
" Jason...Honey " Teriak Mommy Irena, Oma Grace , Daddy Leo dan Ayu.
" Kami ikut Dad, Mom, Grand Ma, Grand Pa, Oma Buyut " Rengek kedua putra kembarnya sembari menarik-narik jari telunjuk Oma Buyutnya.
" Jason kamu jelaskan yang benar dan baik pada kedua putra mu yang sangat pintar-pintar ini " Pinta Mommy Irena sambil memukul kencang lengan Jason karena gemas dengan mulutnya yang sekarang tidak bisa disaring.
" Begini Boys, maksud Daddy. Nanti kita akan bersama-sama menjenguk Adik kembar kalian melalui layar monitor yang berada di rumah sakit " Jelas Jason dengan logis karena untungnya setiap pemeriksaan Ayu, Jack dan John selalu menemani.
Jack dan John tampak berpikir sampai akhirnya mereka menyetujuinya.
" Ok Dad, Mom, jangan lupa selalu ajak kami untuk menjemuk Adik kembar kami" Ucap Jack pada akhirnya paham dan mengerti.
Jack dan John bersama Oma Buyut masuk kedalam kamar setelah lumayan membuat kepala atas dan bawah Jason cenat cenut dibuatnya.
" Baby " Bisik Jason tepat pada bibir Ayu yang merah merekah dan sekilas menempelkan bibirnya pada bibir Ayu.
Tangan Jason menyingkap selimut yang sengaja Ayu pakai guna menutupi tubuh yang terbalut Lingerie.
" Semoga saja tidak ada lagi yang akan memisahkan kita selamanya " Ucap Jason penuh pengharapan akan hubungannya bersama Ayu akan terus selamanya.
Bibir Jason mulai menyusuri perut Ayu secara perlahan dan penuh kelembutan, mengingat ada dua kehidupan dalam rahim Ayu. Meninggalkan jejak basah sehingga ada sensasi dingin dalam area perut yang terlihat buncit.
" Ah "
Ayu menggeliat kala lidah Jason menyapu tonjolan kecil pada buah dadanya. Jason tidak ada bosannya bermain diarea dada.
Jason sudah meloloskan Lingerie yang dikenakan Ayu, dirinya tetap saja terpukau melihat bentuk tubuh istrinya yang semakin sempurna karena ada buah cinta kasih mereka menyertai dalam setiap penyatuan.
" Terima kasih sudah memberiku kebahagiaan yang sangat luar biasa ini" Jason mengecup kening Ayu beberapa detik sampai ia menjatuhkan tubuhnya di samping Ayu. Keduanya tidur saling berpelukan dengan tubuh yang masih polos.
Keesokan harinya,
Mrs. Stella sudah sampai di London ketika udara pagi masih sangat segar dirasakannya. Ia langsung datang ke rumah kediaman Gilbert. Karena ia juga sangat merindukan Ayu dan ingin segera melihat kehamilannya.
" Maaf kalau aku datang bertamu di sepagi ini? " Mrs. Stella menyalami Mommy Irena.
" Oh tidak masalah Mrs. Stella. Kami senang Mrs. Stella mau langsung datang kemari " Justru Mommy Irena senang Mrs. Stella mau langsung datang ke rumahnya mengingat rencana pertunangan Jason dan Soraya batal.
" Iya dari pada aku harus datang ke hotel tidak ada siapa pun jadi aku putuskan lebih baik datang kemari saja supaya bisa bertemu kalian, Moms J dan kedua jagoan kembar ku" Walau pun Mrs. Stella merasa tidak nyaman, namun ia menyampingkan semua itu karna Ayu dan kedua putra kembar Ayu.
__ADS_1
Mrs. Stella dan Mommy Irena lanjut membicarkan kedua putra putri mereka yang sedang menjalin kedekatan. Namun mereka berdua juga belum tahu sudah sejauh mana antara James dan Soraya.
" Hai Moms J, aku sangat merindukan mu " Sapa Mrs. Stella memeluk Ayu dengan erat kemudian ia meminta izin pada Ayu untuk mengusap perutnya, saat Ayu bergabung dengan mereka di ruang keluarga.
" Hai Mrs. Stella aku juga sangat merindukan mu. Mrs. Stella tambah cantik, segar, sehat " Ayu yang baru melihat Mrs. Stella lagi melihat ada perubahan dalam diri Mrs. Stella.
" Hai Mrs. Stella " Sapa Jason sambil menyalaminya.
" Hai Jason. Aku membawa seseorang sesuai permintaan mu " Bisik Mrs. Stella pada Jason.
" Ok, siap ".
" Selamat ya kalian akan memiliki anak kembar lagi. Pasti nanti lucu-lucu dan menggemaskan " Mrs. Stella memegang tangan Ayu dan Jason bersamaan.
" Terima kasih Mrs. Stella " Balas Ayu dan Jason.
Ayu meninggalkan Jason dan Mrs. Stella karena harus ke kamar Oma Grace melihat kedua putranya.
" Kalian sudah bangun? " Ayu melihat Jack dan John sedang bermain dengan ponselnya masing-masing dan mendaratkan kecupan pada pipi keduanya.
" Selamat pagi Oma Grace " Sapa Ayu sembari duduk disebelah Oma Grace. Menawarkan diri untuk membantunya mandi. Ayu menyiapkan air hangat dan semua pakaian Oma Grace.
" Bagaimana hari ini Baby Twins?, apa mereka rewel?, apa yang sudah kamu makan dan minum? " Tanya Oma Grace duduk di tepi tempat tidur.
Ayu memastikan Oma Grace selesai mandi dan memakai pakaiannya. Mereka keluar dari kamar mengajaknya ke meja makan.
" Halo Oma Grace " Mrs. Stella menyapa dan menyalami Oma Grace terlebih dahulu.
" Stellla sudah disini? " Oma Grace duduk di sebelah Mrs. Stella.
" Iya Oma Grace karena aku mengambil penerbangan pertama " Balas Mrs. Stella.
" Mungkin kamu sudah mendengar kedekatan James dan Soraya. Apa kamu tidak keberatan dengan kedekatan mereka?,apa lagi kamu pasti tahu kisah buruk James di masa lalu? " Tanya Oma Grace ingin mengetahui pendapat Mrs. Stella selaku pihak orang tua Soraya.
Mrs. Stella tersenyum menatap Oma Grace, Mommy Irena, Jason, Ayu dan Daddy Leo yang baru saja bergabung dengan mereka.
" Kalau Soraya saja tidak menolak dan keberatan, untuk apa aku mempermasalahkan kedekatan keduanya. Pasti Soraya mempunyai pertimbangan dan pemikiran sendiri untuk menerima James atau mereka memutuskan untuk dekat " Jawab Mrs. Stella mencoba untuk tidak menghakimi seseorang karena masa lalunya.
Oma Grace terlihat mengangguk setuju.
__ADS_1
" Terima kasih kalau pemikiran mu seperti itu " Balas Oma Grace memegang erat tangan Mrs. Stella.
Jack dan John sudah rapi dengan seragam sekolah dan perlengkapan yang akan dibawanya, " Selamat pagi semuanya " Sapa keduanya, memberikan kecupan singkat pada pipi mereka yang berada di meja makan. Yang mendapatkan jawaban serempak dari semuanya, " Selamat pagi Jack, John ".
" Papi pasti menginap di rumah sakit menemani Bibi Soraya? " Ucap Jack tanpa melihat ekspresi terkejut semua penghuni meja makan.
" Jack " Ayu menatap putranya itu sambil melirik sisi kanan, kiri dan depannya.
" Iya Mommy, tadi pahi Papi dan Bibi Soraya melakukam Video Call dengan kami. Dan kami berdua melihat Papa dan Bibi Soraya tidur di sofa yang sama. Dan Papa bilang kalau mereka semalam tidur di ruangan Bibi Soraya" John menambahkan apa yang sudah dikatakan oleh Jack.
Tidak tahu saja para orang tua menafsirkan lebih jauh tentang kedeketan intim antara James dan Soraya.
" Leo kamu telepon James katakan padanya kalau jadwal Soraya kosong pagi ini minta James untuk membawa Soraya kemari sekarang juga! ".
Daddy Leo menghubungi James setelah Oma Grace menutup rapat mulutnya.
" Setengah jam lagi mereka akan sampai disini " Ucap Daddy Leo setelah mematikan ponselnya.
.
.
Mampir Yuk di Novel Author yang lain :
Cinta Tuan Alex ( Tamat).
Suami kedua ( On going ).
__ADS_1
Jangan lupa dukungannya 'wan kawan dengan cara Like, Komen, Gift dan Vote.
Terima kasih kawan 🙏