Teman Tidur Tuan Jason Gilbert

Teman Tidur Tuan Jason Gilbert
Extra Part 15 T3JG


__ADS_3

Satu minggu sudah Vina dan Vida bersekolah, Ayu hanya berdiam diri saja di rumah setelah kepergian Suami dan kedua buah hati mereka. Sebab Jason sendiri tidak membiarkan Ayu untuk melalukan pekerjaan berat apa pun. Jason meminta Ayu supaya memanjakan dirinya dan sedikit bersenang-senang untuk dirinya sendiri. Namun karena Ayu tidak memiliki banyak teman dan tidak terlalu suka untuk bepergian akhirnya Ayu memutuskan untuk bersantai di rumah sembari menonton televisi.


Saat dirinya sedang asyik menonton, tiba-tiba saja terdengar bunyi ponselnya. Ayu pun beranjak dan mengambil ponselnya.


" Iya Umi " Sahut Ayu, ketika yang Ayu mengetahui yang meneleponnya pagi itu adalah Umi Ita.


" Bagaimana kabar kalian Yu?." Tanya Umi Ita dengan suara sedikit bergetar, seperti sedang ada yang ditahannya.


" Baik Umi, kabar kita baik." Ayu menajamkan pendengarannya baik-baik sebab ia mendengar suara seseorang yang seperti sedang merintih menahan kesakitan.


" Bagaimana kabar Umi dan Abah?." Ayu ingin segera memastikan dengan kondisi kedua orang tuanya saat ini.


" Kabar Umi baik seperti yang Ayu dengar." Jawab Umi Ita. Rasanya ia tidak tega memberitahukan kondisi Abah Dapi saat ini pada Ayu.

__ADS_1


" Umi " Panggil Ayu lirih, sebab Ayu yakin jika Umi nya masih sana.


" Ada apa sama Abah, Umi?." Dengan tidak sabarannya Ayu bertanya kondisi Abah Dapi.


Hening untuk beberapa waktu, Umi Ita sedang mempertimbangkan jika bukan pada Ayu ia menceritakan semua yang terjadi pada dirinya dan Abah lalu pada siapa?. Sebab yang ia miliki saat ini dan selamanya hanya Ayu putri semata wayang mereka. Dan dengan berat hati Umi Ita pun mengatakannya pada Ayu.


" Abah sedang sakit Ayu, Abah terjatuh di kamar mandi. Kami sudah tiga hari di Rumah Sakit, tapi Abah belum menunjukkan tanda-tanda akan pulih dengan cepat." Adu Umi Ita.


" Abah " Isak tangis Ayu yang mampu di dengar oleh Umi dari sana.


Ayu langsung mengambil salah satu kunci mobil yang biasa dikendarainya. Tanpa memberitahu Jason, Ayu langsung saja pergi menuju ke kantor Jason.


Sementara itu di sekolah, Vina dan Vida sedang duduk di depan pos kemanan Sekolah. Sebab hari ini mereka sudah pulang lebih awal, karena para Dewan Yayasan akan mengadakan rapat. Mereka sedang menunggu Daddy mereka yang sebenarnya tidak mereka ketahui juga jam berapa Daddy mereka akan datang menjemput.

__ADS_1


Melihat hal itu, Loisa menghampiri keduanya dan ikut duduk di sana.


" Halo Vina, Vida " Sapa Loisa.


" Halo Miss " Balas keduanya tidak bersemangat, sebab terlihat dari raut wajah keduanya yang sangat kusut namun tetap terlihat cantik dan lucu.


Loisa mengelus rambut Vida yang di kuncir kuda tadi pagi. " Kalian belum di jemput?."


Dengan kompak keduanya menjawab, "Iya Miss"


" Sebab Daddy juga tidak tahu kalau kita akan pulang lebih awal, kami pun tidak dibekali ponsel oleh Daddy dan Mommy." Lanjut Vida.


" Boleh Miss mengantarkan kalian?. Kalau boleh, kemana Miss harus mengantarnya?." Tanya Loisa dengan antusias.

__ADS_1


" Biasanya ke kantor Daddy, nanti setelahnya baru kita akan pulang bersama setelah Daddy menyelesaikan semua pekerjaannya." Ucap Vina menatap Loisa.


" Baiklah Ayo, Miss akan mengantarkan kalian ke kantor Daddy." Balas Loisa senang. Karena setelah satu Minggu kemarin dirinya tidak bertemu dengan Jason.


__ADS_2