Teman Tidur Tuan Jason Gilbert

Teman Tidur Tuan Jason Gilbert
Bab 50


__ADS_3

Dan benar saja saat Ayu dan Jason sampai di rumah. Mereka melihat Abah dan Umi yang berada di ruang tamu bersama Daddy Leo dan Mommy Irena serta Oma Grace.


Umi Ita langsung menitikkan air matanya dikala ia melihat dan bertemu langsung dengan Ayu. Ayu pun sama tidak bisa menahan kesedihannya akan rindu sosok Umi didalam hidupnya. Ayu dengan hormat menyalami tangan Abah dan Umi, yang diikuti oleh Jason.


" Umi senang Ayu sehat, baik. Nak Jason juga semakin terlihat gagah, sehat juga ".


Ayu hanya mengangguk pelan sambil mengusap hidungnya.


" Iya Abah, Umi kami sehat, baik. ini semua berkat doa Umi dan Abah juga untuk kami ".


" Sini Ayu duduk "Mommy Irena menarik salah satu kursi dan didekatkan dengan kursinya.


" Terima kasih Mom ".


Oma Grace meminta Ayu untuk membawanya kedalam kamar, karena tubuhnya cukup lelah dan mau beristirahat sebelum makam malam.


" Bawa lah Umi dan Abah ke kamar sebelah Oma, biar tidak usah turun naik tangga kasihan Abah yang baru melakukan operasi "Mommy Irena memberikan sarannya. karena dibawah pun masih ada beberapa kamar yang kosong.


" Iya Mom, terima kasih "


" Terima kasih Mom "Jason mengecup kedua pipinya.


Mommy Irena melihat ke dapur dan meminta menu tambahan untuk besannya.


Ayu membawa Abah dan Umi ke kamar yang sudah di tunjuk tadi oleh Mommy Irena.


" Aku senang banget Umi dan Abah bisa ke sini"Ucap Ayu lagi, karena dengan begini Umi dan Abahnya tidak akan mengkhawatirkannya lagi.


" Abah dan Umi sudah bertemu Bibi Yuni?"Tanya Ayu.


" Udah tadi Yu. Oh iya temanai saja suami mu dulu Yu. kami mau beristirahat juga karena lumayan jauh ya perjalanannya. kaki Abah pegal "Usir Abah secara halus pada Ayu ".


" Iya yang dibilang Abah benar, layani dulu keperluan Nak Jason " Umi menimpali.


" Iya baik. Ayu kw kamar Ayu ya. ada di lantai atas. kalau ada apa-apa telepon Ayu aja, nanti Ayu turun "

__ADS_1


" Iya " Ucap Umi dan Abah bersamaan.


Ayu pun keluar dari dalam kamar Abah dan Umi, Ayu menaiki anak tangga berjalan menuju kamarnya.


" Ay " Sapa James ketika Ayu hendak mau membuka pintu kamarnya.


" Iya Kak " Balas Ayu berdiri di hadapan James.


" Akh tidak jadi Ay, Kakak lupa "James mengaruk kepalanya yang tidak gatal, karena sebenarnya ia hanya ingin melihat wajah Ayu dengan leluasa dari dekat.


" Ya sudah Kak, Ayu masuk "Ayu langsung membuka pintu tanpa menghiraukan James lagi yang masih berbicara padanya atau tidak.


" Baby "


" Honey "


Tentu saja James mendengar sapaan tersebut dan membuat hati dan telinganya panas, ketika Ayu baru masuk dan menutup pintunya. Padahal itu hal yang biasa juga ia lakukan bersama Celia istrinya.


Perlahan Ayu menempati ruang hati yang sebenarnya sudah terisi penuh dengan Celia. buktinya banyak sehingga tidak bisa disebutkan lagi. tapi entah lah apa yang dimiliki Ayu seakan sempurna di matanya.


" Siapa yang bicara pada mu Baby? " Tanya Jason sambil membantu Ayu melepaskan pakaiannya.


" Honey jangan mulai lagi "Ayu memperingatkan Jason bila sudah seperti ini. pasti akan ada kelanjutannya. sampai Ayu lupa memberitahukan bahwa yang menyapanya tadi adalah James.


" Satu kali sebelum makan malam Baby"Pinta Jason sudah bertelanjang dada.


" Awww "Jason meringis ketika bulu atas pusarnya di tarik pelan oleh Ayu.


" Nakal kamu Baby "Jason sudah membuat Ayu tidak memakai apa pun lagi.


Jason mulia menciumi wajah Ayu, me lu mat bibirnya yang menjadi candu. mereka saling me ma gut dan bertukar saliva sampai pada titik sensitifnya yang terdalam. Ayu dibuat mengerang berkali-kali dengan sentuhan maut tangan dan lidah Jason pada titik-titik sensitifnya.


Dan pertempuran pun tidak bisa terelakkan lahi. Jason yang bilangnya hanya satu kali sebelum makan malam, ini malah mereka yang terlambat datang bergabung dengan yang lainnya dimeja makan.


" Maaf kami terlambat " Ucap Jason sambil menarik kursi untuk di duduki Ayu.

__ADS_1


Semua pasang mata tertuju pada mereka, melihat rambut keduanya yang basah dan mengeluarkan khas aroma shampo merk tertentu. dan tentunya mereka mengetahui kenapa mereka begitu. Mereka hanya tersenyum tipis melihat tingkah Ayu dan Jason.


Namun sayang tidak bagi James, ia mengepelkan tangannya di bawah meja makan.


" Sayang kenapa " Tanya Celia yang melihat perubahan raut wajah James. dan kini perhatian pasang mata terarah pada James.


" Kamu sakit sayang? Mommy Irena bertanya dengan nada cemas.


" Akh tidak Mom, maaf mungkin karena kelelahan saja. tadi banyak kerjaan dikantor "Kilah James dengan mengusap wajahnya kasar dan mencuri pandang pada Ayu disaat Jason sedang lengah.


" Jangan terlalu lelah sayang kerjanya, karena nggak baik juga untuk kesehatan"Ucap Mommy Irena memberikan saran.


" Kalau memang kamu banyak pekerjaan minta lah bantuan Ayu sesekali. bukannya Ayu sudah paham bisnis yang kalian kelola tidak jauh berbeda "Oma Grace mencoba memberikan ide nya.


" Tidak bisa itu Oma! " Tolak Jason dengan cepat. karena Jason tidak ingin meninggalkan celah untuk siapa pun masuk diantara dirinya dan Ayu.


Ayu hanya menjadi pendengar saja untuk mereka yang sedang meributkan dirinya. Ayu paham tidak mungkin Jason menolaknya jika tanpa alasan. dan kalau pun sampai mengiyakan karena sudah mempertimbangkan semuanya. jadi Ayu menurut apa kata suaminya saja. walau Ayu berharap mereka akan selalu bekerja bersama.


Begitu juga dengan Abah dan Umi hanya bisa melihat dan mendengar apa yang mereka bicarakan lebih tepatnya ributkan. tanpa mengeluarkan suaranya sedikit pun.


James seolah mendapatkan angin segar dengan ide Oma Grace. Ia akan membujuk sampai Ayu mau membantu dan bekerja di kantornya. tidak masalah meski hanya sesekali saja.


" Kan ada Celia, kenapa bukan Celia saja yang membantu mu James? "Tanya Jason mempertanyakan posisi Celia yang setiap hari juga ikut ke kantor bersama James.


" Celia sedang mulai pemotretan lagi jadi aku tidak bisa mengandalkannya karena sudah kontrak juga"Jawab James sendu.


" Iya maaf aku tidak bisa membantu James"Ucap Celia menyesal.


" Tidak apa lah Jason, hanya sesekali Ayu membantu James dengan ilmu yang dimilikinya. bukannya anak kuliah itu suka ada magang itu. nah kan Ayu bisa sekalain magang disitu juga atau mau di kantor Jason tidak masalah. yang penting Ayu bisa membantu James"Ucap Mommy Irena yang memberikan dukungannya untuk James.


" Iya Jason hanya sesekali saja, bukannya tiap hari. dan Oma rasa Ayu tidak keberatan dengan itu. Iya kan Ayu?"Tanya Oma Grace penuh penekanan pada pertanyaannya.


" Ayu kan masih harus belajar juga, jadi kasihan kalau harus bolak balik "Jason mencoba memberikan pengertian.


" Jason sayang kan ada Pak Anton atau Agas yang mengantarkan Ayu. Ayu hanya duduk manis saja d dalam mobil. Ayu mau kan membantu James?"Tanya Mommy Irena penuh harap.

__ADS_1


__ADS_2