Teman Tidur Tuan Jason Gilbert

Teman Tidur Tuan Jason Gilbert
Bab 51


__ADS_3

Dengan berat hati Jason memberikan izin pada Ayu untuk membantu James di kantornya. dengan catatan tidak mengganggu waktu mereka bedua.


Dan tentunya itu merupakan kemenangan untuk James karena berkat dukungan dari semua pihak.Ia bisa mewujudkan keinginannya untuk bisa berdekatan dengan Ayu. yang akhir-akhir ini selalu datang memenuhi pikirannya.


Makan malam pun sudah selesai. Sebelumnya Abah dan Umi sudah izin pada besannya untuk sekadar berbicara dengan Bibi Yuni.


" Kita jangan terlalu lama disini Abah, tidak enak. mereka orang sibuk, tidak sama kaya kita. yang penting kita sudah bertemu dengan Ayu dan tahu Ayu dan Nak Jason baik-baik "Ucap Umi Ita di sela-sela obrolannya.


" Iya besok sore kita pamit pulang saja, kita bisa naik bis saja "Balas Abah.


" Bibi Yuni, kami titip Ayu. kalau ada apa-apa tolong kabari kami. walau kami selalu berdoa untuk kebaikan mereka semua. tapi kadang ada kala nya hati ini tiba-tiba cemas memikirkan Ayu"Ucap Umi Ita dengan tangisannya.


" Iya Yun, tolong jaga Ayu. dan aku titip kan Ayu dalam pengawas mu. dan benar apa yang dibilang Ita. kabari kami jika ada apa-apa dengan Ayu"Abah Dapi menambahkan.


" Iya Ita, Dapi aku akan menjaga Ayu sesuai amanah kalian. dan aku akan selalu memberi kabar pada kalian. kalian juga disana baik-bak, jaga kesehatan, apalagi akan ada pesta besar-besaran untuk Ayu dan Jason "Balas Bibi Yuni.


Tidak banyak yang mereka bicara kan juga karena keterbatasan waktu. karena tidak ingin mengganggu waktu istirahat Bibi Yuni dimana besok pagi harus bekerja.


Sementara didalam kamar, Jason yang baru selesai keluar dari kamar mandi dengan lilitan handuk dipanggangnya. masih tidak terima jika semua orang memojokkan dirinya. Kenapa harus dirinya yang membantu dengan memperkerjakan istrinya di kantor James?,kenapa bukan James saja yang mecari orang yang bisa membantunya bekerja? atau membayar ganti rugi untuk pembatalan kontrak Celia supaya Celia bisa meringankan pekerjaannya di kantor. Akh rasanya kepala Jason mau pecah terus memikirkan hal itu.


" Honey, sudah lah tidak perlu dipikirkan lagi. bukannya Kak James itu Kakak mu"Ucap Ayu yang kini sudah memakai piyama dan duduk di tepian tempat tidur.

__ADS_1


Walau Ayu sempat menangkap sinyal kurang baik tentang tatapan James padanya, namun tanpa bukti apa pun Ayu tidak bisa berbuat apa-apa.Yang jelas dan yang pasti Ayu harus bisa menjaga diri dan kehormatannya demi dirinya sendiri dan Jason, suami yang selalu mengkhawatirkannya.


" Aku tahu Baby, tapi hati ku tidak tenang. entahlah seperti ada sesuatu yang James sembunyikan "Balas Jason menatap Ayu dengan intens seolah mencari tahu apa yang dicari James dalam diri Ayu jika bukan karena cantik dan tubuh indah istrinya.


" Tidak baik juga berpikir yang tidak-tidak apalagi walau hanya mengandalkan feeling saja. Aku akan jaga diri baik-baik ok, biar kamu tidak khawatir"Ucap Ayu berusaha menenangkan hati dan pikirannya Jason. meski sebenarnya Ayu pun merasa takut untuk pertama kali nya pergi atau berada di tempat lain tanpa adan Jason disampingnya.


" Iya Baby, pokoknya kamu harus selalu memberi laporan apa pun yang terjadi dan kamu rasakan pada ku ya. aku tidak ingin kamu tertekan dan capek juga dengan banyak pekerjaan "Ucap Jason dengan begitu poseaifnya pada Ayu.


" Ok Honey, sekarang ganti pakaian mu! kita tidur, besok ada meeting lagi dengan Mrs. Rezer "Ayu menyerahkan piyama pada Jason.


" Pakaikan Baby! " Pinta Jason dengan manja sambil merentangkan kedua tangannya setelah melepaskan handuk yang melilit dipinggangnya.


Dengan senang hati Ayu pun memakai kan piyamanya. Lalu keduanya naik ke atas tempat tidur.


Tidak butuh waktu lama keduanya pun sudah tertidur dengan posisi yang saling memeluk memberikan kehangatan dan kenyamanan.


Berbeda dengan kamar yang di tempati oleh James dan istrinya. Mereka sedang memadu kasih,berbagi peluh, bertukar saliva, dengan gairah yang sudah tidak bisa mereka tahan. sampai pada akhirnya pelepasan demi pelepasan mereka dapatkan berulang kali. Namun untuk pertama kalinya Celia dibuat tidak percaya dengan keperkasaan James.


" Tumben banget cepat klimaksnya?"Tanya Celia menutup tubuhnya dengan selimut dan merebahkan dirinya di samping James.


" Iya tidak tahu sayang, mungkin karena dua hari ini aku dapat jatahnya kurang karena kesibukan mu, jadi sekalinya kita bercinta aku cepat keluarnya"James beralasan.

__ADS_1


" Tapi kamu sedang tidak berfantasi liar tentang wanita lain kan sayang? "Tanya Celia penuh selidik karena biasanya seperti itu.


" Tidak lah sayang, bagaimana bisa aku berpikiran liar, jika ada kamu yang selalu bisa memuaskan aku sayang "Jawab James dibumbui dengan kebohongan.


" Awas saja kalau kamu sampai berani melakukan itu, aku labrak wanita itu habis-habisan. aku pasti kan akan membuat wanita menderita karena sudah berani menggoda suami tampan aku "Ucap Celia penuh dengan ancaman sambil mengelus dada bidang James yang di tumbuhi bulu halus.


" Tidak sayang kamu harus percaya, jika hanya kamu satu-satunya wanita yang bisa membawaku terbang pada puncak kenikmatan "James membual demi menyembunyikan alasan yang sesungguhnya. karena ia harus pandai memanfaatkan situasi.


" Baik lah sayang aku percaya pada mu,dan ingat jangan sampai kamu mengkhianatinya seperti Jason yang berkhianat dari Lyra "Pada akhhinya Celia termakan dengan gombalan James.


Celia pun tertidur dalam pelukan James. sementara James sedang membayangkan dirinya bisa berduan dengan Ayu didalam ruangan kerjanya. Ia bisa dengan leluasa menikmati kecantikan dan kemolekan tubuh Ayu.


" Ayu, Jason sangat jeli bisa menemukan berlian seperti itu. namun itu tidak akan lama. karena aku akan mengambil berlian itu dari tangan Jason"Gumam James dalam hati.


Kemudian James menatap wajah cantik Celia sambil mengusap pipi mulusnya dengan senyum tipis dibibirnya.


" Dan kamu, aku akan memberikan mu sebuah kebebasan sehingga kamu tidak akan menyadari apa yang sudah aku lalukan dibelakang mu. aku akan membuat mu sibuk dengan dunia model mu sampai aku benar-benar bisa menjadi kan Ayu miliki ku seutuhnya"Gumamnya lagi sambil terus menatap wajah Celia.


" Aku sudah tidak memikirkan adanya seorang anak dari rahim mu, Karena aku sedang memikirkan cara bagaimana supaya Ayu bisa mengandung anak ku, yang akan menjadi pengikat diantara kami ".


" Maaf kan aku jika pada akhirnya hati ku sudah bukan milik mu lagi. terlalu lemah aku untuk tidak tergoda dengan kecantikan yang dimiliki Ayu. Maaf kan aku juga berkhianat dari mu pada wanita yang sama "

__ADS_1


" Sepertinya aku tahu siapa yang bisa menolong ku untuk mewujudkan itu semuanya ".


__ADS_2