
Jason sudah bersama dengan Mommy Irena dan Daddy Leo 10 menit yang lalu, didalam kamar mereka. Mommy Irena begitu senang bertemu dengan Jason. Pelukan yang sadari tadi belum dilepaskannya.
" Mommy sangat rindu pada mu Jason. satu bulan Mommy tidak bertemu dengan mu, mengobrol, bercanda, Mommy rindu sayang "Mommy Irena menangis dalam pelukan putra keduanya.
Jason pun ikut menangis dalam pelukan Mommy nya yang sebenarnya sangat Jason rindukan juga. Namun Jason simpan kerinduannya itu dalam hatinya yang paling dalam, jika memang harus memilih. Jason ingin egois karena Jason ingin terus bersama Ayu.
Daddy Leo ikut memeluk putra dan istrinya memberikan kehangatannya dan dukungannya.
" Mommy harus kembali sehat, kasihan Daddy tidak ada teman berantem Mom"Jason mencoba menghibur Mommy nya. Namun tidak berhasil. Malah Ia terisak kembali.
" Bagaimana bisa Mommy sembuh Jason, jika kamu pergi jauh lagi dari Mommy, Mommy nggak bisa. Mommy ingin kamu tinggal disini lagi, bawa lah Ayu kesini, karena memang tempat nya di rumah ini sebagai keluarga Gilbert,menempati kamar mu lagi, kita bisa sarapan bersama, berbagi apa pun " Ucap Mommy Irena terdengar begitu pilu dan sungguh menyayat hati.
" Baru kali ini kita terpisah Jason, Mommy sungguh tidak bisa!, jika diperlukan Mommy akan meminta Ayu, mohon pada Ayu supaya mau tinggal bersama kami, dan mau memaafkan kami"Ucapnya lagi masih setia dalam pelukan putra keduanya.
Interaksi ketiga orang tersebut tidak lepas dari penglihatan dan pendengaran Ayu dan Oma Grace yang berada didepan pintu, mereka bisa mendengar dan melihat dengan jelas dari celah pintu yang cukup lumayan besar.
" Bujuklah Jason pulang ke rumah ini!. pasti Jason mau mendengarkan mu, Oma mohon! "Oma Grace hendak berlutut dihadapan Ayu, tapi dengan sigap Ayu menahan kedua tangan Oma dengan bantuan James yang sudah berada diantara mereka tanpa mereka sadari.
Dengan jarak yang dekat, James dengan leluasa bisa memandangi wajah Ayu yang benar-benar sangat cantik, bahkan ia bisa melihat belahan sesuatu yang bersih, putih, mulus dan sangat besar dibalik kemeja yang dikenakan Ayu. Sehingga berhasil membuatnya menelan saliva nya berulang kali.
Tepukan halus yang dilakukan Oma pada lengan James membuatnya tersadar dan langsung memapah Oma membawanya ke ruang keluarga lalu mendudukkannya di sofa.
Ayu mengambil air minum dan memberikannya pada Oma Grace.
__ADS_1
" Minumlah Nyonya! "Ayu membantu meminumkan air nya kedalam mulut Oma Grace.
" Panggil aku Oma Grace, seperti yang lainnya. Maaf kan Oma kalau Oma sudah banyak menyakiti mu Ayu ".
Ayu menggeleng dengan cepat, memegang tangan Oma Grace yang mengatup didadanya.
" Tidak Oma, justru aku yang harusnya meminta maaf pada kalian. Aku sudah membuat Jason jauh dari kalian " Ucap Ayu dengan tulus dibarengi mata sudah berkaca-kaca.
" Tinggallah disini bersama kami, bujuklah Jason supaya kembali lagi ke rumah ini "Mohon Oma Grace lagi.
" Iya Oma aku akan membujuk Jason dan aku bisa pastikan kalau Jason akan kembali lagi ke rumah ini ".
" Terima kasih banyak Ayu "Oma Grace memberikan pelukannya pada Ayu. dan Ayu pun tidak menyiakan momen baik ini, Ayu pun membalas pelukan Oma Grace yang selama ini tidak berani Ayu bayangkan. tapi hari ini Ayu bisa merasakan ketulusannya langsung.
Jason yang baru saja keluar dari dalam kamar Mommy Irena begitu terbakar api cemburu melihat Ayu dalam pelukan James, meski bukan hanya Ayu saja melainkan ada Oma Grace juga. Tapi tetap saja Jason tidak menyukai itu.
" Baby ..."Panggil Jason mendekati mereka dan melepaskan tangan James yang merangkul Ayu.
James hanya bersikap biasa saja melihat sikap posesif yang diperlihatkan Jason pada Ayu. Mungkin ia pun akan melakukan hal sama, jika wanita itu adalah Ayu.
" Kenapa Jason? " Tanya Oma Grace karena melihat kilatan marah dalam sorot matanya.
" Maaf kan Oma Jason, Ayu, maaf kan Oma "Ucap Oma Grace sambil memeluk Jason dan memberikan kecupan pada kening Jason dan Ayu bergantian.
__ADS_1
" Tidak Oma, kami yang seharusnya meminta maaf pada Oma " Balas Jason merangkul Oma Grace membawa dalalm pelukannya.
Ayu menghapus air matanya yang tak kunjung berhenti keluar dari kedua matanya. Ada perasaan senang, haru, rasa tidak percaya jika pada akhirnya perlahan mereka bisa menerimanya.
Dua minggu sudah berlalu, kehidupan Ayu dan Jason diwarnai dengan kebahagiaan yang sangat dinantikan mereka. berkumpul bersama orang terkasih membuat mereka merasakan kebahagiaan yang berkali lipat.
Kebahagiaan itu bisa dirasakan juga oleh para pelayanan yang menyayangi Ayu dengan tulus.
Hubungannya Ayu dan Celia juga berjalan tanpa hambatan. karena atas permintaan James sendiri pada Celia harus memperlakukan Ayu dengan baik.Meski begitu tidak masalah bagi Celia karena kecantikan yang dimiliki Ayu. yang sangatlah menunjang dengan kepintarannya membantu perusahaan Jason.
Mommy Irena dan Daddy Leo serta Oma Grace sudah merencanakan akan mengadakan pesta pernikahan untuk Ayu dan Jason dengan besar-besaran. yang akan diselenggarakannya satu bulan dari sekarang. Bahkan mereka sudah mengundang Abah Dapi dan Umi Ita yang tidak lain adalah besannya sendiri untuk datang ke rumah mereka dan mengutarakan niat baik mereka.
Tidak perlu banyak yang dipersiapkan oleh keluarga, karena mereka sudah menyerahkannya pada WO ternama dan terbesar di kota ini.
Rumah Abah Dapi dan Umi Ita yang sudah rampung satu minggu yang lalu. atas permintaan Jason yang dibawahi langsung oleh Pak Anton untuk semua urusan dan keperluannya. Yang tadinya rumah nya bisa dibilang jelek kini jauh dari kata itu. Karena sudah di sulap menjadi rumah hunian yang sangat besar, dengan memiliki enam kamar tidur dengan ukuran yang lumayan besar, bila dibandingkan dengan ukuran kamar pada umumnya. dengan dilengkap kamar mandi di setiap kamarnya. Untuk mewujudkan semuanya itu, Pak Anton harus turun tangan sendiri membeli rumah tetangga Ayu yang berada di kanan, kiri, depan dan belakangnya. tentunya dengan harga yang tidak sedikit.Namun lagi-lagi itu tidak masalah dengan apa yang dimiliki Jason.
Untuk bimbingan belajar Ayu di pindahkan ke kantor Jason biar sekalian Jason bisa bekerja dari pagi tanpa harus mengkhawatirkan Ayu yang berada sendiri tanpa dirinya di dalam rumah Gilbert. bukan karena apa pun melainkan karena memang Jason selalu ingin dekat dengan Ayu. Dan supaya mempermudah Ayu jika setelah selesai jam pelajarannya, Ayu bisa langsung membantu pekerjaan Jason sebagai Sekretaris yang merangkap istri bagi Jason.
" Baby, kita pulang sekarang. karena Abah dan Umi sudah sampai di rumah ".
" Cepat sekali ya. karena baru tadi Umi kasih kabar kalau baru berangkat ".
" Iya Pak Anton sudah seperti seorang pembalap saja. tapi Pak Anton juga sangat hati-hati tidak asal main ngebut aja ".
__ADS_1
Ayu dan Jason pun pergi meninggalkan ruangannya dengan segala keromantisan yang selalu terlihat dari keduanya. sehingga menjadi pemandangan yang selalu dinantikan para karyawannya.