Teman Tidur Tuan Jason Gilbert

Teman Tidur Tuan Jason Gilbert
Extra Part 46 T3JG


__ADS_3

Usai makan malam, Ayu menemani Vina yang tiba-tiba rewel karena demam. Tapi sudah diberi obat penurun panas. Vida sudah terlelap tidur beberapa waktu lalu.


" Mommy tolong punggung Vina di usap-usap!."


" Mommy tolong di garuk pelan!."


" Mommy tolong punggung atas agak kencang!."


" Mommy tolong pelan kan sedikit!."


" Mommy tolong pindah ke bawah garuk nya!."


Dan masih banyak Mommy-Mommy yang lain yang keluar dari mulut Vina. Dan Ayu sangat sabar dalam menuruti kemauan Vina. Untungnya calon bayi mereka tidak rewel sehingga membuat Ayu cukup santai menghadapi situasi ini.


Jason yang tidak bisa tidur sendiri pun berinisiatif untuk pindah ke kamar si kembar. Perlahan Jason membuka pintu dan terlihat Ayu tidur tepat di samping Vina dengan tangan Vina yang memeluk tubuh Ayu.


" Selamat malam sayang " Bisik Jason lalu mendaratkan kecupan pada kening Ayu dan secara bergantian mengecup kening Vina serta Vida. Dan kembali lagi pada bibir Ayu.


" Uugh "


Tidur Ayu terusik dengan ulah Jason hingga Ayu membuka matanya lebar.

__ADS_1


" Honey "


" Vina rewel banget?."


" Iya "


Ayu hendak melepas tangan Vina dari perutnya, namun tiba-tiba saja Vina mengigau memanggil kedua Kakak kembar nya.


" Kak John! "


" Kak Jack! "


Jason dan Ayu bersamaan meletakkan tangannya pada Vina, ternyata cukup tinggi juga demam nya.


Setelah di cek menggunakan termometer ternyata panas nya menyentuh angka 38,1 derajat Celcius. Jason memberikan pertolongan pertama dengan memberikan Gel penurun panas. Karena Vina tidak pernah dan tidak suka bila harus di kompres.


" Bagaimana Honey?. Apa kita minta Jack dan John datang ke sini aja ya?." Ayu begitu khawatir dengan Vina yang terus saja mengigau kedua Kakak nya.


Untuk pertama kali nya Vina sakit dan sering mengigau seperti ini. Sebagai seorang Ibu pastinya Ayu akan lebih peka terhadap anak-anaknya. Dan pasti rela mau melakukan dan mewujudkan setiap apa yang menjadi keinginan anak-anaknya selama sakit. Jason sebagai Ayah pun bersedia membantu mewujudkan apa yang menjadi keinginan Vina.


" Baiklah Baby!. Aku akan meminta Mommy dan Dady mengantarkan Jack dan John ke sini." Jason menyetujui apa yang diusulkan Ayu. Hanya karena tidak ingin menambah kekhawatiran pada istri yang sedang mengandung anak ke lima nya.

__ADS_1


Tanpa membuang waktu lagi, langsung saja menghubungi Mommy Irena dan meminta tolong pada mereka untuk membawa Jack dan John. Kalau bisa Jason memintanya dengan segera. Setelah disepakati Jason mematikan sambungan telepon usai mengucapkan terima kasih.


.


.


London, Inggris.


" Besok Grand Ma kita ke Jakarta?." Tanya Jack sambil menyiapkan beberapa kebutuhan yang akan dibawa dan dimasukkan ke dalam koper.


" Iya sayang, Vina sakit!. Jadi kita harus segera datang!." Mommy Irena membantu John mengemasi semuanya menjadi satu dalam koper.


" Lalu sekolah kami siapa yang akan meminta izin pada sekolah?." John khawatir dengan nilai sempurna yang selalu didapatkannya akan menjadi milik murid lain bila dirinya tidak mengikuti sekolah untuk waktu yang lama.


" Tenang John, Papa yang akan datang ke sekolah kalian. Dan mungkin akan di bantu oleh Miss Paula, supaya kalian tetap bisa mengikuti pelajaran." Sahut James yang baru saja datang bergabung di kamar si kembar.


" Mommy sudah berkemas?." Tanya James duduk di sebelah Mommy Irena.


" Sudah..." Ucapan Mommy Irena terhenti karena terpotong oleh perkataan Daddy Leo.


" Kamu juga akan ikut bersama kami James!." Ucap Daddy Leo dari arah pintu.

__ADS_1


__ADS_2