
"Iya Dad," jawab Edward.
"Sebenarnya Opa dan Oma sering menasehati mommy mu untuk selalu bersikap baik dengan Alona karena Opa dan Oma tahu kalau Alona adalah cucu menantu yang sangat baik tapi Mommy mu tetap saja mempengaruhi mu untuk menyiksa Alona hingga akhirnya Alona pergi dari kehidupan kalian," ucap Daddy Nathan.
Edward hanya diam namun dalam hatinya apa yang dikatakan oleh Daddy Nathan adalah benar adanya.
"Di hari ulang tahunmu ternyata semuanya terbongkar, Mommy mu tidak mencintai Daddy mu karena itulah Opa dan Oma mendukung jika Daddy mu menceraikan Mommy mu,'' sambung Daddy Nathan.
"Maksud Opa, Mommy tidak mencintai Daddy?" tanya Edward dengan terkejut.
"Benar, Mommy mu dulu menyukai ponakan Ibunya Alena tapi Ibunya Alena tidak menyetujui ponakannya menikah dengan Delisa hal itulah membuat Delisa dendam dan melampiaskan dendamnya terhadap Alona padahal jelas-jelas Alona tidak bersalah. Jadi Mommy mu menikah dengan Daddy karena pelarian," jawab Daddy Nathan menjelaskan.
Sifat keluarga besar Alexander khususnya para pria sangat mencintai dan setia dengan satu wanita kecuali wanita itu tidak setia dan menyakiti salah satu anggota keluarga lainnya di tambah tidak mau berubah maka dengan sangat terpaksa wanita itu diceraikan dan di hapus dari anggota keluarga besar Alexander.
Karena itulah ketika keluarga besar Alexander mendengar kalau Delon menemui pengacara keluarga untuk mengurus surat perceraian membuat keluarga besar Alexander mendukung rencana Delon untuk berpisah.
__ADS_1
"Apa? Pantas saja mommy selalu menjelekkan Alona dan ..." ucap Edward menggantungkan kalimatnya.
"Dan apa Edward?" tanya Daddy Nathan penasaran begitu pula dengan yang lainnya.
"Opa pasti sudah tahu masalah Edward mencambuk Alona, benar bukan Opa?" tanya Edward balik bertanya tanpa menjawab pertanyaan Daddy Nathan.
"Ya, opa sudah tahu,'' jawab Daddy Nathan.
"Edward menceritakan ke Mommy kalau Edward sangat menyesal karena telah mencambuk Alona namun Mommy malah mendukungku untuk menyiksa terus Alona karena Alona hanya pura-pura tidak bersalah," ucap Edward.
"Padahal Daddy dan Mommy sering menasehati Delisa untuk tidak membenci Alona karena Alona tidak bersalah tapi Delisa tidak pernah mendengarkan apa yang kami katakan," sambung Daddy Nathan.
"Daddy semakin yakin untuk menceraikan wanita yang tidak mempunyai hati," ucap Delon sambil menggenggam ke dua tangannya dengan erat.
"Edward setuju Dad kalau Daddy menceraikan Mommy karena gara-gara Mommy, Edward harus kehilangan ke tiga anakku yang belum sempat Edward lihat," ucap Edward.
__ADS_1
"Terima kasih kamu sudah mendukung Daddy karena Eden mendukung Mommy agar kami tidak bercerai. Daddy tidak habis pikir dengan jalan pikiran Eden yang menyalahkan Alona padahal jelas-jelas Mommy yang salah," ucap Delon.
"Otaknya sudah di cuci sama Mommy makanya Eden ikutan membenci Alona padahal jelas-jelas yang salah adalah Mommy," ucap Edward.
"Benar kata mu," ucap Delon.
Hening
Beberapa saat mereka terdiam tidak ada yang mengeluarkan suara, mereka masing-masing sibuk dengan pikiran masing-masing.
"Oh ya Delon, apakah Delisa setuju untuk bercerai?" tanya Daddy Nathan ketika beberapa saat mereka terdiam.
"Awalnya Delisa tidak bersedia setelah Delon memberikan mansion yang kami tempati dan tunjangan setiap bulan akhirnya Delisa setuju. Delon tidak menyangka kalau selama ini aku menikah dengan wanita yang tamak akan harta," ucap Delon dengan wajah penuh amarah dan dendam terhadap Delisa.
"Daddy dan Mommy awalnya juga tidak menyangka kalau Delisa seperti itu sifatnya tapi ketika Tante Laras menceritakan semua tentang masa lalu Delisa membuat Daddy dan mommy sangat terkejut dan berharap kamu segera sadar untuk menceraikan Delisa," ucap Daddy Nathan.
__ADS_1
"Iya Dad, sekarang Delon sudah sadar karena itulah Delon mengurus perceraian dengan Delisa dan nanti belum ada sebulan kami sudah resmi berpisah," jawab Delon dengan nada penuh keyakinan untuk berpisah dengan Delisa.