Teman Tidur Tuan Jason Gilbert

Teman Tidur Tuan Jason Gilbert
Bab 64


__ADS_3

" Nikmatilah apa yang bisa kalian nikmati hari ini, belum tentu dengan esok harinya"Gumam Lyra dalam hati sembari menatap wajah seseorang yang sejak tadi memperhatikannya.


Seseorang yang akan dengan suka rela membantunya untuk mendapatkan Jason kembali dalam pelukannya.


Sedangkan Oma Grace sudah merasakan amarahnya yang sudah sangat memuncak,saat Daddy Leo memberitahukan kabar buruk bagi dirinya. Karena dari awal ia tidak ingin memiliki cucu dari wanita kelas rendah itu. Tapi sekarang nasi sudah menjadi bubur, tinggal bagaimana ia membuat bubur itu cepat larut dalam satu kali tegukan air minum.


Abah dan Umi masih bergabung dengan Mommy Irena menjamu semua para tamu. Jika melihat sekilas Mommy Irena tidak malu sedikit pun dengan kedua besannya yang hanya orang biasa. Namun mereka bisa berbaur dengan yang lainnya.


" Jason, Ayu selamat "Ucap Steve sembari menjabat tangan keduanya bergantian. Begitu juga dengan Erwin yang mengikutinya dari belakang.


" Woho... Dokter tampan kita rupanya disini juga?"Tanya Steve sambil melihat kearah kedatangan Dokter Richad, yang merupakan sahabat mereka juga.


Dokter Richad hanya tersenyum dan langsung menjabat tangan mereka.


Mereka pun terlibat obrolan yang sangat seru sampai akhirnya Jason mendengar bunyi alarm yang dipasangnya satu jam semenjak pesta di mulai.


" Maaf kawan aku harus membawa Ayu dari sini supaya tidak kelelahan "Pamit Jason pada ketiganya.


" Baik lah Brother, sekali lagi selamat untuk kalian"Balas Dokter Richad.


Setelah Jason menemui Steve, Erwin dan Dokter Richad. Jason membawa Ayu untuk meninggalkan tempat pesta sesuai janjinya, hanya satu jam saja untuk duduk disana bergabung dengan yang lain. Kini Ayu dan Jason sudah berada didalam kamar Hotel yang disulap menjadi kamar pengantin yang sudah sangat indah didekor sedemikian rupa.


Ayu sudah melepaskan gaun yang sangat bagus dan sangat sempurna membalut tubuh indahnya,namun kurang nyaman untuk dinikmatiya karena perubahan bentuk tubuhnya. Kemudian Ayu sudah menggantinya dengan sebuah lingerie warna merah menyala sehingga sangat kontras dengan warna kulitnya.


" Baby... "Sapa Jason lembut sambil meniup rambut Ayu yang sudah tergerai.


" Hem "Balas Ayu singkat.


" Aku merindukan mereka yang berada didalam perutmu "Ucap Jason seraya mengusap perut bagian bawah Ayu dengan gerakkan memutar.


" Geli Honey "Balas Ayu sambil menggigit bibir bawahnya.


" Kata Dokter Lara aku boleh sesekali mengunjungi mereka supaya mereka mengenali siapa Daddy nya? tapi tentunya secara lembut dan pelan"Ucap Jason lagi sambil mengangkat salah saru tangan Ayu dan memberikan kecupan-kecupan singkat disepajang lengannya.


Jason mensejajarkan wajahnya dengan perut Ayu"Baby twins kalian sangat rindu pada Daddy kan?".


" Iya Daddy kami sangat merindukan mu"Balas Ayu.


Jason membawa Ayu untuk berbaring ditempat tidur.Tapi sebelum itu Jason sudah melepaskan semua pakaian yang melekat pada tubuhnya.


Jason menyingkap lingerie Ayu sampai keatas perutnya"Hai twins ini Daddy"Sapa Jason memperkenalkan dirinya sembari mengusap lembut bagian perut Ayu.


Ayu menggigit bibir bawahnya kala Ayu merasakan tangan kekar Jasona sudah bermain diarea sensitifnya dengan sangat lembut.


Kedua kaki Ayu dengan refleks terangkat keatas sejalan mengikuti gerakan tangan Jason yang semakin liar didalam sana.

__ADS_1


Jason begitu menikmatinya, sampai rasanya Jason sudah tidak sanggup lagi untuk segera bergerak bebas ditubuh Ayu. Namun niatnya diurungkan mengingat ada dua kehidupan didalam rahim Ayu.


" Akh... "Akhirnya Ayu mendapatkan pelepasan pertamanya.


Jason tersenyum senang kala istrinya sudah terbang melayang dengan permainan jarinya.


Dengan cepat Jason merangkak naik diatas tubuh Ayu. Mencium bibir Ayu dengan begitu rakusnya sampai Ayu kewalahan mengikuti permainan bibir Jason.


Kemudian Jason meloloskan lingerie nya dari kepala Ayu. supaya Jason lebih leluasa bermain dengan raga polos istrinya.


" Eugh..."Saat senjata Jason sudah memenuhi inti tubuhnya, terasa begitu sesak dibawah sana. Sedikit membuatnya agak tidak nyaman. Namun Ayu mencoba menikmatinya dan memberikan pelayanan terbaiknya karena tidak ingin mengecewakan suaminya.


Jason sudah bermain dengan kedua gunung kembar Ayu yang terlihat sedikit lebih besar dari biasanya, karena ini mungkin karena Ayu sedang hamil.


" Honey...pelan "Rengek Ayu saat merasakan Jason mulai memakai tenaganya bergerak liar diatas tubuhnya.


" Baby..."Tidak butuh lama Jason sudah mencapai klimaksnya. Dengan nafas yang masih memburu Jason menggulingkan tubuhnya disamping Ayu.


Ayu menyelimuti tubuh polos mereka sembari memeluk Jason dan menyandarkan kepalanya pada dada bidangnya.


Kembali lagi ke pesta, dimana Daddy Leo sedang terlihat bersama Mommy Irena dan juga James berbincang dengan Dokter Lin. Hanya berbincang seputar kesehatan mereka saja dan beberapa perjalanan dinas serta apa saja yang terjadi di rumah sakit yang dipimpinnya.


Sampai Dokter Lin diperkenalkan dengan Abah Dapi dan Umi Ita oleh Daddy Leo.


" Iya Dokter "Balas Abah dan Umi.


" Bagaimana sekarang keadaannya,sepertinya sudah sangat sehat ya?"Tanya Dokter Lin, ingin melihat kaki Abah, namun tidak bisa karena Abah memakai celana panjang.


" Iya semua berkat Dokter, terima kasih banyak"Balas Abah dan Umi.


James, Mommy Irena dan Daddy Leo hanya mendengarkan saja obrolan antara seorang Dokter dan pasiennya.


" James, dimana Celia? Tanya Mommy Irena berbisik karena tidak ingin mengganggu obrolan yang lainnya.


" Tadi aku lihat lagi bersama teman-teman modelnya "Bisik James.


Mommy Irena hanya mengangguk paham dan kembali fokus dengan mereka.


" Saya hanya menjalankan kewajiban saja, ada orang yang lebih pantas menerima rasa terima kasih kalian dengan tulus "Ucap Dokter Lin.


Abah dan Umi Ita hanya saling tatap,"Iya itu betul, tapi sampai sekarang kami tidak mengetahui siapa orang baik yang sudah sangat membantu kami"Balas Abah dengan wajah sendunya.


" Iya saya hanya sekilas melihat tanda tangannya dan inisial JG "Terang Umi ita.


" JG, tapi sepertinya aku sudah tidak asing dengan inisial itu? "Gumam James dalam hati sambil mengingat dimana ia pernah melihat atau mungkin bahkan pernah mendengarnya.

__ADS_1


" Apa mungkin Dokter tahu siapa orang itu? "Tanya Umi Ita berharap Dokter Lin mengetahui sesuatu.


James menatap Dokter Lin dan kedua anggota baru keluarganya. James meyakini jika Dokter Lin menyimpan sesuatu yang tidak ingin diketahui mereka.


Sekarang James begitu peduli dengan Abah dan Umi yang merupakan kedua orang tua Ayu, wanita yang kini mengisi hati dan pikirannya. Meski wanita itu sudah menjadi adik iparnya.


Dokter Lin hampir saja membuka identitas siapa yang sudah membantu mereka. Akh untung saja ia belum terlalu jauh berceritanya.


" Tapi kenapa? bukannya mereka sekarang sudah menjadi keluarga?"Gumam Dokter Lin dalam hati.


Mungkin orang itu tidak ingin semua kebaikannya diketahui oleh orang lain lain, pikir Dokter Lin.


" Akh Iya saya juga kurang tahu soal itu"Jawab Dokter Lin.


Saat Daddy Leo mengedarkan pandangannya kearah para tamu, ia melihat sekilas wajah Laura Anastasya yang sudah membuat onar di perusahaan nya di London. Kini model itu terlihat sedang berkumpul dengan salah satu menantunya, Celia.


.


.


.


.


Mampir juga Yuk kawan di Novel Author yang lain:




Cinta Tuan Alex ( Tamat ).




Suami ke dua ( Ongoing ).




Jangan lupa dukungannya 'wan kawan dengan cara Like, Komen, Gift dan Vote.


Terima kasih kawan 😊🙏.

__ADS_1


__ADS_2