
"A ... A.. ku ..." ucap Aruma dan Alena dengan nada gugup.
"Baik aku mengaku, aku mempunyai anak kembar bernama Alona dan Alena tapi yang ada di sebelahku adalah Alona sedangkan Alena sedang pergi keluar negri untuk melanjutkan kuliahnya," ucap Aruma berbohong.
"Benarkah?" tanya Mommy Laras sambil menatap tajam ke arah Aruma begitu pula dengan keluarga besar Daddy Alvonso yang hadir di ulang tahun Edward.
Glek
Glek
Aruma dan Alena menelan saliva nya dengan kasar namun berusaha untuk menutupinya.
"Tentu saja benar, kami mempunyai putri kembar," ucap Aruma dan suaminya.
"Sepertinya kesabaran ku sudah habis, baiklah akan aku lanjutkan. Arumi adalah kakaknya sedangkan Aruma adalah adiknya mereka adalah saudara kembar identik. Hingga suatu ketika kakak kembarnya mempunyai seorang kekasih yang kini menjadi suaminya Aruma." ucap Mommy Laras.
"Aruma yang sangat mencintai kekasih kakak kembarnya dengan sengaja menjebak kakak kembarnya dengan pria miskin dan akhirnya mereka menikah begitu pula dengan kalian berdua," ucap Mommy Laras.
"Apa? Jadi kamu menjebak kekasihku agar aku menikah dengan mu?" tanya suaminya sambil menatap wajah istrinya dengan tatapan kesal.
"Itu tidak benar, wanita itu berbohong," jawab Aruma.
"Kamu memberikan obat perang sang ketika kamu dengan sengaja mengajak temanmu yang miskin hingga kakak kembar mu melakukan hubungan suami istri dan rencana jahat mu berhasil, Max," panggil Mommy Laras.
Max mengklik tombol dan terlihat video dimana Aruma datang bersama seorang pria kemudian memanggil kakak kembarnya untuk menemani temannya dan Arumi yang tidak curiga menemani teman adik kembarnya.
Mereka juga melihat Aruma pergi ke dapur dan memberikan obat ke dalam dua gelas minuman tersebut kemudian diberikan ke mereka berdua.
"Apakah masih mengelak?" tanya Mommy Laras.
"Bagaimana mungkin?" tanya Aruma dengan wajah pucat karena ketahuan oleh suami yang sangat dicintainya.
Plak
__ADS_1
"Dasar wanita jahat, kamu tega menjebak kakak kembar mu," ucap suaminya kemudian menampar Aruma.
"Maafkan aku, aku melakukan itu karena aku sangat mencintaimu," ucap Aruma sambil memegangi pipinya yang perih
"CUKUP!!"teriak Daddy Alvonso ketika melihat pria itu ingin mengatakan sesuatu.
Sepasang suami istri itupun langsung terdiam dan sibuk dengan pikiran masing-masing.
"Mommy lanjutkan," pinta Daddy Alvonso.
"Baik,"jawab Mommy singkat.
"Tuan Zacky," panggil mommy Laras.
"Nyonya kenal namaku?" tanya Zacky terkejut suami dari Aruma.
"Tentu saja kenal, karena ini ada hubungannya dengan Ayahnya Alona yaitu ketika Anda mengetahui kekasih Anda menikah dengan pria lain membuat Anda sangat kecewa dan dengan sengaja menyabotase motor Ayahnya Alona hingga mengalami kecelakaan dan meninggal di tempat," jawab Mommy Laras.
"Anda melakukan itu karena iri dan cemburu melihat pernikahan Arumi dengan suaminya yang jarang bertengkar padahal pernikahan mereka berjalan selama tujuh bulan dan selalu harmonis di tambah sebentar lagi mereka akan mendapatkan momongan karena Arumi hamil tidak seperti rumah tangga Anda yang selalu ribut setiap hari," sambung Mommy Laras.
Aruma dan Zacky yang ingin bertengkar namun mendapatkan tatapan yang sangat menyeramkan dari keluarga besar Daddy Alvonso dan keluarga besar Daddy Thomas hal itu membuat mereka diam dan tidak berani untuk mengeluarkan suara mereka.
"Hingga dua minggu kemudian Aruma yang mengetahui kalau suaminya sering ke rumah Arumi membuat Aruma marah dan dengan sengaja mendorong tubuh Arumi yang sedang hamil besar di tangga lantai dua hingga jatuh ke lantai satu," ucap Mommy Laras sambil menatap tajam ke arah Aruma.
"Salah seorang tetangga Arumi yang kebetulan ingin bertamu di rumah orang tuamu melihat kejadian itu dan memanggil para tetangga dan langsung dibawa ke rumah sakit bersamaan Anda juga melahirkan," sambung Mommy Laras.
"Nyawa Arumi tidak bisa diselamatkan karena terlalu banyak mengeluarkan darah di tambah saat itu darahnya tidak ada di rumah sakit karena darahnya termasuk langka sedangkan Anda melahirkan anak kembar tapi anak pertama kalian meninggal di dalam," sambung Mommy Laras kemudian menghembuskan nafasnya dengan perlahan.
"Anda dengan sengaja menukar anak Anda yang meninggal dengan anak Arumi karena Anda ingin menguasai harta kekayaan milik suaminya Arumi yang ternyata adalah anak orang kaya yang diusir dari keluarganya," ucap Daddy Alvonso menggantikan Mommy Laras berbicara.
Sepasang suami istri paruh baya berjalan mendekati Aruma dan Zacky mereka adalah kakek dan neneknya Alona, orang tua dari Ayahnya Alona. Daddy Alvonso mengangkat tangan nya untuk menahannya agar dirinya ingin melanjutkan ceritanya.
"Kalian menikmati kekayaan milik Alona dan menjadikan Alona sebagai kambing hitam atas semua perbuatan putri kandung kalian termasuk meminta Alona untuk mengakui kalau Alona menabrak Nenek nya Edward padahal pelakunya adalah Alena bukan Alona," ucap Daddy Alvonso sambil menggenggam erat ke dua tangannya.
__ADS_1
"Maksud Buyut, yang menabrak Nenek adalah wanita ini dan ..." ucap Edward menggantungkan kalimatnya.
"Max," panggil Daddy Alvonso.
Tanpa menjawab Max menekan tombol hingga terlihat ada tiga gambar foto Alona dan Alena.
"Sebelah kiri adalah Alena yang memakai dress warna biru Dongker sedangkan yang di tengah waktu Alona kamu tangkap bersama ke empat sepupumu dengan memakai dress warna putih dan di sebelah kanan adalah Alena keluar dari apartemen ketika kalian sudah pergi," ucap Daddy Alvonso menjelaskan.
"Max," panggil daddy Alvonso lagi.
Max menekan tombol kembali hingga terlihat dua gambar Alena yang berada di hotel dan Alona yang berada di mansion orang tuanya Edward.
"Orang yang kamu lihat di hotel bersama sepupumu adalah Alena karena Alona seharian bersama nenekmu dan juga bersama ke dua orangtuamu," ucap Daddy Alvonso.
Bruk
Edward jatuh dan berlutut di lantai penyesalan yang teramat sangat karena telah menyakiti Alona.
"Kenapa mereka bisa bertukar identitas?" tanya Delon yang sempat bersalah karena mengira Alona jahat tapi ternyata Alena yang jahat.
"Waktu Delisa menunggu Alona di toilet, mereka berdua membawa Alona ke dalam toilet dan mereka berdua meminta Alona untuk menukar identitasnya dan Alona menyetujuinya," jawab Daddy Alvonso.
"Sekarang di mana Alona?" tanya Edward sambil berdiri dan berjalan ke arah Alena dengan tatapan mem bu nuh.
"Alona pergi ke luar negri," jawab Daddy Alvonso.
"Aku akan menyusul istriku ke luar negri, Istriku pergi kemana Buyut?" tanya Edward.
"Kamu tidak bisa menemuinya lagi karena yang hanya bisa kamu lakukan adalah melihat laut di mana pesawat itu tenggelam," jawab Daddy Alvonso dengan nada tercekat.
"Maksud Buyut?" tanya Edward dengan wajah terkejut begitu pula dengan yang lainnya.
"Pesawat yang di tumpangi Alona meledak dan semua penumpang dipastikan tidak selamat," jawab Daddy Alvonso.
__ADS_1
"Apa??" teriak mereka serempak sambil menatap ke arah Daddy Alvonso.