Salah Ranjang Balas Dendam Sang Mafia

Salah Ranjang Balas Dendam Sang Mafia
Pelabuhan Terakhir


__ADS_3

"Maksud Daddy?" Tanya Delon dengan wajah bingung.


"Maksud Daddy, kenapa sama Joana kamu main nyosor saja?" tanya Daddy Nathan dengan wajah kesal.


"Malah tidur bersama lagi." sambung Daddy Nathan.


"Kalau masalah tidur bersama itu karena Joana yang meminta dan Delon tidak tega untuk menolaknya." jawab Delon dengan jujur.


"Kalau nyosor?" tanya Daddy Nathan sambil menaikkan salah satu alis matanya.


"Delon kan juga pria normal Dad, melihat yang bening jadi Delon begitu." jawab Delon tidak mau disalahkan.


"Setahu Daddy, Jimmy dan Lemos kalau suka sama seseorang maka seperti yang Kamu lakukan termasuk Daddy. Karena Daddy dan ke dua adik kembarmu tidak suka mempermainkan perasaan wanita. Apa jangan - jangan kamu bukan anak Daddy dan Mommy?" tanya Daddy Nathan sambil tersenyum menyeringai.


"Ya anak Daddy lah, kan apa yang Delon lakukan sama seperti yang dilakukan oleh Daddy dan ke dua adik kembarku Jimmy dan Lemos." Jawab Delon dengan nada kesal.


"Tapi kan Daddy, Jimmy dan Lemos hanya satu gadis sedangkan Kamu dua orang gadis. Jadi Kamu bukan anak Daddy dan Mommy." Ucap Daddy Nathan tidak mau kalah.


Daddy Nathan sangat suka menggoda ke lima anak kembarnya karena beranggapan mereka masih kecil padahal sudah dewasa dan sudah menikah terlebih ke lima anak kembarnya sudah mempunyai anak kembar.


"Mungkin saja Dad." Jawab Delon asal dengan wajah kesal.


"Nanti coba tanya Mommy, kamu anak Daddy apa bukan." ucap Daddy Nathan usil.


"Sudah ah Dad, Delon mau pergi." ucap Delon sambil membalikkan badannya.


"Aish ... Anak Daddy yang sangat tampan ngambek." goda Daddy Nathan.


"Biarin." jawab Delon dengan nada kesal.


"Sudahlah Delon, Daddy hanya bercanda." ucap Daddy Nathan.


"Aku tahu Dad." ucap Delon sambil membalikkan badannya agar menatap Daddy Nathan.


"Kirain ngambek, Lalu kamu mau kemana?" tanya Daddy Nathan penasaran.


"Memangnya Delon anak kecil pakai acara ngambek, Delon mau ke kamar Joana." jawab Delon.


"Cieee... yang sedang jatuh cinta." goda Daddy Nathan.


"Apa sih Dad." ucap Delon dengan wajah memerah.


"Delon, Mommy dan Daddy tahu kamu itu sebenarnya sudah mulai ada perasaan suka sama Joana. Jujur ketika melihatmu kembali tersenyum dan tertawa lepas waktu bersama dengan Joana membuat Mommy dan Daddy sangat senang melihatmu." ucap Daddy Nathan sambil tersenyum bahagia.

__ADS_1


"Sudah lama kami tidak melihat senyum dan tawa lepas mu sejak kamu menikah dengan Delisa. Daddy dan Mommy akan mendukung jika kamu menyukai Joana hingga kalian menikah tapi ingat jaga kehormatan Joana sebelum kalian menikah." Sambung Daddy Nathan dengan wajah serius.


"Delon akan selalu ingat pesan Daddy dan terima kasih karena Mommy dan Daddy mendukung Delon dan selalu ada untuk Delon di saat Delon mengalami masalah dengan Delisa." ucap Delon dengan nada tulus.


"Sekarang kita membersihkan tubuh kita yang lengket setelah itu kita ke ruang keluarga saja sambil menunggu mereka datang." ucap Daddy Nathan.


"Baik Dad." jawab Delon dengan patuh.


Delon berjalan ke arah kamar mandi sedangkan Daddy Nathan berjalan keluar dari kamar Delon.


Skip


Kini Delon sudah selesai mandi dan memakai pakaian santai begitu pula dengan Daddy Nathan. Kini mereka berdua berada di ruang keluarga sambil membicarakan tentang bisnis hingga tercium aroma harum masakan dari arah dapur.


"Delon jadi lapar Dad." ucap Delon.


"Daddy juga." jawab Daddy Nathan sambil turun dari sofa begitu pula dengan Delon.


Daddy Nathan dan Delon berjalan menuju ke ruang meja makan karena aroma masakan membuat ke dua pria tampan tersebut menjadi lapar.


Ketika mereka sudah sampai di meja makan Daddy Nathan dan Delon melihat Mommy Maya dan Joana sedang meletakkan berbagai jenis masakan di atas meja.


"Padahal sebentar lagi mau memanggil Daddy dan Delon tapi ternyata kalian sudah datang lebih dulu." ucap Mommy Maya.


"Masakannya sangat harum Mom dan bikin kami lapar makanya kami datang," jawab Daddy Nathan sambil duduk di kursi makan.


"Siapa bilang kalau Mommy yang memasak? Hari ini Joana yang memasak sedangkan Mommy yang membantu supaya cepat selesai." jawab Mommy Maya sambil duduk di kursi samping suaminya.


"Joana kamu bisa masak?" tanya Delon dengan wajah terkejut karena dulunya Delisa tidak pernah memasak selama mereka menikah sambil duduk di sebrang orang tuanya yang dihalangi oleh meja makan.


"Bisa dong, semoga saja suka dengan masakan pertama Joana." ucap Joana sambil tersenyum.


"Pasti suka, setiap hari masakin buat Kakak ya?" pinta Delon.


"Iya Kak." jawab Joana sambil tersenyum bahagia.


"Kok belum duduk? Duduk di sebelah Kakak." ucap Delon yang melihat Joana masih berdiri.


"Baik Kak," jawab Joana dengan patuh.


Joana duduk di kursi makan sebelah Delon kemudian Mommy Maya mengambil makanan untuk suaminya barulah untuk dirinya. Ketika Mommy Maya sudah selesai mengambil makanan tiba-tiba Delon dan Joana sama-sama memegang centong nasi.


"Joana ambilkan makanan untuk Kak Delon, bolehkah?" tanya Joana dengan nada pelan.

__ADS_1


"Tentu saja boleh." jawab Delon sambil tersenyum dan melepaskan tangannya yang memegang centong nasi.


'Selama Aku menikah dengan Delisa, Aku tidak pernah diperlakukan seperti ini. Terkadang aku sangat iri ketika melihat Daddy, Jimmy, Lemos dan ke dua adik iparku setiap makan selalu diambilkan oleh masing-masing istrinya.' ucap Delon dalam hati sambil tersenyum bahagia.


Perhatian Joana mengambilkan makanan untuk Delon membuat Delon sangat bahagia karena baru kali ini dirinya diperhatikan.


'Mommy tahu kenapa kamu tersenyum? Karena selama ini kamu ingin mempunyai istri yang mengambilkan makanan untuk suaminya sedangkan Delisa hanya memikirkan perutnya sendiri tanpa mempedulikan suaminya.' Ucap Mommy Maya dalam hati.


'Semoga saja Joana adalah jodohnya Delon karena sejak kehadiran Joana putra sulung ku selalu tersenyum dan semoga saja ke dua anak kembarnya menyetujui jika Delon menikah lagi dengan Joana.' Ucap Daddy Nathan dalam hati.


"Nambah lagi Kak?" tanya Joana.


"Cukup." Jawab Delon dengan singkat.


"Ok, mau makan yang mana Kak?" Tanya Joana.


"Semuanya tapi ambilnya sedikit nanti Kak Delon gendut." Jawab Delon.


"Kak Delon masih kurus jadi makan yang banyak." ucap Joana sambil mengambil lauk dan diletakkan ke dalam piring Delon hingga piringnya menjadi penuh.


"Joana kebanyakan nanti tidak habis." ucap Delon ketika Joana meletakan piring di depannya.


"Jangan takut Kak, jika tidak habis nanti Joana yang akan habiskan." Jawab Joana dengan nada santai.


"Berarti kamu tidak makan dan menunggu makanan Kakak tidak habis?" tanya Delon dengan wajah terkejut begitu pula dengan ke dua orang tua Delon.


"Kakak tidak mau lebih baik kamu makan yang baru." sambung Delon.


"Aku memang makan yang baru Kak." Jawab Joana sambil mengambil makanan untuk dirinya.


"Lalu kok kamu makan punya makanan sisa Kakak? Memang perutmu masih muat? Apakah kamu tidak jijik makanan bekas Kakak?" Tanya Delon beruntun dengan wajah masih terkejut.


"Tenang saja daya tampung perutku masih muat banyak Kak. Mengenai Aku jijik atau tidak, kenapa harus jijik? Kak Delon sangat baik padaku jadi Aku tidak pernah merasa jijik sama sekali apalagi Aku memang tidak suka makanan di buang." Jawab Joana menjelaskan sambil tersenyum.


"Ehem .... Kita berdoa dulu setelah itu kita baru makan bersama." ucap Mommy Maya yang melihat Delon ingin mengeluarkan suaranya.


'Joana kamu memang gadis yang berbeda dan Mommy harap kamulah jodoh putraku Delon.' Sambung Mommy Maya dalam hati.


'Daddy harap kalian secepatnya berjodoh dan tidak ada halangan.' ucap Daddy Nathan dalam hati.


"Baik Mom." jawab mereka bersamaan.


Merekapun berdoa masing-masing setelah selesai barulah mereka berempat makan bersama. Untuk pertama kalinya Delon sangat bahagia karena untuk pertama kalinya dirinya diperhatikan oleh seorang gadis.

__ADS_1


Delon sangat berharap semoga Joana membalas perasaan Delon karena Delon sudah jatuh cinta dengan Joana.


Walau baru bertemu namun Delon sangat nyaman bersama Joana dan ingin Joana ada pelabuhan terakhir mengingat usia Delon yang sudah tidak muda lagi.


__ADS_2