diri, Mommy meminta dua kartu kredit dan semua perhiasan yang Aku pakai." Jawab Joana dengan mata berkaca-kaca.
Joana menghembuskan nafasnya dengan perlahan kemudian menatap ke arah depan untuk mengurangi rasa sesak dihatinya. Mommy Maya yang tidak tega melihatnya menggenggam tangan Joana.
"Sungguh Joana sangat kecewa dan terluka ketika melepaskan sepatu, tas bahkan pakaian yang dikenakan Joana. Joana hanya memegang kartu identitas di mana ke dua orang tua Joana sama sekali tidak memperdulikannya apalagi Daddy hanya melihat saja tanpa berbuat apa - apa." Ucap Joana.
"Jika tidak ada Mommy, Daddy dan Kak Delon mungkin Joana tinggal di kolong jembatan." sambung Joana.
Tes
Tes
Tes
Grep
Joana yang tidak bisa menahan rasa sakit hatinya membuat air mata yang sejak tadi di tahan akhirnya keluar juga, membuat Mommy Maya memeluk Joana.
"Hiks ... Hiks ... Hiks..." isak Joana sambil membalas pelukan Mommy Maya.
"Iya Mom, entah kenapa Joana merasa nyaman, merasa terlindungi dan merasa di sayang jika dekat dengan Kak Delon." Jawab Joana dengan jujur.
"Mommy, Joana tidak ingin merusak hubungan Kak Delon dengan istri Kak Delon karena itu lebih baik Joana pergi dari mansion ini" ucap Joana.
Walau terasa sangat berat berpisah dengan Delon tapi Joana tidak ingin merusak rumah tangga orang lain terlebih Delon dan keluarganya sangat baik padanya.
"Memang kamu mau pergi kemana?" tanya Mommy Maya sambil mendorong perlahan tubuh Joana.
"Joana tidak tahu mau pergi ke mana tapi yang pasti saat ini Joana tidak ingin pulang ke mansion orang tuaku karena Joana masih sangat kecewa dengan ke dua orang tua Joana." Jawab Joana sambil melepaskan pelukannya.
"Kamu tidak usah pergi, tetaplah tinggal di sini." Ucap Mommy Maya.
__ADS_1
"Tapi Mom, Joana tidak mau merusak rumah tangga orang lain terlebih rumah tangga Kak Delon." Jawab Joana.
"Siapa yang merusak rumah tangga orang lain?" tanya Mommy Maya sambil tersenyum.
"Jika aku dekat dengan Kak Delon pasti Istrinya Kak Delon cemburu belum lagi anak kembarnya." Jawab Joana dengan jujur.
Joana merasa sangat yakin kalau Delon pasti mempunyai anak kembar.
"Delon sudah berpisah dengan istrinya belum ada seminggu. Jadi bagaimana bisa kamu merusak rumah tangga putraku?" tanya Mommy Maya.
"Maksud Mommy, Kak Delon duda?" tanya Joana tidak percaya dengan apa yang barusan didengarnya.
"Betul sekali, istrinya sangat jahat dan tidak menghormati Mommy, Daddy dan suaminya yaitu Delon. Selain itu istrinya Delon mengajari putra sulungnya untuk menyiksa istrinya hingga istrinya pergi dari mansion dengan membawa ke tiga anak kembar nya yang berada didalam kandungannya. Karena itulah Delon menceraikan istrinya karena sudah tidak tahan akan kejahatannya." Jawab Mommy Maya menjelaskan.
"Siapa tahu Istrinya Kak Delon sifatnya berubah Mom? Jika dinasehati terus menerus." ucap Joana.
"Wanita itu sering di nasehati baik Mommy, Daddy, Delon bahkan sahabatnya yang menjadi adik iparnya tapi percuma saja." Jawab Mommy Maya.
"Sama semua iparnya saja selalu bermusuhan." sambung Mommy Maya.
"Susah juga ya Mom, terus kenapa istrinya Kak Delon membenci menantunya? Maaf Joana mengatakan ini karena dari cerita Mommy kalau Istrinya Kak Delon mengajari putra sulungnya untuk menyiksa istrinya hingga istrinya pergi dari mansion dengan membawa ke tiga anak kembar nya yang berada didalam kandungannya. Apakah menantunya melakukan kesalahan besar?" tanya Joana penasaran.
"Tidak pernah melakukan kesalahan sedikitpun. Istrinya Delon sangat membenci menantunya karena keluarga dari istri menantunya pernah menolak dirinya untuk dijadikan menantunya." Jawab Mommy Maya.
"Ternyata kami sekeluarga baru menyadari kalau istrinya Delon menikah dengan Delon sebagai pelarian. Tentu saja hal itu membuat kami sebagai orang tuanya sangat marah sekaligus kecewa ketika mengetahui kalau menantu kami sengaja menjebak putra kami dengan menggunakan obat perang sang agar dinikahi." sambung Mommy Maya.
Joana yang mendengar hal itu sangat terkejut hingga mulutnya di tutup dengan menggunakan ke dua tangannya. Joana kini mengerti kenapa Delon ingin menceraikan istrinya.
"Wanita itu sangat jahat sekali, Mom" ucap Joana.
"Ya benar karena itulah ketika Delon ingin menceraikan istrinya kami tidak melarangnya malah mendukungnya," jawab Mommy Maya.
__ADS_1
Joana hanya menganggukkan kepalanya tanda setuju dengan apa dilakukan oleh Delon dan kedua orang tua Delon.
"Oh ya Joana, apakah kamu ada perasaan suka dengan Delon?" tanya Mommy Maya penasaran.