
Terima kasih banyak Author sampaikan pada kawan-kawan yang sudi memberikan dukungannya berupa Like, Komen, Gift dan Vote nya.
Sehat selalu untuk kita semuanya, Aamiin 🤲🙏🥰.
.
.
.
Keesokan paginya,
Jason sudah mengantar Ayu ke kantor, sebab atas permintaan Mrs. Stella sampai ada orang menggantikan posisinya. Baik Ayu dan Jason pun tidak ingin bersikap egois dengan mudahnya keluar dari Perusahaan Mrs. Stella. Mengingat banyak jasa yang sudah diberikan oleh Mrs. Stella untuk mereka terlebih lagi dengan permasalahan terakhir mereka.
Kini hanya ada Jason beserta kedua putranya di dalam ruangan James. Sementara James sedang melakukan serangkaian tes pemeriksaan di ruangan yang berbeda.
" Nanti malam siapa yang akan menemani Papa tidur disini Dad? "Tanya John sambil merapikan tasnya setelah menyelesaikan tugas sekolah nya.
" Ada banyak perawat Boys dan Dokter yang akan menemani Papa tidur disini. Tapi kita lihat dulu, kalau Papa kalian bisa ditangani hari ini juga kita akan pulang. Tapi kalau masih tahap pemeriksaan ya kita masih tidur disini"Jawab Jason memberikan pengertian pada kedua putranya yang begitu mengkhawatirkan keadaan Papa nya.
" Oh gitu Dad, nanti Dokter Vero yang akan mengabari Daddy? "Tanya John lagi memastikan.
" Pintar banget putra Daddy "Puji Jason.
" Aku juga Dad? "Ujar Jack ikut menimpali yang baru saja menyelesaikan tugasnya.
" Iya Boys, tentunya kalian berdua putra pintar Daddy "Balas Jason mengusap rambut Jack dan John yang mulai sedikit panjang.
Setelah melewati beberapa jam pemeriksaan, James sudah kembali keruangannya. Sebelum nantinya team Dokter melanjutkan pada penanganan berikutnya.
" Sekitar jam dua siang ini, kita akan melakukan operasi besar pada kedua kaki Tuan James. Jadi kalian bisa tidur di rumah untuk satu minggu ke depan. Karena ada perawat dan Dokter yang akan bergantian menjaga Tuan James" Terang Dokter Vero.
" Baik Dokter Vero, tolong lakukan yang terbaik untuk James ".
" Iya Om Dokter Vero tolong bantu Papa kami untuk sembuh "Jack menimpali percakapan antara Daddy nya dan Dokter Vero.
" Baik Tuan Jason, Jack dan John kami akan melakukan yang terbaik. Dan kami tentunya sangat membutuhkan bantuan do'a dan dukungan dari kalian semuanya" Balas Dokter Vero.
Jack dan John mengancungkan kedua jempolnya tanda setuju dengan senyum manis yang selalu terukir pada bibir mungil mereka.
" Baik Dokter Vero "Balas Jason sambil menatap kearah James yang sudah terlihat dengan mata yang berkaca-kaca penuh haru.
__ADS_1
Kemudian usai menjelaskan semuanya, Dokter Vero pamit undur diri dari Jason dan kedua putranya serta James.
Jack dan John mendekati brankar dimana James terbaring dengan air mata yang sudah jatuh melewati kedua pipinya. Dihapusnya air mata James oleh tangan mungil milik mereka.
" Papa pasti akan sembuh dan berkumpul bersama kita lagi. Papa harus berjuang untuk sembuh, kami akan selalu menemani Papa, Papa harus semangat ya! "Ucap Jack menyemangati James.
Jason yang melihat pemandangan tersebut, begitu terenyuh dengan jiwa sosial tinggi yang dimiliki oleh kedua putranya. Itu semuanya tentu tidak terlepas dari didikan Ayu sebagai seorang Ibu yang menanamkan itu sejak dini pada Jack dan John.
" Istriku memang hebat dan luar biasa" Puji Jason yang ditujukan untuk Ayu, istrinya.
Karena James sudah dibawa keruangan operasi, yang kira-kira membutuhkan waktu kurang lebih empat sampai lima jam, maka dari itu Jason membawa Jack dan John menjemput Ayu ke kantor nya sebelum mereka pulang ke rumah yang baru Jason beli. Sedangkan rumah yang sebelumnya Ayu meminta Bibi Theresia untuk menjaganya selama tidak ditempati oleh mereka.
" Mrs. Stella aku pulang duluan, karena Jack dan John sudah menjemputku!" Ucap Ayu sudah menenteng tas nya.
Mrs. Stella menoleh kearah Ayu,"Mereka berdua menjemputmu kesini atau bersama Daddy mereka? ".
" Maaf Mrs. Stella "Jawab Ayu.
" Kamu terlalu baik Moms J, tidak selalu harus meminta maaf untuk sesuatu yang dari awal menjadi milik mu "Ucap Mrs. Stella sambil merentangkan kedua tangannya.
Dengan mata yang sudah berkaca-kaca Ayu menghambur kedalam pelukan Mrs. Stella, "Terima kasih sudah mau mengerti keadaan kami dan Maaf bila sudah mengecewakan mu ".
Ayu pun pergi dari sana setelah berpamitan dengan Mrs. Stella dengan saling menghapus air matanya masing-masing.
" Maaf, kalian lama menunggu "Ucap Ayu pada Jason dan kedua putranya setelah masuk kedalam mobil dan duduk di samping Jason.
" Tidak masalah Mommy, kami senang melakukannya Mom, apalagi ada Daddy bersama kami "Balas Jack yang diikuti anggukan kecil oleh John.
Jason langsung melajukan mobil nya dengan kecepatan sedang. Serta Jason sudah meminta penjaga rumah untuk mengisi semua kulkas dengan bahan makanan supaya Ayu bisa memasak untuk makan malam mereka kali ini.
Jack dan John begitu senang bisa kembali ke rumah mereka bersama Jason tentunya. Menjadi keluarga yang utuh dan lengkap. Karena saking bahagianya mereka sampai tertidur diatas karpet bulu yang berada di ruang keluarga, kelamaan menunggu Ayu yang sedang menyelesaikan hidangannya.
" Lihatlah Baby!, mereka sampai tertidur disini menunggu masakan mu "Ucap Jason menunjuk pada Jack dan John yang sudah mendengkur halus karena kelelahan serta kurang beristirahat.
" Iya Honey, biarkan saja mereka tidur disini. Jangan dipindahkan, karena biasanya mereka akan makan jika mereka bangun dan merasa lapar. Nanti biar aku yang menemani mereka, kamu bisa tidur di kamar "Jawab Ayu sambil melepaskan ikatan rambutnya.
" Kita berdua akan menemani mereka disini, tapi kita akan tidur di sofa ini dan tentunya dengan pakaian yang sudah aku tentukan untuk mu malam ini. Aku tidak akan gagal lagi malam ini" Ucap Jason meninggalkan Ayu masuk kedalam kamarnya.
Ayu tersipu malu atas ucapan Jason yang selalu berani, tapi Ayu sangat menyukai itu. Dengan sentuhan dan belaian yang mampu membuatnya terkapar lemas.
Tidak berselang lama, Jason sudah kembali dari dalam kamar dengan membawa sesuatu ditangannya. Jason hanya mengenakan celana Jogger tanpa atasan, sehingga memperlihatkan tubuh kekar dan berotot yang berhasil membuat Ayu mengiler saja walau hanya memandangnya.
__ADS_1
" Pakailah Baby! "Jason meletakkan sesuatu pada tangan Ayu dengan senyum menggodanya.
Ayu melihat tangannya, dimana Ayu sangat hafal betul dengan benda yang ada ditangannya. Tanpa protes atau membantah lagi, Ayu pergi ke kamar yang sama dengan kamar yang tadi dimasuki Jason.
Ayu melihat pantulan dirinya pada cermin. Lekuk tubuh indah yang tidak pernah diperlihatkan pada Jason. Kini, malam ini, Jason meminta dirinya untuk memperlihatkan semua yang dimiliki Ayu yang melekat pada tubuh indahnya.
Ayu menelan saliva nya kasar, ternyata bentuk tubuhnya sudah banyak yang berubah, kenapa Ayu baru menyadarinya sekarang?, atau mungkin ada yang salah dengan cermin yang ada dihadapannya ini.
Jubah panjang yang menjadi pilihan Ayu untuk membantu menutupi Lingerie yang sudah dipilih Jason.
" Apa kamu tidak menyukai Lingerie yang aku pilihkan untuk mu Baby?" Tanya Jason dengan posisi sudah duduk di sofa yang membelakangi kedua putranya. Sehingga tidak akan mengganggu kegiatan panas mereka kali ini.
Ayu menggeleng lemah dengan menarik tali jubah panjangnya.
Glek...
.
.
Mampir Yuk di Novel Author yang lain :
Cinta Tuan Alex ( Tamat).
Istri kedua ( On going ).
Jangan lupa dukungannya 'wan kawan dengan cara Like, Komen, Gift dan Vote.
Terima kasih kawan 🙏😊.
__ADS_1