
"Daddy," ucap Edward.
"Angkatlah siapa tahu penting," ucap Alona.
Edward menggeser tombol berwarna hijau kemudian menempelkan ponselnya ke telinganya.
("Hallo Dad," panggil Edward).
("Ada di mana?" tanya Delon).
("Ada di ruang perawatan Dad, ada apa Dad?" tanya Edward balik).
("Alona bagaimana?" tanya Delon).
("Alona sudah sadar dan lagi di rawat, memangnya kenapa Dad?" tanya Edward penasaran).
("Alona sakit apa?" tanya Delon menjawab pertanyaan dengan pertanyaan).
("Hanya belum makan makanya pingsan," jawab Edward).
("Sekarang surga makan?" tanya Delon).
("Belum Dad, katanya Alona ingin kwetiau goreng," jawab Edward).
("Kamu buatkan?" tanya Delon).
("Tidak dad, aku bilang kalau di mansion baru Edward buatkan," jawab Edward).
("Buatkan sekarang," perintah Delon).
("Memangnya kenapa Dad?" tanya Edward yang bingung dengan sikap Delon yang tiba - tiba peduli dengan Alona)
__ADS_1
("Daddy sama opa ingin bicara pribadi dengan Alona dan kamu buatkan makanan kwetiau goreng untuk Alona," jawab Delon).
("Baiklah Dad," jawab Edward patuh).
Tut Tut Tut
Sambungan komunikasi langsung diputuskan secara sepihak oleh Delon kemudian Edward menyimpan kembali ponselnya ke dalam saku jasnya.
"Daddy, dan opa ingin bicara denganmu jadi aku minta jangan pernah katakan kalau aku pernah melukai mu terlebih yang tadi aku men ce kik lehermu," ucap Edward.
"Jika aku mengatakannya?" tanya Alona.
"Aku akan menghukum mu, apa yang dilakukan Daddy dan Opa padaku maka kamu pun akan mendapatkan nya dua kali lipat dariku," jawab Edward sambil berjalan meninggalkan Alona sendirian di ruangannya.
"Ternyata apa yang tadi kamu katakan tidak sesuai dengan yang barusan kamu katakan. Maaf kak Edward awalnya aku tidak berencana kabur tapi saat ini aku benar-benar kabur," ucap Alona sambil memejamkan matanya.
"Aku seharusnya jangan banyak berharap dari siapapun semuanya sama, pura - pura baik tapi di saat tidak dibutuhkan maka orang itu di tendang. Sebelum hal itu terjadi aku akan pergi menjauh karena aku takut keluarga nya akan mengambil bayiku dan aku di tendang," sambung Alona sambil membuka matanya dan membelai perutnya yang masih rata.
Ceklek
Alona langsung menurunkan tangannya yang tadi membelai perutnya kemudian pura - pura tidur.
"Alona, Daddy tahu kamu pura-pura tidur,'' ucap Delon.
Alona membuka matanya dan melihat Delon, mommy Maya dan Daddy Nathan. Alona berusaha bangun tapi di tahan oleh Delon.
"Maaf Dad," ucap Alona.
"Alona, Daddy akan bicara langsung tanpa basa basi dan Daddy harap kamu jawab dengan jujur," pinta Delon.
"Baik dad," jawab Alona patuh.
__ADS_1
"Daddy dan Opa sudah tahu kalau kamu tidak menabrak neneknya Edward karena yang menabrak adalah adik kembar mu. Kamu dijadikan kambing hitam oleh adik kembar mu dan itu bukan hanya sekali tapi sering kamu dijadikan kambing hitam selain itu juga kamu selalu mendapatkan perlakuan tidak adil dari keluargamu, benar bukan?" tanya Delon.
"Benar Dad, apakah Daddy tahu karena diberitahukan oleh Nenek?" tanya Alona balik bertanya.
"Tidak, Daddy tahu semuanya dari salah satu anggota keluarga Alvonso dan Daddy juga mempunyai rekamannya termasuk rekaman di mana Alena setelah menabrak neneknya Edward pergi ke apartemen mu untuk mengaku kalau kamu yang menabraknya." jawab Delon.
"Alona, keluarga mu tidak menginginkan dirimu tapi kenapa kamu mau saja dijadikan kambing hitam oleh mereka?" tanya Mommy Maya yang sejak tadi diam.
"Alona tahu kalau mereka tidak menginginkan Alona tapi Alona selalu berusaha berbuat ...(menghembuskan nafasnya dengan perlahan untuk menghilangkan rasa sesak hingga tidak terasa air matanya keluar) ... baik karena Alona selalu berharap suatu saat nanti mereka akan baik sama Alona," jawab Alona.
"Tapi mereka tidak berubah bukan? Bahkan ibu mu saja menginginkan kamu berpisah dengan cucuku agar putri bungsunya menikah dengan Edward," ucap Mommy Maya.
"Mereka keluarga satu-satunya Alona dan Alona tidak bisa melihat mereka menderita," ucap Alona.
"Oma tahu tapi mereka saja tidak memperdulikan perasaan mu," ucap mommy Maya sambil menghapus air mata Alona.
"Apakah perlu Daddy mengatakan ini semua ke Edward?" tanya Delon yang tahu kalau Alona sangat baik.
"Alona mohon jangan," Mohon Alona.
"Lalu sampai kapan kamu menyembunyikannya dari Edward?" tanya Mommy Maya.
"Kalau ke dua orang tuamu dan adikmu tidak berubah, Daddy minta kamu harus mengambil sikap tegas untuk menghukum mereka agar mereka menyadari akan kesalahannya," sambung Daddy Nathan.
"Di hari ulang tahun kak Edward, Alona akan mengatakan yang sebenarnya," ucap Alona.
"Di hari ulang tahunku mengatakan apa?" tanya Edward masuk ke dalam sambil membawa sepiring kwetiau goreng.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Sambil menunggu up silahkan mampir ke karya temanku dengan judul :
__ADS_1