Teman Tidur Tuan Jason Gilbert

Teman Tidur Tuan Jason Gilbert
Season 2 James dan Soraya 7


__ADS_3

Tidak ada yang istimewa tips dari Jason, itu memang sudah menjadi rahasia umum ranjang pria dan wanita. Tidak jauh dari gaya yang Soraya dan James lakukan setiap kali mereka bercinta. Tapi tidak ada salahnya jika terus dicoba, siapa tahu cepat membuahkan hasil. Karena meski pun ia nantinya akan saling merima kondisi masing-masing nantinya seperti apa, terpenting ia dan Soraya sudah berusaha.


"Bagaimana hari mu sayang?." Tanya James usai mendaratkan kecupan singkat pada kening Soraya ketika sudah masuk ke dalam Apartemen.


"Sangat luar biasa James, karena aku sudah berhasil membuat menu makan malam kita, kamu harus mencobanya?." Soraya meletakkan tas kerja James pada tempat yang sudah di siapkan Soraya untuk menyimpan perlengkapan kerja James.


"Iya sayang nanti aku coba. Tapi sekarang bisa kamu mandikan aku lebih dulu?." James sudah membuka beberapa kancing kemeja dan menaruhnya pada keranjang pakaian kotor.


"Harus?." Tanda tanya pada berseliweran mengitari kepala Soraya. Antara percaya dan tidak, Soraya menatap suami nya sesaat dengan kening yang berkerut tapi sambil senyum.


"Hem" James mengangguk sambil terlihat memelas, kini ia sudah tidak mengenakan apa pun yang menutupi tubuh atletisnya.

__ADS_1


Soraya menggiring James ke dalam kamar mandi setelah ia mengangguk meloloskan permintaan Suami yang seperti anak kecil minta di mandikan.


Dua puluh menit saja keduanya sudah keluar dengan sedikit bumbu cumbu mencumbu tanpa adegan inti.


"Bagaimana rasanya enak enggak, James?." Tanya Soraya saat James sudah mencicipi makanan buatannya.


James masih menguyah dengan perlahan supaya bisa menikmati makanan yang dibuat dengan sepenuh hati oleh Soraya.


"Sangat enak banget sayang, kalau boleh besok siang kita makan ini. Tapi kamu sendiri yang datang ke kantor ya?."


"Benar James ini enak?. Kamu enggak lagi berusaha untuk bikin aku senang kan?." Soraya masih kurang percaya diri kalau makanannya di bilang enak oleh James. Padahal kata-kata enak itu sangat di nantinya.

__ADS_1


"Benar sayang, makanya kalau enggak percaya besok kita ajak Jason, Agak dan Pak Anton makan siang bareng di kantor, bagaimana?." James tidak bohong soal masakan Soraya, karena aslinya memang enak.


James menyuapi Soraya supaya bisa mencicipinya sendiri.


"Menurutmu sendiri, bagaimana rasa masakan ini?." James menanyakan masakan yang dibuat Soraya pada uang membuatnya, ya Soraya sendiri.


"Em..kalau menurut aku sih enak ya untuk ukuran pemula kaya aku. Baru belajar sekali bikin, jadi pula, anti gagal. Ya senang lah, apalagi aku buatnya untuk suami tercinta." Kali ini Soraya cukup merasa percaya diri setelah mencoba kembali rasa masakannya.


"Betul sekali itu sayang, rasanya memang anak. Besok kamu bisa bawa makanan yang lain, pasti aku akan habiskan." James merasakan kebahagian yang berbeda saat berumah dengan Soraya, semuanya terasa lebih hidup dan memiliki warna. Apalagi Soraya yang mau mengurus dirinya.


Usai makan malam, James melakukan video call dengan Mommy Irena dan Mommy Stella. James menceritakan Soraya yang sudah pandai memasak makanan kesukaan dirinya. Dan Soraya pun mendapatkan pujian dari semuanya termasuk Jack dan John yang baru selesai pulang sekolah.

__ADS_1


"Papa, Miss Paula tanya ke aku dan Jack. Kapan Papa pulang ke London bawa Mama?. Karena kami sudah bilang kalau Papa sudah nikah dan Miss Paula seperti sedih gitu, Pa." Mommy Irena mengarahkan kameranya pada John yang sedang mengunyah buah Apel, buah kesukaan Mommy Irena.


__ADS_2