
Usai mendengar penjelasan beberapa waktu lalu dari Mommy Irena, Jason dan Ayu menyetujui untuk sementara melakukan semua kegiatan dari rumah Umi Ita. Tapi kalau mau, Ayu sudah meminta Jason untuk kembali ke Jakarta jika memang ada pekerjaan darurat yang tidak bisa ditinggalnya. Dengan tegas Jason sudah menolaknya, bahwa dirinya bisa bekerja dari mana pun asalkan bersama keluarganya.
" Aku sudah sering mengatakannya Baby kalau aku tidak bisa jauh dari kalian." Tolak Jason dengan sangat tegas sembari memegang wajah Ayu.
" Iya aku tahu Honey, cuma ini kan dekat jaraknya dan aku tidak keberatan kalau sementara kita harus berpisah." Ayu tidak ingin menghambat dan menjadikan dirinya alasan Jason untuk tidak bertanggung jawab terhadap pekerjaan dan para pegawai yang lain. Sebab ada tiga perusahaan yang saat ini di pegang langsung oleh Jason. Jadi rasanya Ayu merasa Jason kurang profesional aja jika harus selalu menyelesaikan semua pekerjaan dari rumah sementara ada Pak Anton dan Agas yang harus bekerja keras untuk menghandle Jason di sana. Mengingat ada keluarga Pak Anton dan Agas yang akan selalu menunggu kepulangan mereka ke rumah walau untuk hanya sekedar berkumpul bersama keluarga menghabiskan waktu makan malam.
Jika sudah membicarakan masalah ini, pasti tidak akan pernah menemukan kata sepakat. Karena dengan kekuasaan dan kemampuan yang Jason miliki sehingga dirinya mampu menyelsaikana pekerjaan dari mana pun.
" Iya Honey, terima kasih kalau kamu ingin bersama kami di sini." Pungkas Ayu.
Malam semakin larut, Ayu dan Jason sudah bergabung di atas tempat tidur. Ingin Jason mengajak Ayu untuk bercinta malam ini, merayakan kesalahpahaman mereka yang sudah selesai. Tapi sayang Ayu baru satu hari kemarin datang bulan.
" Benih-benih ku belum ada yang berkembang biak dengan baik lagi ya Baby?." Ucap Jason sendu. Jason ingin memiliki anak yang banyak supaya tidak seperti dirinya dan James yang hanya dua bersaudara.
" Mungkin kualitasnya sedang jelek Honey, jadi mereka selalu kalah perang." Jawab Ayu sambil cemberut menatap Jason.
Mendengar hal itu membuat Jason tergelak senang dengan respon Ayu. Bagaimana tidak, demi ingin cepat memberikan adik bagi Vina dan Vida Jason hampir setiap malam bercinta dengan Ayu tanpa lelah. Padahal melakukan **** dengan pola seperti itu tidak bagus juga jika ingin memiliki keturunan lagi.
__ADS_1
" Mungkin juga Baby, ini kan kesempatan nih sekarang kamu sedang datang bulan. Berarti selama itu aku akan menahannya demi mendapatkan kualitas bibit unggul yang bagus. Jadi sekali aku menanam benih mereka akan langsung tubuh subur di rahim mu." Ucap Jason dengan antusias sambil meraba perut Ayu yang masih rata namun sudah mengeluarkan empat orang anak yang tampan-tampan dan cantik-cantik.
" Bagus kalau begitu, jadi setiap hari aku merasa aman dan bebas." Ayu begitu merasa lega dengan pernyataan Jason. Namun hanya untuk beberapa menit saja. Setelahnya Jason minta tangan Ayu untuk masuk ke dalam boxer yang dipakainya.
" Honey " Protes Ayu sambil menatap tajam pada Jason karena sudah mulai berulah lagi.
" Hanya di pegang saja Baby, sudah terbiasa dia dengan sentuhan tangan mu. Jadi berbaik hati lah kamu untuk terus memegangnya sampai kita tertidur." Bisik Jason dan mendaratkan kecupan mesra pada bibir merah Ayu.
Walau dengan agak kesal tapi Ayu tetap melakukannya juga.
" Iya seperti itu Baby. Jangan di remas! sakit." Jason meringis saat senjatanya di pegang kuat oleh tangan Ayu.
Sambil menunggu Ayu dan Jason Up lagi, silakan mampir di Novel Author yang lain:
__ADS_1
Cinta Tuan Alex ( Tamat ).
Suami ke dua ( On Going ).
Cinta Karena Perjodohan ( On Going ).
__ADS_1
Jangan lupa dukungannya berupa Like, Komen, Gift dan Vote.
Terima kasih banyak.