
Adik iparnya yang mendengar ucapan Kakak iparnya hanya bisa menghembuskan nafasnya dengan perlahan untuk mengurangi amarahnya.
"Baiklah Aku setuju." jawab adik iparnya yang terpaksa menerima keputusan Kakak iparnya.
'Baiklah saat ini Aku mengalah tapi jika Aku berhasil membujuk adikmu yang sangat bodoh itu untuk pindah ke mansion, di saat itu juga Aku akan mengulangi kesalahan yang sama namun Aku akan menyiksa adikmu dua kali lipat.'' sambung adik iparnya dalam hati sambil menahan amarahnya.
"Ok, tapi ingat jika Kakak melihat sekali lagi kamu menyiksa adikku maka Aku tidak akan segan-segan untuk mengurus surat perceraian kalian dan Aku langsung membunuhmu." ucap Ayahnya Joana dengan nada tegas yang bisa menebak jalan pikiran adik iparnya.
Glek
"Baik," jawab adik iparnya dengan singkat kemudian menelan salivanya dengan kasar.
Ke dua orang tuanya Joana langsung berdiri dari sofa dan meninggalkan mereka berdua menuju ke arah kamar mereka untuk beristirahat.
"Sayang, tolong bujuk kakakmu agar kita bisa tinggal di mansion." ucap suaminya sambil memeluk istrinya yang sangat gendut.
Tubuhnya yang banyak lemak sama sekali malas untuk merawat tubuhnya di tambah wajahnya yang banyak jerawatnya serta berkulit hitam legam.
'Terasa meluk gajah bengkak.' Sambung suaminya dalam hati.
"Untuk saat ini kita mengalah dulu nanti jika ada kesempatan, Aku akan meminta Kakak untuk tinggal di mansion kita." ucap istrinya.
"Baiklah," ucap suaminya sambil menahan amarahnya.
"Aku ingin istirahat dulu tapi sebelumnya Aku mau makan." ucap istrinya.
"Bukannya tadi sudah makan?" tanya suaminya dengan wajah terkejut.
__ADS_1
"Memang tapi masih kurang," jawab istrinya dengan nada cuek.
"Pelayan!" teriak wanita gendut itu.
"Iya Nyonya," jawab kepala pelayan sambil berlari.
"Masak lima porsi sate kambing, lima porsi kwetiau goreng seafood, delapan porsi gule daging, lima porsi tongseng kambing, enam porsi gule kambing, lima porsi gule sapi, sepuluh porsi soto Kudus dan lima porsi Soto Ayam." ucap wanita gendut itu.
"Baik Nyonya." jawab kepala pelayan tersebut.
"Itu kamu makan semuanya?" tanya suaminya dengan wajah terkejut.
"Tentu saja. Jika kamu ingin makan pesan sama pelayan dan jangan minta bagian ku karena yang ada nanti kurang." Jawab istrinya tanpa punya rasa malu sedikitpun.
"Tidak, Aku sudah kenyang melihatmu makan." jawab suaminya dengan nada kesal.
'Aku pikir istriku akan mengurangi makannya tapi ternyata sama saja. Walau sudah aku siksa seperti ini istriku makannya tidak pernah berubah sangat rakus.' Sambung suaminya dalam hati.
'Kalau Dia bukan dari keluarga kaya mana mau Aku menikah dengan wanita gendut, jelek dan rakus.' Ucap suaminya dalam hati.
Sebenarnya suaminya lumayan lapar tapi ketika mendengar ucapan istrinya yang meminta dibuatkan makanan sama kepala pelayan, laparnya langsung menghilang.
"Apa Tuan juga ingin makan?" Tanya kepala pelayan.
"Tidak." Jawab pria tersebut.
"Oh ya tambahkan cemilan serta enam juice kesukaanku." Ucap wanita gendut tersebut.
__ADS_1
''Baik Nyonya," jawab kepala pelayan.
"Kalau begitu, saya pamit dulu." Sambung kepala pelayan kemudian pergi meninggalkan mereka berdua diruang keluarga.
'Aduh Nyonya, badan seperti gajah bengkak makannya banyak banget.' Ucap kepala pelayan dalam hati.
"Mau kemana?" tanya istrinya ketika melihat suaminya hendak turun dari sofa.
"Mau tidur, ngantuk," jawab suaminya.
"Ikut tapi gendong," jawab istrinya dengan manja yang ikut turun dari sofa.
"Apakah tidak salah? Berat badanmu itu seratus delapan puluh lima kilo sedangkan Aku tujuh puluh lima, jalan," ucap suaminya sambil memutar bola matanya dengan malas.
"Sayang, kamu kok tega ngatain Aku gendut?" Tanya istrinya dengan bibir mengerucut.
"Sayangku tidak gendut kok tapi langsing banget," ucap suaminya sambil berjalan ke arah lift karena dirinya sangat malas naik tangga diikuti oleh istrinya.
'Di lihat dari monas jadi kelihatan langsing.' sambung suaminya dalam hati.
"Benarkah?" tanya istrinya dengan pipi memerah karena malu.
"Benar sayang, badan istriku sangat langsing tambah cantik lagi." ucap suaminya namun dalam hatinya rasanya ingin muntah.
'Ingin rasanya membuang wanita ini ke sungai biar jadi santapan buaya,' sambung suaminya dalam hati.
"Makin tambah cinta sama suamiku," ucap istri nya sambil tersenyum manis.
__ADS_1
"Aku juga makin bertambah cinta," jawab suaminya sambil memutar bola matanya.
"Kalau cinta kenapa kemarin kamu selingkuh dan memukuli Aku?" tanya istrinya dengan wajah kesal.