Teman Tidur Tuan Jason Gilbert

Teman Tidur Tuan Jason Gilbert
Season 2 James dan Soraya 5


__ADS_3

Tidak terasa waktu bulan madu mereka sudah harus berakhir hari ini. Terutama Soraya yang sudah memintanya pulang terus menerus. Karena sejauh apa pun mereka pergi hanya kamar tidur, kamar mandi yang bisa dijadikan tempat untuk melakukan penyatuan jadi untuk apa berlama-lama. Lebih baik pulang saja dan nikmati di rumah sendiri.


"Sudah siap semuanya sayang?." James merangkak naik ke atas tempat tidur dimana Soraya sedang merapikan barang-barang printilan.


"Sedikit lagi selesai." Jawab Soraya mengusap rambut kepala James yang tiduran di atas pahanya.


"Semoga saja disini sudah ada James dan Soraya junior." James mengusap lembut perut Soraya berkali-kali sampai Soraya kegelian.


"Semoga saja, tapi bagaimana jika aku tidak seberuntung wanita lain yang dengan cepat memiliki keturunan?. Apa kamu akan meninggalkan aku dan menikah lagi dengan wanita muda, cantik yang bisa memberi mu ke...........?."


"Mmmppphhh" James membungkam bibir Soraya dengan bibir seksinya dari ocehan yang tidak berguna seperti itu. Masih banyak jalan lain untuk membuat Soraya hamil. Kalau pun memang mereka tidak seberuntung pasangan lain ya sudah tinggal mereka nikmati kebersamaan mereka sampai tua.


"Jangan pernah bibir indah ini mengucapkan kata-kata yang tidak bermanfaat seperti itu. Ada atau tidak adanya anak diantara kita. Kita tepat menjadi kita yang akan tetap bahagia dengan cara kita sendiri. Jangan pernah berkecil hati untuk hal apa pun, selamanya kita akan berbahagia." Jelas James panjang lebar, kembali mengecup bibir Soraya yang diam tanpa membantah perkataan James karena sudah dilumat James terlebih dahulu. Menyalurkan hasrat terakhir kali mereka disini sebelum nanti malam mereka akan melakukan perjalanan kembali ke tanah air.

__ADS_1


.


.


.


Setelah melewati beberapa jam perjalanan yang cukup sangat melelahkan, sekitar pukul j sembilan pagi James dan Soraya sudah berada di kantor Jason untuk mengambil kunci akses masuk Apartemen yang dihadiahkan pada mereka dari Jack dan John.


"Iya nanti kami akan menelpon mereka." Balas James.


"Pembangunan semuanya sudah Ok, kau tinggal tinjau lokasinya saja." Jason memberitahukan pembangunan rumah sakit sedang berlangsung. Semua perizinan Jason yang turun tangan sendiri untuk memastikan semuanya tidak ada masalah dikemudian hari.


"Ok terima kasih Jason. Kami pulang dulu sudah pegal semua tubuh ku." Pamit James seraya menggandeng tangan Soraya lengan lembut.

__ADS_1


.


.


.


Soraya dan James begitu takjub dengan Apartemen yang sudah dipilihkan semua orang untuk mereka. Agas dan Pak Anton hanya meninjau lokasi dan mengecek semua fasilitas yang ada di dalam unit Apartemen. Yang memilihkan tetap si kembar Jack dan John , Vina dan Vida beserta Ayu, Jason, Mommy Irena, Mommy Stella dan Daddy Leo. Mereka melibatkan diri untuk memberikan hadiah tebaik bagi James dan Soraya.


"Mau makan enggak sayang?." James memeluk Soraya yang sedang memandangi sebuah bingkai foto berukuran besar dimana ada foto pernikahannya bersama dengan James. Foto dirinya bersama seluruh anggota keluarga yang sangat menyayangi mereka.


"Betapa aku sangat beruntung, berada diantara kalian semua yang begitu menyanyi ku, kita." Gumamnya lirih sambil meneteskan air mata kebahagiaan.


"Jadi kita harus bahagia untuk diri kita sendiri dan mereka yang sudah sangat menyayangi kita." Balas James menarik dagu Soraya dan menempelkan bibir keduanya.

__ADS_1


__ADS_2