
" Iya Oma Grace kami sudah memaafkan Oma " Jawab Ayu mengusap punggung tangan Oma Grace yang sudah terasa dingin.
Mommy Irena mengajak Jack dan John untuk keluar dari kamar Oma Grace. Menemui Grand Pa dan Papanya di ruang keluarga. Supaya memberikan keleluasaan pada mereka untuk berbicara.
" Terima kasih Mom "Kata Jason.
Mommy Irena hanya mengangguk sembari menepuk pundak Jason.
" Apa kamu masih marah dan belum bisa memaafkan Oma Grace, Jason? "Tanya Oma Grace dengan memperlihatkan wajah sendunya serta mata yang sudah berkaca-kaca.
Ayu menggelengkan kepalanya lemah, menatap Jason dengan sorot mata penuh permohonan. Seakan berkata sudah maafkan saja Oma Grace, lihatkan ia sudah menyesali perbuatannya.
Jason mengangguk seraya mengelus lembut wajah Ayu yang semakin cantik dimatanya. " Tidak Oma Grace, aku sudah memaafkan apa yang sudah Oma Grace lakukan ".
Ayu tersenyum menatap Jason, setelah Jason mengatakan itu sembari kembali mengelus punggung tangan Oma Grace.
" Terima kasih Jason, Ayu, sekarang Oma Grace bisa pergi dengan tenang " Balas Oma Grace memejamkan matanya.
" Jangan bicara seperti itu Oma Grace. Oma Grace akan panjang umur, harus sehat selalu "Ayu merapikan selimut yang menutupi sebagain tubuh Oma Grace.
Jason dan Ayu keluar kamar, karena tidak ingin mengganggu waktu tidur Oma Grace. Mereka bergabung dengan Mommy Irena di ruang keluarga.
" Bagaimana Oma Grace? "Tanya Mommy Irena.
" Sudah tidur Mom "Jawab Jason.
Mommy Irena menyuruh Ayu dan Jason untuk berganti pakaian, karena mereka masih mengenakan pakaian yang sama.
" Ajaklah Ayu masuk ke kamar mu! dan bersihkan diri kalian. Jack dan John sedang bermain di halaman depan bersama Daddy dan James".
" Ok Mom, titip anak-anak!, Jangan sampai masuk ke dalam dan mengganggu kami! "Jason memberi peringatan untuk Mommy Irena.
" Kamu ini, kasihan Ayu, biar kan dulu Ayu istirahat dan melihat rumah ini. bukannya kamu kurung di dalam kamar terus? "Mommy Irena mencebik, menyebalkan sekali putra keduanya itu kalau sudah ada maunya.
Jason hanya tertawa menanggapinya sembari membawa Ayu masuk kedalam kamarnya di lantai dua.
" Selamat datang Baby di kamar kita!" Jason memeluk tubuh Ayu dengan erat, membawa masuk dan duduk diatas kursi menghadap cermin berukuran besar yang memperlihatkan keduanya dari ujung kepala sampai ujung kaki.
__ADS_1
" Aku lahir dan besar di kamar ini, sampai aku kuliah keluar dari kamar ini. Namun aku tetap memiliki keinginan, jika aku akan bercinta dengan pasangan ku nanti di atas cermin ini "Lanjutnya lagi.
Jason mencium bibir Ayu dan sedikit **********, sampai Ayu meminta Jason untuk melepaskannya, karena sudah tidak tahan jika dirinya ingin buang air kecil.
" Baiklah Baby, aku melepaskan mu, tapi tidak untuk nanti malam "Ucap Jason melihat Ayu yang setengah berlari masuk ke dalam kamar mandi.
Satu minggu sudah Ayu, Jack dan John berada di London menemani Oma Grace yang sudah tidak bisa bangun lagi dari tempat tidur. Waktunya lebih banyak dihabiskan dengan tidur saja dan ditemani dengan kedua cicitnya yang lucu dan mengemaskan.
Soraya pun sudah ada tiga kali mengunjungi mereka, karena ingin bertemu dengan James untuk pertama kalinya dan mencoba memberi bantaun sebisa dan semampunya.
Seperti siang ini, Soraya menyempatkan dirinya disela kesibukan jadwal operasi. Dengan selalu menenteng buah tangan untuk Oma Grace atau hanya mainan atau makanan untuk Jack dan John yang pertama juga baru ditemauinya.
" Hai Bibi Soraya, Papa sudah menunggu kedatangan Bibi Soraya di halaman belakang, ada Mommy, Daddy dan Grand Ma ".
" Hai Boys kesayangan Bibi. Lihatlah apa yang Bibi bawa untuk untuk kalian?, apa kalian senang?" Soraya mengeluarkan beberapa mainan dan cemilan dari dalam peper bag.
" Senang Bibi Soraya, kami sangat menyukainya, terima kasih "Balas John menerimanya.
Soraya dengan cepat menggelengkan kepalanya, "Tidak cukup hanya dengan ucapan terima kasih saja Boys, sini berikan Bibi kecupan kalian ".
Soraya memposisikan tubuhnya sejajar dengan tinggi Jack dan John untuk mempermudah keduanya. Dan benar saja Jack dan John masing-masing mendaratkan kecupan beberapa saat pada pipi Soraya secara bersamaan.
" Mommy...Daddy... lihatlan kami punya mainan baru, Bibi Soraya yang memberikan pada kami" Jack dan John memperlihatkan mainannya bersamaan.
Semuanya menoleh ke arah Soraya yang sedang berjalan mendekat ke arah mereka, " Selamat siang semuanya ".
" Selamat siang Soraya "Sapa hangat Mommy Irena sambil memeluk erat Soraya. Yang diikuti oleh Ayu, Jason dan James yang hanya saling berjabat tangan saja.
Jack dan John langsung membawa masuk mainannya ke dalam kamar guna memperlihatkan pada Oma Grace. Dengan langkah kecilnya mereka sudah sampai di dalam kamar, namun mereka melihat Oma Grace yang sedang tidur, akhirnya mereka pun keluar lagi dan membawa kekamarnya.
Setelah beberapa jam berlalu, Soraya hendak berpamitan dengan Oma Grace setelah berpamitan pada yang lainnya ditemani dengan Jack dan John yang mengekor di belakang tubuhnya.
" Oma buyut, Bibi Soraya datang "Jack menghampiri Oma Grace yang masih tidur.
" Jack mungkin Oma Buyut masih tidur, tapi kenapa lama sekali Oma Buyut tidurnya? "John menimpali.
Soraya segera mendekat ke arah Oma Grace dan memeriksa denyut nadinya bererapa detik. Sampai ia meminta pada Jack dan John untuk memanggil semua anggota keluarga yang lainnya dan ia segera meminta dikirimkan ambulans untuk membawa Oma Grace secepatnya ke rumah sakit sebelum semuanya terlambat.
__ADS_1
Tidak berselang lama mereka sudah berada memenuhi kamar Oma Grace.
" Ada apa Soraya?, Oma Grace kenapa Soraya?, Oma Grace baik-baik saja bukan? "Mommy Irena terlihat begitu panik melihat Oma Grace dan Soraya yang tiba-tiba memintanya berkumpul di kamar Oma Grace.
Ayu memeluk Mommy Irena berusaha menenangkannya, "Tenang Mom, Oma Grace pasti akan baik-baik saja ".
" Iya Mom Oma Grace pasti kuat dan bisa bertahan" Jason menimpalinya.
" Aku sudah meminta ambulans dan mereka sedang dalam perjalanan kesini. Denyut nadi Oma Grace melemah, makanya harus secepatnya dibawa ke rumah sakit ".
" Lakukanlah yang terbaik untuk Oma Grace "Ucap James pada Soraya sambil memegang kedua tangannya penuh harap.
" Pasti, sebagai seorang Dokter aku akan berusaha semaksimal mungkin untuk menyelamatkan Oma Grace dan melakukan yang terbaik semampu ku " Jawab Soraya.
Tidak berselang lama, Ambulans yang ditunggu sudah tiba dengan bantuan beberapa perawat pria untuk mengangkat Oma Grace. Soraya berada satu mobil dengan Oma Grace untuk memberikan pertolongan pertama. Sedangkan Jason, James, Mommy Irena, Ayu, Jack dan John berada dalam satu mobil berada tepat dibelakangnya.
.
.
Mampir Yuk di Novel Author yang lain :
Cinta Tuan Alex ( Tamat).
Suami kedua ( On going ).
__ADS_1
Jangan lupa dukungannya 'wan kawan dengan cara Like, Komen, Gift dan Vote.
Terima kasih kawan 🙏😊.