
Mobil Pak Anton sudah membawa Jason dan Ayu memasuki halaman rumah keluarga Gilbert, disaat dan waktu semua orang pasti sedang berkumpul dimeja makan guna sarapan bersama.
Ayu menatap lekat suaminya yang sedang menatap kearahnya juga.
Cup
Jason mencium kening Ayu beberapa saat. kemudian mereka bersama turun dari dalam mobil.
" Biar saya yang masuk duluan Tuan, biar mereka tidak ada yang curiga "Ayu begitu merasa kecil jika sudah berhadapan dengan mereka semua.
Jason menarik tangan Ayu yang hendak masuk kedalam rumah melewati pintu samping.
" Kamu istri ku sekarang!, datanglah bersama ku! peganglah tangan ku! ".
Ayu menelan saliva nya, membayangkannya saja Ayu tidak berani. Apalagi harus menyaksikannya langsung keributan apa yang akan terjadi.
Tangan Jason dan Ayu saling menggenggam dengan erat dan mulai berjalan kearah dalam melalui pintu utama.
" Jason kamu.... "
Deg
Lyra menatap kedatangan Jason tapi sayang dengan pemandangan yang membuat mata dan hatinya perih. Namun Lyra mengatur nafasnya, supaya tidak lepas kendali dihadapan keluarga besar Gilbert.
Semua pasang mata pun tertuju mata pada Ayu dan Jason. termasuk Bibi Yuni karena sedang membawakan potongan buah apel untuk Nyonya Irena.
" Kamu kenapa bisa datang bersama pelayan mu Sayang? "Lyra mendekati Jason dan mencoba meraih tangannya dari Ayu. tapi sayang Jason mencekal pergelangan tangan Lyra sebagai bentuk penolakannya.
Oma Grace dan Mommy Irena dibuat tidak enak untuk melanjutkan sarapannya. sedangkan Daddy Leo masih melihat reaksi semuanya.
Celia dan James yang mungkin bersikap biasa saja. karena memang Ayu lebih terlihat cantik dari Lyra. jadj wajar saja jika Jason berpaling pada wanita yang disampingnya.
" Oma, Mommy, Daddy, lihatlah anak keluarga Gilbert bersama seorang pelayan rumah ini!,mereka saling menggenggam tangan dihadapan kita semua"Lyra sudah berada dalam puncak kemarahannya semenjak Jason beralasan ke luar kota sampai tidak ada kabar yang cukup lama menurutnya.
__ADS_1
Ayu sudah pasrah jika akan mendapatkan penolakan dari mereka semua. dan siap untuk mendengarkan hinaan dan cacian mereka terhadapnya.
" Duduklah Lyra! "Perintah Oma tegas dan tidak bisa dibantah. Mau tidak mau Lyra pun menuruti apa yang dikatakan Oma guna menjadi calon istri yang sangat baik, penurut yang sedang disakiti oleh Jason.
" Katakan lah Jason! apa yang ingin kamu jelaskan? "Daddy Leo dengan bijaksana mempersilakan Jason untuk menjelaskan apa yang sebenarnya sudah terjadi.
" Kami sudah melangsungkan pernikahan tiga hari yang lalu, dan aku harap kalian bisa merestui kami".
Prang
Pecahan gelas dan piring sudah berserakan dibawah kursi Oma Grace. Ia begitu terkejut dengan pengakuan cucu kesayangannya.
Bibi Yuni sampai melongo mengetahui Jason dan Ayu sudah menikah. berarti Ayu pamit pulang waktu itu untuk menikah dengan Tuannya. Tapi dengan sigap Bibi Yuni pun membereskan semua pecahannya, supaya tidak melukai kaki sispa pun.
Jason mengatakannya langsung tanpa berbasa basi terlebih dahulu. Daddy Leo hanya melonggarkan ikatan dasi yang terasa mencekik lehernya. Mommy Irena menjauhkan piring dan gelas dari hadapannya serta mengusap wajahnya dengan kasar.
Lyra sudah meneteskan air mata sesungguhnya. karena ini sangat melukai hati dan harga dirinya. Masa Ia harus kalah dengan pelayan biasa yang bekerja di rumah calon mertua dan calon suaminya. itu sebuah penghinaan atas dirinya.
Para pelayan pun menguping apa yang sedang di ributkan oleh para majikannya di sana.
" Lihatlah anak kalian melakukan ini pada ku, yang jelas-jelas aku calon istrinya"Lanjut Lyra sambil menunjuk tepat pada wajah Jason dan berjalan lebih mendekat lagi pada Ayu dan Jason.
Jason dengan sikap memeluk Ayu saat Jason melihat pergerakan Lyra yang hendak menyerang Ayu.
" Kemari wanita sialan, wanita murahan, wanita miskin, wanita bodoh, wanita hina, wanita jelek ".
Lyra membabi buta menyerang Ayu sampai ia jatuh terhuyung ke lantai, namun tidak bisa mengenainya. betapa Jason sangat sigap melindungi istrinya. dengan tubuhnya sendiri yang jadi tameng dari pukulan Lyra yang meleset yang hendak dilayangkannya untuk Ayu.
" Berapa banyak uang yang kamu minta hah supaya meninggalkan Jason? ".
Jason tidak menanggapi semua yang dikatakan oleh Lyra. karena Jason tahu semua kesalahan ada pada dirinya. namun Jason tidak berniat untuk melanjutkan lagi pernikahannya dengan Lyra.
" Tenangkan diri mu Ly! "Celia mengusap punggung Lyra yang bergetar hebat karena amarahnya yang semakin memuncak. ketika Celia dengan sok baiknya memintanya tenang.
__ADS_1
" Kamu senang kan Cel, Jason benar-benar berkhianat dari ku"Lyra menatap Celia dengan tajam.
" Kenapa harus bawa istri ku?, sudah baik istri ku peduli pada mu"James tidak suka dengan apa yang dikatakan Lyra pada istrinya.
" Tidak apa sayang, namanya juga Lyra lagi patah hati. jadi kita harus menghiburnya "Ucap Celia dengan nada yang menyindir dan kembali duduk disamping suaminya.
Ayu pun hanya mampu diam, tidak ingin membuat kekacauan ini semakin tambah parah lagi. Namun demikian, Ayu sudah menangis sejak tadi dalam pelukan Jason.
" Baby tenang lah ada aku disini "Jason memeluk lebih erat lagi wanita yang kini menjadi istrinya itu.
" Cih...Aku yang terluka Jas, bukan wanita murahan itu! "Teriak Lyra yang merasa muak dengan perlakuan Jason yang dengan terang-terangan didepannya.
" Bawalah Ayu kedalam kamar mu. nanti kita bicara lagi! "Daddy Leo memberikan kebebasan pada Jason untuk menentukan pilihannya.
" Terima kasih Dad "Jason pergi dari sana tanpa melepaskan pelukannya pada Ayu.
Daddy Leo hanya mengangguk pelan.
" Sayang, aku ke kantor dulu ya. nanti kita bicara lagi. tenangkan saja dirimu sayang. jangan terlalu dipikirkan "Daddy Leo mengecup pipi Mommy Irena setelah berpamitan.
" Oma "Sapa Daddy Leo mengusap panggung Oma Grace sebelum pergi dari ruang makan.
Lyra bangkit dan berlari kearah tangga yang bisa dipastikan Ia akan menyusul Jason ke dalam kamarnya.
Dan benar saja tidak berselang lama, terdengar gedoran pintu yang sangat keras dengan suara Lyra yang melengking memanggil-manggil nama Jason.
" Irena, bawa aku ke kamar! mau pecah saja kepala ku".
" Iya Oma ".
Mommy Irena dan Oma Grace pun meninggalkan sarapan mereka yang belum sepenuhnya habis.
" Ayo kita ke kantor juga sayang! lihat saja apa yang bisa aku lakukan lebih jika kamu berbuat begitu dibelakangku "Ancam Celia, karena sadar masih banyak wanita yang lebih cantik dengan tubuh indah diluar sana. salah satu contoh nya Ayu yang menjadi duri bagi hubungan Jason dan Lyra yang sebentar lagi akan melangsungkan pernikahan.
__ADS_1
" Mana berani aku sayang, kamu segalanya untukku " James meletakkan tangannya di bokong Celia dan meremasnya gemas.