Teman Tidur Tuan Jason Gilbert

Teman Tidur Tuan Jason Gilbert
Bab 96


__ADS_3

Pagi-pagi sekali, Ayu sudah berada di Bandara untuk menjemput Jason. Tentunya sebelum Ayu berangkat, Ayu sudah terlebih dahulu menyiapkan semua kebutuhan kedua putranya dan juga James serta sudah menitipkan mereka pada Bibi Theresia.


Setelah menunggunya kurang dari dua puluh menit, akhirnya Jason datang juga. Wajah tampan Jason diantara kerumunan orang-orang tetap saja selalu bisa menghipnotis Ayu.


" Selamat datang Tuan Jason "Ayu berinisiatif untuk menyapanya terlebih dahulu menggunakan bahasa yang normal.


Namun Jason tersenyum manis kearahnya sambil menarik pinggang Ayu sehingga menabrak dada bidangnya. "Selamat pagi Baby".


Cup


Di depan banyak orang dan di tempat umum seperti di Bandara Jason berani mencium bibirnya walau hanya sebentar.


" Jason " Ayu mencoba melepaskan tangan Jason yang masih melingkar pada pinggangnya.


Tapi sayang, Jason malah semakin mempereratkan tangannya disana sambil berbisik dengan nada sensual pada telinga Ayu. "Aku berhak melakukan lebih dari sekedar menciummu saja Baby".


Deg


" Apa maksudnya coba, Jason berkata seperti itu. Apalagi yang sudah diketahuinya lagi saat ini? "Batin Ayu. Sambil menatap intens wajah lelah Jason tapi tetap tampan bagi dirinya.


" Ayo!, dimana mobil mu di parkir, kita akan langsung ke Hotel kan bertemu dengan Mrs. Stella disana "Ucap Jason tanpa mau melepaskan rangkulannya, sontak saja menjadi pusat perhatian ratusan pasang mata menatap penuh kagum pada mereka.


Akhirnya Ayu tetap membiarkan Jason melakukan itu sampai di depan mobilnya."Aku yang bawa mobil mu Baby ".


" Hem, baiklah! "


Jason dan Ayu langsung segera masuk mobil guna menghindari kemacetan di pagi hari karena semua orang keluar rumah untuk beraktivitas.


Ayu membuka kotak makan miliknya, karena Ayu tidak sempat makan atau minum sebelumnya, sebab Ayu tidak ingin jika Jason menunggu dirinya lama.


Jason melirik Ayu yang sedang memilih roti isi selai coklat sebelum masuk kedalam mulutnya." Aaaaa, aku juga lapar Baby, tadi tidak sempat makan di dalam pesawat karena makanannya kurang enak ".


Meski dengan mata yang mendelik, tetap saja Ayu memberikan suapan dan gigitan pertamanya untuk Jason kemudian disusul dengan Ayu menggigit roti dan menguyahnya.


" Aku sudah mengatur Dokter di Rumah Sakit hari ini untuk James. Aku juga sudah meminta Jack dan John untuk menemaninya sampai selesai sebelum kita datang menyusul mereka "Ucap Jason sambil mengelus rambut panjang bergelombang Ayu yang tinggi di kuncir kuda, jarinya menarik ikat rambut yang mengikat rambut indah Ayu sehingga rambut itu kini terurai indah menutup leher jenjang Ayu yang putih mulus.

__ADS_1


" Biarkan seperti ini rambut mu jika sedang bersama ku Baby " Pinta Jason dengan mengambil beberapa helai rambutnya dan mencium aroma wanginya.


" Honey hati-hati!, kamu sedang menyetir!"Balas Ayu, yang tentu saja Ayu tidak menyadarinya jika Ayu memanggil Jason dengan panggilan kesayangannya.


" Coba sekali lagi, baru saja kamu memanggil ku apa? " Goda Jason dengan memegang dagu Ayu.


" Apa memang? "Balas Ayu yang langsung membuang muka karena malu tapi dengan senyum tipis yang tersemat dari bibir manisnya.


" Yang tadi Baby, Honey gitu " Balas Jason masih menggoda Ayu sampai wajah Ayu merah padam karena malu.


Karena terlalu asyik dengan perjalanan mereka dan pertemuan mereka kali ini, tidak terasa mereka sampai di Lobby Hotel. Jason dan Ayu keluar dari dalam mobil dan menyerahkan kunci mobil pada seorang Valet parkir, supaya memarkirkan mobil milik Ayu.


Jason mengambil ponsel dalam celananya untuk memeriksa Email dan pesan yang masuk. Disitu ada tertera pesan dari Mrs. Stella yang mengatakan dalam waktu setengah jam ia akan sampai di lokasi. Yang artinya Jason masih memiliki waktu untuk berduaan dengan Ayu.


Jason menarik tangan Ayu setelah melihat Lift yang terbuka dan menunjukkan arah atas.


" Kita mau kemana Tuan Jason? "Tanya Ayu dengan bahasa formal lagi setelah mereka di dalam Lift.


Jason tidak langsung menjawabnya, melainkan memberikan isyarat dengan memberikan ciumannya dari jarak jauh dengan menaikan turun kan alisnya.


Sedangkan Ayu hanya mengangkat bahu seolah tidak peduli dengan apa yang akan dilakukannya.


" Tuan Jason kenapa kita kesini? "Ayu menarik tubuhnya untuk pergi dari kamar yang bertuliskan President Suite Room. Karena Ayu tidak ingin terjadi kerumitan lagi dalam hubungannya sudah sangat rumit.


Tapi sayang gerak Ayu kalah cepat dengan gerakan Jason, sehingga dengan mudah Ayu sudah berhasil di tarik masuk ke dalam kamar Hotel yang sudah di pesan Jason.


" Tuan, nanti Mrs. Stella mencari keberadaan kita, kalau kita tidak ada di lokasi yang sudah ditentukan " Ayu mencoba mendekati pintu dan berusaha meraih Key Card nya.


" Tidak Baby, Mrs. Stella akan terlambat datang kesini, jadi kita masih ada banyak waktu untuk sedikit melepaskan rindu yang sekian lama terpendam "Suara Jason sudah terdengar berat seperti sedang menahan sesuatu.


" Tidak Tuan Jason, jangan persulit semuanya dengan cara seperti ini. Anda sebentar lagi akan bertunangam dengan Soraya "Ucap Ayu gugup dan takut dengan sosok Jason yang sekarang berada dihadapnnya.


Jason tersenyum smrik kearah Ayu, yang memegang kemeja bagian depannya. Sedang menutupi sesuatu yang sedang di incar oleh kedua mata Jason. Jason melempar jasnya sembarang setelah berhasil dilepaskannya. Kemudian berlanjut membuka biji kancing kemejanya sendiri sampai terlihatlah lah bentuk sempurna tubuh atletis Jason yang selalu Ayu rindukan.


" Sebaiknya kita keluar dari sini! "Ayu sudah berada di depan pintu, tapi sayang Jason memeluk tubuh Ayu dari belakang yang sudah sangat ingin disentuhnya dan menyatukan tubuh mereka dalam lautan kenikmatan yang sudah tujuh tahun tidak dirasakannya.

__ADS_1


" Kamu masih milik ku Ayu Puspita Gilbert, kamu masih berkewajiban melayani ku diatas tempat tidur atau dimana pun, setiap jengkal tubuh indah mu masih atas nama ku, seumur hidup mu bersama ku tidak akan yang bisa memisahkannya, sekalipun itu seorang James " Jason mengecup cuping Ayu dan bermain-main disana sebentar.


" Aahhh "


Ayu mulai mengeluarkan suara keramatnya, yang sudah lama tidak dikeluarkannya, karena tidak ada yang menyentuhnya lagi selain Jason. Seketika tubuh Ayu menjadi sensitif dengan sentuhan-sentuhan Jason pada semua inci tubuhnya.


" Lebih keras lagi Baby "Bisik Jason dengan menempelkan bibirnya pada bibir Ayu yang sedikit terbuka.


Dan Jason masih sangat hafal betul area mana saya yang menjadikan Ayu cepat mencapai nirmawanya. Kedua tangan Jason bekerja bahu membahu memajankan tubuh Ayu yang masih berpenutup lengkap.


" Aahhh "


Tangan Jason sudah mencapai puncak gunung tertinggi dan memainkan bulatan kecil yang sudah menonjol karena terang-sang.


.


.


Mampir Yuk di Novel Author yang lain :




Cinta Tuan Alex ( Tamat).




Istri kedua ( On going ).



__ADS_1


Jangan lupa dukungannya 'wan kawan dengan cara Like, Komen, Gift dan Vote.


Terima kasih kawan 🙏😊.


__ADS_2