Teman Tidur Tuan Jason Gilbert

Teman Tidur Tuan Jason Gilbert
Bab 48


__ADS_3

Satu bulan sudah berlalu sejak kejadian di rumah orang tuanya Jason. Jason dan Ayu sudah tidak pernah menginjakkan kakinya disana.Jason selalu mempunyai alasan untuk menolaknya.karena Jason tidak ingin melihat Ayu tidak nyaman dengan Oma Grace dan Mommy Irena. Walau sebenarnya Jason merasa ada yang kurang dengan hidupnya. tapi ya mau bagaimana lagi, memang apa salahnya menikah dengan wanita yang tidak memiliki status sosial yang sama?.


Seperti biasanya setelah selesai belajar, Ayu ikut ke kantor Jason. Ayu mulai paham dengan semua pekerjaannya. terkadang Ayu ikut membantu disana. Hari ini Ayu membawa makanannya ke kantor, karena tidak sempat di Apartemen. Jason mengejar meeting dengan para investor baru.


Masih memiliki waktu 20 menit untuk memakan makanannya. Ayu dengan cepat menghidangkannya.


" Honey makanannya "Ayu memberikan piringnya pada Jason.


" Terima kasih Baby "Ucap Jason sambil mencium pipi Ayu sekilas.


" Ayo makan " Ayu dan Jason langsung menyantap makan siangnya.


Tidak berselang lama, James datang berkunjung ke kantor nya. Walau sudah biasa di lakukannya. tapi ini untuk pertama kalinya setelah Jason menikah.


James langsung masuk dan melihat pemandangan yang sangat menyegarkan matanya yang sedang suntuk. Ia melihat Ayu yang terlihat semakin hari semakin terpancar aura kecantikannya. Sampai Ia tidak berkedip dalam beberapa detik. Namun dengan cepat ia mengalihkan pandangannya. sebelum Jason menyadarinya.


" Wah, makan enak tuh Jas "James sengaja meletakkan berkas didekat Ayu. untuk melihat wajah Ayu dari dekat. Tapi sialnya, bukan hanya wajahnya saja yang terlihat dari dekat, namun James melihat keindahan tubuh yang dimiliki Ayu walau tertutup rapat dengan pakaiannya. Belum lagi aroma yang menguar dari dirinya, sampai James menghirupnya dalam-dalam.


" Sial "Umpat James dalam hati saat ia menyadari ada yang bangun dari tidurnya.


Ayu hanya menganggukkan kepalanya, tanpa berani menyapa.


" Ada apa James, tumben baru datang lagi kesini? membawa berita apa? " Tanya Jason to the points.


James hanya tertawa mendengar pertanyaan Jason yang memang benar adanya, jika ia membawa mandat dari kedua wanita yang sama yang sangat di hormatinya.


" Kamu tahu Jason, Mommy kurang sehat keadaannya sudah satu bulan ini. datanglah jenguk Mommy!, Mommy sangat rindu pada mu"Ucap James sambil melirik Ayu.


Jason merasakan ada sinyal yang tidak beres yang James tunjukkan kala mencuri pandang pada Ayu.


Dengan sengaja, Jason berpindah tempat duduknya jadi bersebelahan dengan Ayu.


" Aku selesai Baby "Jason menyerahkan piring kotornya pada Ayu.


Ayu membuka tutup botol air meneral lalu menyerahkan pada Jason.

__ADS_1


" Kalian so sweet sekali! "Puji James.


" Permisi Tuan, meetingnya tiga menit lagi dimulai. semua para investor sudah hadir semua, hanya menunggu kehadiran Tuan "Ucap Agas di ambang pintu karena pintunya yang tidak tertutup.


" Ok, kami datang ".


" James nanti dilanjutkan lagi aku dan Ayu mau meeting "Ucap Jason tanpa membicarakan Mommy nya yang sedang sakit.


Ayu dan Jason sudah berdiri, dengan sengaja Jason me lu mat bibir merah Ayu.


" Vitamin sebelum meeting "Ucap Jason dengan melingkarkan tangannya pada pinggang Ayu.


James tidak suka melihat pemandangan yang baru saja dilihatnya. Ia melihat penampilan Ayu secara menyeluruh saat Ayu berdiri, "Oh sungguh mengemaskan".


Drt


Drt


" Iya sayang "Jawab James pada sambungan teleponnya.


" Aku di kantor Jason, tadi Oma meminta ku bicara pada Jason untuk mengunjungi Mommy "Balas James.


" Oh gitu, jadi gimana aku kesana atau kamu yang sebentar lagi mau pulang?"Tanya Celia.


" Tidak usah sayang sebentar lagi aku juga pulang"Tolak James.


" Baiklah aku tunggu di sayang"Panggilan pun berakhir.


Namun James bukannya langsung pulang, ia malah duduk di kursi kebesaran Jason. Ia menatap pigura yang yang terdapar gambar Jason dan Ayu saling memandangi dengan tampilan senyum yang terlihat lebih tulus yang terpancar dari keduanya.


" Kamu memang sangat cantik Ay, beruntung sekali Jason bisa mendapatkan mu. kalau pun ada kesempatan aku akan memperjuangkan mu Ay"James mengusap wajah Ayu.


Tak terasa Jason dan Ayu sudah keluar dari ruang meeting menuju ruangannya.


Tanpa mereka sadari, aksi mereka yang saling berciuman dengan sangat intim dan lebih dalam. dengan salah satu tangan Jason membuka kancing kemaja Ayu dan mencoba mengeluarkan buah kesukaannya di saksikan langsung oleh James yang maish setia duduk di kursi kerja Jason.

__ADS_1


" James... "Teriak Jason membawa Ayu dalam pelukkannya.


" Kenapa masih disini? "Tanya Jason kesal karena mengganggu kesenangannya. sambil membatu Ayu memasangkan lagi kancing kemejanya.


" Iya kan tadi aku sudah bilang Mommy sakit, datang lah untuk menjenguknya. ajak saja Ayu, kan ada Celia di rumah juga. siapa tahu Ayu dan Celia bisa menjadi teman baik?"Ucap James.


" Iya nanti aku kesana "Jawab Jason asal supaya James cepat pergi dari ruangannya. karena hampir saja salah satu aset istrinya akan terlihat oleh pria lain, meski itu saudaranya sendiri tapi Jason tidak menyukainya.


" Baiklah nanti aku sampaikan pada Mommy, biar Mommy senang hatinya"Balas James, yang harus rela meninggalkan Ayu dan Jason untuk melanjutkan aksi mereka yang sempat terhenti karena kehadiran dirinya.


Akhirnya Ayu dan Jason bisa bernafas dengan lega setelah James benar-benar keluar dari dalam ruangannya dan bukan hanya itu saja Jason sampai memastikan James sudah keluar dari gedung perkantorannya.


" Maaf Baby, untung saja..."Ucap Jason penuh penyesalan.


Ayu memegang kedua wajah Jason.


" Tidak apa-apa Honey, lain kali harus lebih hati-hati lagi dimana pun itu "Ucap Ayu bijak.


" Oh iya, kamu kunjungi saja Mommy!. benar apa yang bilang saudara mu, pasti Mommy sangat merindukan mu. karena satu bulan ini kamu tidak ada datang mengunjunginya. aku akan menunggu kepulangan mu di Apartemen saja. bagaimana? "


" Tidak Baby, aku tidak mau meninggalkan mu sendiri di Apartemen. kamu ikut saja, dan kamu bisa mengobrol dengan Bibi Yuni atau yang lainnya. bagaimana? "


" Baiklah Honey, Ayo kita berangkat sebentar lagi jalanan macet". Ayu sudah menenteng beberapa piring kotor yang tadi dibawanya untuk membawa makanan dari Apartemen.


" Tidak melanjutkan yang tadi Baby, tanggung tahu sudah sangat on nih"Tunjuk Jason pada senjatanya yang sudah siap tempur.


Jason meletakkan tentengan Ayu di dekat meja kerjanya.


" Nanti malam saja ya jagoan ku "Ayu mengusap senjata Jason dengan gerakan yang sangat sensual. dan tentunya berhasil membuat Jason kalang kabut.


" Gerakannya jangan seperti itu Baby, mana bisa senjata ku tidur lagi "Protes Jason.


" Hanya sebentar Baby, tidak sampai lima menit. aku sudah tidak tahan "Ucap Jason mengiba pada Ayu sambil membuka celana panjangnya.


" Ok Honey, hanya lima menit saja kan!"

__ADS_1


Kemudian Jason merangkul Ayu sambil mendaratkan bibirnya pada leher Ayu.


__ADS_2