Teman Tidur Tuan Jason Gilbert

Teman Tidur Tuan Jason Gilbert
Extra Part 18 T3JG


__ADS_3

Jason masuk ke dalam ruangan Abah Dapi. Di sana Jason melihat Ayu masih duduk di samping Abah sembari menangisi keadaan Abah Dapi saat ini. Walau Umi sudah berusaha untuk menguatkan Ayu, namun nyatanya tidak cukup kuat sehingga Ayu masih menangis tersedu-sedu.


Aku mengangkat wajah kala pundaknya di usap lembut oleh tangan Jason.


" Abah pasti kuat untuk melewati masa kritis ini. Dan kamu Baby sebagai orang terdekat dan terpenting Abah harus bisa menguatkan diri mu dan Abah. Jangan terlalu memperlihat kesedihan mu supaya Abah juga tidak memikirkan kamu yang seperti ini." Jason berdiri di belakang Ayu.


" Aku takut Honey. Aku takut kalau Abah tidak akan kuat dengan kondisi tubuhnya saat ini." Ayu mengeluarkan unek-uneknya pada Jason. Kecemasan, keresahan dan kekhawatirannya bukan tanpa alasan, sebelum ini Ayu mendengar sekilas percakapan beberapa perawat yang membicarakan kondisi Abah. Sehingga tanpa Jason memberitahu Ayu pun, Ayu sendiri sudah tahu kemungkinan kesembuhan Abah sangat tipis.


" Kita akan selalu mengusahakan untuk kesembuhan Abah dan kamu harus percaya itu. Aku sudah menghubungi Mommy dan Daddy, mungkin besok lusa mereka akan sampai." Jason pun berlutut di hadapan Ayu. memegang kedua tangannya erat. Meminta Ayu untuk menatap matanya.


" Apa pun yang akan terjadi Abah nantinya, kamu harus kuat dan kita akan melewati setiap apa pun yang ada di dalam hidup kita. Kita akan saling memiliki terus dan selamanya." Ucap Jason sembari mengecup tangan Ayu berulang kali.


Ayu dan Jason berdiri bersamaan, Ayu menghampiri Umi yang duduk tidak jauh dari dirinya. Ayu bersimpuh di kedua kaki Umi Ita dengan linangan air mata yang tiada henti-hentinya.


" Ini tidak akan mudah buat kita Umi, tapi kita harus berusaha kuat dan tegar untuk Abah. Maaf Ayu belum bisa membahagiakan kalian."


Umi dengan cepat menggeleng dan meminta Ayu untuk berdiri.


" Ayu sudah sangat membahagiakan kami selaku orang tua, kami bangga memiliki putri cantik seperti Ayu. Dan untuk Abah, Umi sudah ikhlas apa pun yang akan terjadi nantinya. Namun untuk saat ini Umi ingin dan selalu berdoa untuk kesembuhan Abah." Balas Umi, ia memeluk putri semata wayangnya yang begitu rapuh saat ini.


" Ayu yang harus lebih kuat, sebab masih ada Nak Jason, Jack, John, Vina dan Vida yang sangat membutuhkan kehadiran Ayu dalam hidup mereka." Lanjut Umi.

__ADS_1


Ngomong-ngomong Vina dan Vida, Ayu baru ingat di mana kedua kembarnya berada. Setelah beberapa lama Ayu sedikit melupakannya.


" Honey maaf " Ayu mengalihkan pandangannya pada Jason penuh penyesalan. Namun Jason dengan cepat mendekati Ayu dan menenangkannya.


" Vina dan Vida sudah aman bersama Bibi Yuni dan Ibu Risma di Hotel. Besok pagi mungkin mereka akan kesini."


" Terima kasih Honey, maaf sekali lagi."


" Tidak Baby, tidak perlu meminta maaf segala. Vina dan Vida baik-baik saja. Lagian kita memiliki putri-putri yang hebat, pasti mereka bisa mengerti keadaan kita saat ini."


" Umi " Panggil Ayu lirih.


Umi Ita menolak niat baik Ayu yang meminta untuk beristirahat barang sejenak saja. Namun ia lebih memilih di sana menemani Abah dan selalu berdekatan.


Bersambung


Sambil menunggu Ayu dan Jason Up lagi, silakan mampir di Novel Author yang lain:



__ADS_1


Cinta Tuan Alex ( Tamat ).




Suami ke dua ( On Going ).




Cinta Karena Perjodohan ( On Going ).




Jangan lupa dukungannya berupa Like, Komen, Gift dan Vote.


Terima kasih banyak.

__ADS_1


__ADS_2