Teman Tidur Tuan Jason Gilbert

Teman Tidur Tuan Jason Gilbert
Bab 86


__ADS_3

Usai makan siang, Ayu meminta izin pada Mrs. Stella untuk menggunakan waktu istirahatnya untuk mengunjungi Jack dan John di Sekolah.


Jason dan Ayu membuat janji untuk bertemu di depan gerbang Sekolah, karena Jason yang harus mengantar Soraya terlebih dahulu ke Bandara. Karena ada panggilan pekerjaan darurat yang mengharuskan mempercepat kepulangannya ke London.


Sudah sepuluh menit Ayu menunggu, karena Ayu yang sudah sampai duluan disana.


" Maaf aku terlambat " Ucap Jason berlari kearah Ayu setelah sopir Hotel memarkirkan mobilnya.


" Tidak masalah, Ayo kita masuk!" Balas Ayu sambil berjalan didepan Jason.


" Kenapa? " Ayu menoleh kearah belakang dimana Jason tidak bergerak dari tempatnya berdiri.


Ada perasaan takut yang menyelimuti hatinya. Takut jika mereka tidak menerima kehadirannya, takut diabaikan, diacuhkan, takut tidak dicintai dan disayangi, takut akan penolakan mereka, takut dengan kemarahan mereka dan banyak lagi.


" Kamu tidak akan menyesal setelah bertemu dengan mereka " Ucap Ayu sembari memperlihatkan senyum manis yang sangat dirindukannya.


Hufh


Jason menarik nafas dalam dan membuangnya perlahan, " Semoga saja aku bukan Daddy yang buruk untuk mereka ".


Setelah sampai di dalam Sekolah Ayu dan Jason diajak ke sebuah ruangan khusus untuk para wali murid berkunjung.


" Ma... " Panggil Jack dan John bersamaan dari luar pintu dengan senyum yang terukir di wajah tampan dan gemas mereka.


Deg


Mendengar suaranya saja sudah berhasil menggetarkan hati Jason. Panas dingin seluruh tubuhnya dengan keringat yang sudah membasahi kedua telapak tangannya. Bagaimana tidak, selama tujuh tahun lamanya mereka harus terpisah oleh keadaan yang mengharuskan mereka meninggalkannya seorang diri. Dan kini nasib baik sedang berpihak padanya, karena saat ini detik ini kedua putranya sudah berada dalam jangkauannya.


Ayu tersenyum sembari melambaikan tangannya ketika melihat kedatangan Jack dan John yang diantarakan Miss Greeta, Guru sekaligus wali kelas nya.


" Silakan Moms J, saya permisi ".


" Terima kasih Miss Greeta ".


Miss Greeta kembali pergi usai mengantarkan Jack dan John pada Ayu. Ia tahu yang datang berkunjung ke sekolah nya merupakan salah satu keluarga Gilbert, dan sebelumnya Ayu juga sudah memberitahukan padanya.


Senyum Jack dan John semakin terlihat mengembang saat tatapan keduanya melihat pada sosok pria berpakaian rapi semi formal. Wajah tampan nan rupawan, perawakan tinggi dengan tubuh yang terlihat kekar dan gagah.


" Hai Daddy!, Aku John!" John yang terlebih dahulu menyapa, memanggil dan memperkenalkan dirinya sendiri serta berjalan kearah Jason. Sedangkan tidak dengan Jack, yang lebih memilih menghampiri Ayu dan memeluknya erat.


Jason menatapnya tidak percaya, malaikat kecil, yang biasa disapa Baby Twins saat dalam kandungan, kini mereka menjelma nyata didepannya, dengan ketampanan yang mendekati sempurna.

__ADS_1


" Apa benar Anda Daddy kami? " Tanya John lagi karena Jason tidak menjawabnya karena begitu tersihir dengan kedua putranya.


Jason hanya mampu menganggukkan kepalanya beberapa kali.


Ayu masih membiarkan John berinteraksi dengan Daddy nya sambil memeluk Jack.


" Apa Daddy tidak mau memelukku? " Tanya John.


Yang tiba-tiba saja tubuhnya melayang, karena Jason bukan hanya memeluknya melainkan mengangkatnya tinggi-tinggi. Menciumi seluruh permukaan wajah John yang sangat menggemaskan.


" Daddy sangat merindukan kalian. John, Jack dan Mommy " Ucap Jason lepas kendali atas perasaannya.


Jack untuk pertama kalinya menghapus air mata yang sudah membasahi kedua pipi Ayu, " Apa Mama bahagia? ".


Ayu mengangguk pelan sembari mengusap rambut Jack.


" Benarkah itu Daddy? " Tanya John yang masih dalam gendongan Daddy nya.


" Iya sangat merindukan kalian bertiga " Jawab Jason menegaskannya lagi.


John menatap kearah Ayu dan Jack yang sedang melihat kearahnya yang diikuti Jason menatap Ayu masih dengan penuh cinta."Jack kamu tidak ingin diposisiku".


Jack menatap Ayu seakan meminta persetujuannya, dan Ayu pun mengangguk pelan dengan senyum yang terus mengembang di wajah cantiknya.


" Daddy sanggup menggendong kalian bertiga " Ucap Jason yang mengundang gelak tawa Jack, John dan Ayu.


Jason membuktikan ucapannya dengan berhasil menggendong Jack dan John bersamaan. Dengan posisi, Jack yang digendong dipunggungnya, sedangkan John masih tetap berada didepan.


" Maaf Ma... Hanya kami berdua yang mampu Daddy gendong " Ucap Jack karena ia tidak melihat lagi celah untuk Jason menggendong Ayu.


Ayu menggeleng menolaknya. kalau pun bisa, tidak mungkin dirinya kembali digendong Jason, karena Ayu menghargai Soraya yang akan menjadi masa depan Jason.


Jason dengan kedua putranya sudah sangat akrab dan lengket, tidak terlihat seperti yang baru bertemu pertama kali. Baik Jack dan John begitu terbuka dan sayang pada Jason. Itu terbukti mereka tidak pernah bertanya yang dapat melukai hati semuanya. Hanya perlu diingat saja pesan Mama nya. " Untuk menikmati momen sekecil apapun kebersamaan dan kebahagian mereka tanpa merusaknya dengan bertanya masa lalu ".


Disaat mereka sedang bercengkrama, Wali kelas Jack dan John datang menghampiri Ayu dengan membawa kedua tas putranya.


" Untuk hari ini Jack dan John saya perbolehkan pulang lebih awal, karena saya merasa disini kurang baik dari segi waktu dan tempat bagi mereka untuk mengobrol dengan leluasa " Ucap Wali kelasya, yang tidak melihat Jack dan John kunjung kembali kedalam kelasnya.


" Baik Miss maaf merepotkan, terima kasih banyak " Balas Ayu merasa tidak enak hati.


" Terima kasih Miss Greeta " Ucap Jack, John dan Jason bersaman yang masih betah dengan posisi diatas gendongan Daddynnya.

__ADS_1


" Sama-sama Moms J, Jack, John Tuan Gilbert. Happy weekand " Balas Miss Greeta sambil berpamitan pada semuanya.


Ayu dan Jason masih berada diarea sekolah, dengan posisi kedua putranya masih menempel pada tubuh Jason.


" Bekal kami habis semua Ma, teman-teman kami sangat menyukai masakan Mama " Puji Jack dari balik punggung Jason.


" Memang apa yang sering dimasak Mama untuk kalian " Tanya Jason pada kedua putranya, dengan tatapan mata tertuju Ayu yang sedang mengikat rambutnya.


Jason seperti De Javu dengan apa yang dilakukan Ayu dihadapannya. Leher jengjang, putih, mulus dan bersih. Tempat paling favorite Jason untuk membuat jejak kepemilikannya disana. Tapi sekarang apa?, " Pasti James yang akan selalu membuatnya disana ".


" Setiapnya harinya berbeda-beda, supaya kami tidak bosan. Contohnya, kami bisa membawa kentang goreng, susu, yogurt, salad buah, salad sayur, cumi atau ayam atau udang atau ikan goreng dan banyak lagi Dad " Ucap John yang menjelaskan.


" Aku akan mengajak Jack dan John ke kantor. Karena Bibi Theresia yang suka membantu kami sedang pergi bersama suaminya " Setelah Ayu meletakkan kedua tas putranya di kursi belakang.


" Lalu James? " Tanya Jason.


" Papa sa...."


" Tidak apa-apa di kantor hari ini pekerjaan ku tidak banyak jadi aku bisa membawa mereka " Ucap Ayu dengan cepat memotong ucapan John seraya menggeleng pelan pada arah Jack dan John.


.


.


Mampir Yuk di Novel Author yang lain :




Cinta Tuan Alex ( Tamat).




Istri kedua ( On going ).



__ADS_1


Jangan lupa dukungannya 'wan kawan dengan cara Like, Komen, Gift dan Vote.


Terima kasih kawan 🙏😊.


__ADS_2