
" Apa Soraya tidak akan marah dengan ku karena pertunangan kalian batal karena aku? "Tanya Ayu melepaskan seatbelt.
Jason menggeleng sembari merapikan rambut Ayu yang sebenarnya masih rapi tidak berantakan, tapi entah kenapa Jason suka melakukan hal tersebut.
" Soraya tidak akan marah pada mu Baby, yang ada ia akan berterima kasih pada mu, karena kamu memiliki suami setampan aku "Jason membanggakan dirinya dengan mengusap bibir Ayu.
" Ish Honey kamu kalah tampan dengan kedua putra kembar mu " Ayu malah menyombongkan ketampanan Jack dan John.
" Baby kamu tidak melihat bibit unggulnya bagus seperti ini? " Balas Jason tidak mau kalah.
" Udah ayo ah, nanti Soraya kelamaan menunggu kita "Ayu menyudahi perdebatan diantara mereka.
Jason menggandeng Ayu memasuki gedung rumah sakit. Semua para pasang mata tertuju pada mereka, memuji keserasian keduanya sebagai pasangan. Namun tidak sedikit juga yang mempertanyakan Soraya sebagai kekasih Jason yang sudah dikencaninyan tujuh tahun ini. Karena mereka banyak yang tahu jika Jason merupakan pasien Soraya dan rumah sakit ini. Tidak jarang juga ada yang menyapa Jason karena Dokter yang pernah terlibat merawat dan memeriksa untuk kesembuhan Jason.
" Suami mu sangat terkenal disini Baby!" Jason memberitahukan Ayu sekaligus menyombongkan dirinya lagi. Karena setiap para perawat wanita selalu terpesona melihat ketampanan Jason.
" Ini rumah sakit yang kamu ceritakan?" Tanya Ayu karena sebelum mereka kesini Jason sudah menceritakannya sekilas.
" Iya Baby kamu sangat pintar "Puji Jason menatap Ayu dan mencuri cium pada bibir yang sedikit terbuka.
Keduanya menatap wanita yang sudah berdiri dihadapan mereka setalah Jason melepaskan ciumannya.
" Soraya "Panggil keduanya kompak, tapi Jason memperlihatkan sikap biasa saja, malah dengan santai Jason mengusap sisa air liur yang tertinggal dibibir merah Ayu.
" Honey "Ayu merasa tidak enak hati dengan sikap Jason yang seperti ini, seperti tidak menghargai perasaan Soraya. Atau mungkin hanya perasaan Ayu saja, padahal Soraya bersikap biasa saja.
Soraya menatap Jason dan Ayu secara bergantian, ia melihat dengan kedua matanya sendiri, jika Jason memang sangat mencintai Ayu jauh sebelum kehadirannya dalam kehidupan Jason. Jadi tidak ada salahnya jika ia menerima mereka menjadi temannya, tapi nanti tentunya, setelah ia berhasil menata hatinya kembali.
" Kalian ini, nanti bisa sepuasnya kalian lakukan di rumah, jangan di tempat umum seperti ini "Soraya meninju lengan Jason dengan kuat.
" Jason, kamu tidak ingin memperkenalkan istri mu yang cantik ini pada ku? "Soraya melirik ke arah Ayu yang menatap sambil tersenyum kearahnya.
Jason merangkul pinggang ramping Ayu sambil mengecup kedua pipinya, "Ini istri yang sudah aku nikahi sembilan tahun silam, menemani ku dalam suka dan duka, selalu berdiri disamping ku dalam keadaan apa pun dan sudah memberikan ku dua anak kembar yang sangat tampan-tampan. Wanita ini, Ayu Puspita Gilbert ".
Soraya menerima uluran tangan Ayu yang sudah terulur sebelumnya. "Soraya. Istri mu memang sangat cantik, pantas saja kamu sangat mencintai mu "Puji Soraya dengan tulus.
" Kamu juga sangat cantik " Ucap Ayu balik memberikan pujiannya untuk Soraya.
__ADS_1
" Maafkan pertemuan pertama kita yang kurang menyenangkan. Bukan maksud ku untuk menyembunyikannya dari mu. Hanya saja aku menyerahkan semuanya pada Jason untuk berbicara terlebih dahulu dengan mu "Ucap Ayu yang sedikit merasa lega setelai menyampaikan permohonan maafnya.
" Tidak masalah, Mommy juga sudah menjelaskannya pada ku. Kita lupakan saja semuanya "Soraya memegang lengan Ayu dengan santai.
Setelah perkenalan mereka, Soraya mengajak Jason dan Ayu untuk keruangannya. Selain ada yang ingin dibicarkan Soraya, Jason sudah ingin menanyakan sesuatu tentang kesembuhan James.
" Silakan duduk Mrs. Gilbert! "Soraya menarik kursi dan mempersilakan Ayu untuk duduk disana.
" Ayu saja, tidak usah Mrs.Gilbert. Kalau kamu menganggap ku teman? "Ayu masih kurang nyaman nama besar suaminya jika harus tersemat pada nama panggilannya.
" Kamu harus terbiasa Baby, Mrs Gilbert" Lagi-lagi Jason mencium pipi Ayu yang terlihat sedikit cubby.
Seketika wajah Ayu bersemu merah merona karena ulah Jason yang selalu seperti ini, membuat jantung Ayu bekerja berkali-kali lipat dari biasa.
Soraya hanya menggelengkan kepala berkali-kali tanpa berkomentar.
" Jadi apa yang ingin kamu bicarakan dengan ku? "Tanya Jason.
" Seperti yang sudah kita bicarakan dengan mu dan Mommy Irena, masalah James. Apa yang bisa aku bantu dalam penyembuhan James? "Tanya balik Soraya.
" Iya sebaiknya kamu cek saja terlebih dahulu keadaannya dan kondisinya. Sejauh ini James sudah mengalami banyak perubahan yang bagus. Tapi tetap saja kami menemukan kendalanya, kamu kalau ads waktu luang datanglah ke rumah untuk bertemu dengannya"Jawab Jason.
" Mungkin tidak akan lama, tapi belum tahu juga ".
" Ok nanti kalau aku sempat aku mampir ke rumah ".
" Ok, kami harus sudah pulang sekarang Oma Grace sudah menunggu kami" Pamit Jason seraya membantu Ayu berdiri dan lagi-lagi Jason merapikan rambut ikal Ayu yang tidak berantakan.
" Iya silakan "Soraya menjabat tangan keduanya sambil tersenyum.
Benar apa yang dikatakan Mommy Stella, Ayu dan Jason sangat menyenagkan jika dijadikan teman. Terlebih dengan Ayu selalu memperlihatkan ketulusan dari setiap ucapan dan perilakunya.
" Kalian memang sama-sama beruntung, memiliki satu sama lain "Gumam Soraya.
Setelah menempuh waktu kurang dari tiga puluh menit, dari rumah sakit ke rumah kediaman Gilbert, Ayu dan Jason sudah berada di ruang keluarga. Mereka melihat ada James dan Daddy Leo yang sedang berbicara, walau James sesekali masih terlihat menggunakan ponsel miliknya. Namun itu bukan kendala bagi Daddy Leo karena Daddy Leo berusaha untuk mengajak James berbicara bisnis yang ringan-ringan saja.
" Hai Dad, James "Sapa Jason di susul dengan Ayu dari belakang.
__ADS_1
" Kalian langsung masuk saja, Oma Grace sudah ingin bertemu dengan kalian juga "Daddy Leo memberitahu mereka.
" Baiklah Dad, kami ke kamar Oma Grace dulu "Pamit Jason pada Daddy Leo dan James sambil memegang pundak Ayu dari belakang, bertubi-tubi Jason mendaratkan ciuman pada rambut panjang Ayu yang sengaja terurai atas keinginan Jason tentunya.
Perlahan pintu kamar Oma Grace di dorong dari luar oleh Jason. Terlihat Jack dan John yang berada disisi kanan dan kiri Oma Grece sambil berceloteh tentang kehidupan mereka di Islandia.
" Daddy...Mommy... "Panggil Jack dan John pada keduanya saat Jason menutup pintunya kembali.
" Hai jagoan "Jason mencium kening Jack dan John bergantian.
Jason dan Ayu duduk di tepian tempat tidur sebelah Jack dengan memegang tangan keriput yang sedari tadi memegang tangan mungil Jack.
" Apa kalian bersedia memaafkan wanita tua yang sudah banyak melakukan banyak kesalahan ini pada kehidupan kalian?" Ucap Oma Grace terbata-bata dengan berurai air mata.
.
.
Mampir Yuk di Novel Author yang lain :
Cinta Tuan Alex ( Tamat).
Suami kedua ( On going ).
Jangan lupa dukungannya 'wan kawan dengan cara Like, Komen, Gift dan Vote.
__ADS_1
Terima kasih kawan 🙏😊.